Setuju!

Robert Taro Kiyosaki bilang

 

BE   ==>   DO ==>  Have

 

Begitu polanya bukan Do  => Be => Have

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of ngurah beni setiawan
Sent: Wednesday, May 07, 2008 5:15 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [baliblogger] welcome to new dark ages

 

Ancak,

 

Senang mendengar bahwa makin banyak kawan yang sadar akan hemat energi.
Kenapa tidka melakukan kampanye hemat energi saja daripada menghabiskan
tenaga untuk berusaha mempengaruhi keputusan pemerintah.

 

Lagipula, jika sikap saling tuntut terus dijalankan ini akan berdampak buruk
bagi budaya masyarakat. Kita akhirnya hanya akan bisa menuntut orang untuk
memperhatikan kita tanpa ada usaha untuk memperbaiki diri.

 

Kampanyekan saja gerakan hemat energi, itu lebih berpikir jauh kedepan.
lagipula, seperti sebelumnya saya katakan, demo tidak akan pernah efektif.
Anda tidak saja berusaha mengubah sikap pemerintah tapi juga berhadapan
dengan kebijakan dunia.

 

Mulailah tengok diri sendiri.


 

ngurah beni setiawan

P Save a tree...please don't print this e-mail unless you really need to

 

----- Original Message ----
From: ancak ramone <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, May 7, 2008 3:47:46 PM
Subject: RE: [baliblogger] welcome to new dark ages


Saya sepakat dengan Bli Artana

terkadang kita memandang remeh apa yang orang lain lakukan.

 

Untuk Ngurah Beni,

Anda bertanya, apakah orang yang turun ke jalan melakukan penghematan? ?

 

Saya bekerja di WALHI dan mengkampanyekan penghematan konsumsi SDA dan
energi lewat World SIlent Day...dan saya bersama organisasi telah
melakukannya jauh hari sebelum BBM direncanakan untuk naik

 

Jadi anda tidak perlu sangsikan lagi...jika anda tidak percaya silahkan
datang ke WALHI Bali sendiri...

 

Namun tentang kenaikan BBM adalah prihal yang berkaitan dengan tanggung
jawab negara terhadap pemenuhan hak-hak dasar warga negaranya..tidak mungkin
menaikkan harga BBM tanpa memberi pilihan-pilihan bagi warga negara...

 

misalnya kita yang hidup di urban bisa saja melakukan penghentikan
penggunaan motor atau mobil pribadi jika kita diberikan pilihan berupa jalur
sepeda dan transportasi publik...begitu juga nelayan, usaha rumah tangga,
tukang ojek, supir truk, harus diberikan pilihan energi pengganti yang
membuat mereka tetap dapat berproduksi. ..


Karena memang tanggung jawab dari negara ini untuk memfasilitasi warga
negaranya... karena kita telah bayar mahal mereka untuk melayani
kita,...jika mereka tidak becus, kenapa harus punya NEGARA???

 

ANcak

 


--- On Mon, 5/5/08, Artana <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:

From: Artana <[EMAIL PROTECTED] com>
Subject: RE: [baliblogger] welcome to new dark ages
To: baliblogger@ yahoogroups. com
Date: Monday, May 5, 2008, 12:21 PM

Setiap orang punya cara yang menurut pribadinya cocok. 

Kita hargai semua itu, toh semua bertujuan untuk kebaikan kita bersama.
Walau sekecil apapun tindakan dan perilaku kita, (sepanjang arahnya benar)
BUKANLAH suatu pekerjaan yang SIA-SIA (termasuk turun ke jalan). Efektifitas
dan kebenaran suatu tindakan tidak bisa kita ukur dari kacamata kita sendiri
yang (mungkin) punya jalan dan idealisme  yang berbeda. Tidak perlu kita
mempertanyakan, apalagi apriori pada cara yang ditempuh orang lain, karena
itu adalah sebuah pilihan.

Satu hal,

Kita harus sadari bahwa pilihan turun kejalan diambil tidak terlepas dari
budaya kita yang masih perlu tekanan untuk bisa berubah. Perubahan tidak
akan pernah terjadi tanpa sebab. Jadi menurut saya hal itu masih PERLU
walaupun itu semua ada konsekuensinya, sama seperti pilihan atau cara lain
yang  kita yakini benar.

 

Salam damai,

Wayan Artana.

 

 

----- Original Message ----- 

From: ngurah <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  beni setiawan 

To: baliblogger@ yahoogroups. com <mailto:[email protected]>  

Sent: Tuesday, May 06, 2008 6:22 PM

Subject: Re: [bali-bali] RE: [baliblogger] welcome to new dark ages

 

Kawan,

 

Hemat energi seperti salah satu poin yang disampaikan asn adalah salah satu
gerakan yang kerap kita lupakan.

Turun ke jalan dan demo anti kenaikan BBM tidak pernah efektif selama ini.

 

kenapa tidak mulai dari diri sendiri untuk ber-Hemat. Selama ini kita selalu
sibuk memikirkan sesuatu yang menjadi kewajiban orang lain. Kita berusaha
mati-matian mengubah sebuah sikap dan kita lupa akan kewajiban kita sendiri.
Ya, berhemat itu maksudnya.

 

to be honest, saya selalu mengusahakan hemat energi sejak kuliah dulu sampai
sekarang.

Apakah anda juga hemat energi? termasuk kawan-kawan yang turun ke jalan


salam, 

ngurah beni setiawan

P Save a tree...please don't print this e-mail unless you really need to

 

.

 
<http://geo.yahoo.com/serv?s=97359714/grpId=20693907/grpspId=1705171464/msgI
d=3599/stime=1210069359/nc1=3848640/nc2=3848583/nc3=5349272> 

 

  _____  

Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it
now.
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http:/mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8H
DtDypao8Wcj9tAcJ>  

 

  _____  

Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try
<http://us.rd.yahoo.com/evt=51733/*http:/mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8H
DtDypao8Wcj9tAcJ%20>  it now.

 

No virus found in this incoming message.
Checked by AVG.
Version: 8.0.100 / Virus Database: 269.23.9/1418 - Release Date: 5/6/2008
5:17 PM


Kirim email ke