Semeton Blogger...

Saya yang belog ini punya rencana memperkenalken diri dan visi serta
misi saya. Termasuk juga semboyan saya dalam melangkah.

Tujuannya masih dicari-cari, visinya juga masih direnungken, misinya
juga lagi digodok biar mateng ama jagung-jagungnya. Semboyan masih
dipungut2 kalimatnya.

Tujuan yang pasti yah supaya banyak yang mengenal saya, jadi kalo pas
ketemu dijalan banyak yang menyapa dan meminta tanda tangan.

Yang sudah siap mah poto nyaris ganteng saya yang secara peribadih
beredar luas dan banyak pula yang menyimpannya dalam dompet. Nah
daripada poto cuman buat ganjal dompet kosong, maunya tak bikinken
baliho besar yang banyak dan ditaruh disetiap perempatan jalan.

Jadi pertanyaan, kalo saya buat itu baliho  dengan wajah saya yang
tersenyum manis dan berwibawa bawa, berukuran besaaaarrr...
banyaaaakkk dan berdiri disetiap perempatan, pertigaan, ujung gang..
apa saya harus BAYAR PAJAK REKLAME gak ya ?

Kalo ngikutin perda soal retribusi reklame kayaknya saya harus punya
banyak uang buat bayar itu reklame diri. Soale perdanya menuntut saya
harus bayar pajak reklame yang nilainya pasti besar apalagi saya
sendiri tak mungkin tepilih jadi pak lurah.

Bagaimana neh ? Apa saya harus jadi kandidat kepala desa biar bisa
bebsar dari pajak reklame yang merupakan bagian dari pendapatan daerah
junto pendapatan negara

Matur suksma,


Yos Kebe
mosalaki.multiply.com


Kirim email ke