Setuju pak. Tapi kalau hanya menunggu, maka kita hanya pasif. Lebih dari sekedar menunggu adalah secara aktif kita memberikan dukungan agar gubernur segera mewujudkan rencana tsb.
2009/8/31 Suwela <[email protected]> > Yang paling baik kita tunggu saja apakah Gubernur Bali akan membuktikan > rencananya itu menjadi kenyataan dan untuk berapa lama. Mari kita berpikir > positip saja. Kalau ternyata tidak terbukti, kitapun tetap berpikir positip > dengan menganggap itu lelucon diabad ini. Nothing venture nothing gain. The > Governor has ventured, the gain, we are just waiting. Antiang deen....keto. > Nyoman Suwela > ----------------------------------------- > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: Dudik M <[email protected]> > > Date: Mon, 31 Aug 2009 00:29:34 > To: <[email protected]> > Subject: [bali] Re: Bls: MASYARAKAT BALI BEROBAT GRATIS CUKUP TUNJUKKAN KTP > > > hahahahaah, de nake pedih bossss, pemerintah nak sube berusaha... > masyarakatlah yang belum siap dikasi gratis.... soal kesehatan gratis tiang > no komen dulu lah... > tetapi pendidikan gratis di sekolah negeri, sudah tiang buktikan. > Bisa!!!mungkin sempat baca di beberpa koran terbitan bali bulan juli > akhir... tiang bersama beberapa orang tua siswa mempertanyakan pungutan di > sekolah. Hasilnya memang tidak boleh ada pungutan dan uang kita > dikembalikan. > Tetapi banyak orang tua siswa menganggap kami aneh, masak uang 150 ribu > saja diributkan. > padahal ini masalah pragmatisme yang sudah menjadi cancer dalam dunia > pendidikan kita. ada uang maka kepintaran anda berguna bila tidak maaf > saja...... > akibat dari gerakan kami walikota sampai merapatkan kembali seluruh kepala > sd dan smp negeri di kota denpasar untuk menegaskan kembali tentang > pendidikan gratis. > > siapkah, kita yang sedikit punya waktu dan berani berbicara ini ikut > mengingatkan pemerintah ketika mereka meleng?? > > pak tentu sudah lebih dulu tahu hal ini..... > > dudik > www.dotpis.com > The real freedome is free from dome > > > --- On Mon, 8/31/09, yayasan dbp <[email protected]> wrote: > > > From: yayasan dbp <[email protected]> > > Subject: [bali] Bls: MASYARAKAT BALI BEROBAT GRATIS CUKUP TUNJUKKAN KTP > > To: [email protected] > > Date: Monday, August 31, 2009, 2:09 PM > > beh ne bin ngae promosi ane > > sing2, jujur den suba.... gak mungkin???? uling dija aliange > > pipis. contoh : yen sakit pengeng mungkin bisa gratis, cuman > > antalgin atau bodrex. ken-ken yen cuci darah??? hepC, > > operasi cesar??? dll. omong kosong ... kel tolih cang nah... > > ssaja apa sing... > > contoh promo ane lenan : pendidikan gratis..... suba > > dibantu oleh bos... ternyata nu ada ane maan sekolah negeri > > dengan cara membayar..... > > suud ngadep kecap... tapi yen saja tiang tunggu.... > > walaupun demikian saya tetap berdoa semoga promo ini > > terkahir untuk menipu rakyat.... miskin.... > > > > pembrantasan kemiskinan, bukan berarti memberantas > > orang miskin kan..... > > salam, > > wayan suardika - > > > > --- Pada Sen, 31/8/09, Asana Viebeke Lengkong > > <[email protected]> menulis: > > > > > > Dari: Asana Viebeke Lengkong <[email protected]> > > Judul: [bali] MASYARAKAT BALI BEROBAT GRATIS CUKUP > > TUNJUKKAN KTP > > Kepada: [email protected], [email protected] > > Tanggal: Senin, 31 Agustus, 2009, 2:00 PM > > > > > > > > > > > > > > > > > > > http://www.gp-ansor.org/berita/masyarakat-bali-berobat-gratis-cukup-tunjukkan-ktp.html > > Masyarakat Bali Berobat Gratis Cukup Tunjukkan KTP > > Sunday, 30 August > > 2009 13:34 > > Denpasar (Ansor Online): Pemerintah Provinsi Bali > > memutuskan tidak akan memberlakukan lagi penggunaan kartu > > miskin untuk pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat > > kurang mampu mulai tahun 2010. “Hal itu dilakukan > > mengingat penggunaan kartu miskin pelaksanaanya sering kali > > tidak tepat sasaran,” kata Gubernur Bali, Made Mangku > > Pastika di Denpasar, Minggu. > > Ia mengatakan, kartu miskin selama ini sering kali > > disalahgunakan oleh golongan masyarakat menengah ke atas. > > Oleh sebab itu mulai tahun 2010, pelayanan kesehatan secara > > cuma-cuma tidak hanya dinikmati oleh masyarakat miskin, > > namun akan menjangkau seluruh lapisan masyarakat Bali. > > Gubernur Pastika menambahkan, masyarakat yang ingin > > mendapatkan pelayanan kesehatan cukup menunjukkan kartu > > tanda penduduk (KTP) dan tidak membayar. Namun pelayanan > > kesehatan untuk rawat inap di RSUP Sanglah maupun RSUD > > kabupaten/kota se Bali hanya diberikan pada ruang ipan kelas > > tiga. “Asalkan mau mendapat pelayanan pada kelas tiga > > masyarakat golongan menengah ke atas pun bisa memanfaatkan > > pelayanan cuma-cuma,” ucap Gubernur Pastika. > > Ia menambahkan, dalam pelayanan gratis itu akan > > disiapkan rumah sakit yang dijadikan rujukan, dan masyarakat > > cukup hanya menunjukkan KTP Bali saja. “Tidak ada alasan > > bagi rumah sakit rujukan untuk menolak atau menelantarkan > > pasien yang sudah bisa menunjukkan identitas berupa KTP > > Bali,” tambahnya. > > Untuk mendukung program kesehatan gratis tersebut, > > Gubernur Pastika menjelaskan, Pemprov Bali akan menyiapkan > > alokasi dana mencapai Rp 100 milyar. “Mengenai pendanaan > > program pelayanan kesehatan gratis tersebut nantinya juga > > akan didukung oleh pemerintah Kabupaten/Kota di Bali,” > > ujar Gubernur Pastika.(matanews.com) > > > > > > > > Dapatkan nama yang Anda sukai! > > > > Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan > > @rocketmail.com. > > > > > -- > Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia. > > Publikasi : http://www.lp3b.or.id > Arsip : http://bali.lp3b.or.id > Moderators : <mailto: [email protected]> > Berlangganan : <mailto: [email protected]> > Henti Langgan : <mailto: [email protected]> > -- Gde Wisnaya Wisna Jl.Dewi Sartika Utara 32A Singaraja-Bali website : www.lp3b.com
