buat facebooker,

sekadar referensi. semoga berguna.

thx,

-- 

BBC temukan celah Facebook

oleh Spencer Kelly

Rincian informasi pribadi para pengguna situs jejaring sosial Facebook
mungkin bisa dicuri oleh hacker berniat jahat, demikian temuan BBC.

Situs internet jejaring sosial yang populer ini memungkinkan para pengguna
menambahkan beragam program aplikasi ke profil mereka.

Namun, program jahat, yang disamarkan sebagai aplikasi tak berbahaya,
mungkin bisa menghimpun data pribadi.

Facebook mengatakan, pengguna sebaiknya berhati-hati ketika menambahkan
aplikasi. Program yang melanggar ketentuan akan ditarik, kata pengelola
jejaring sosial tersebut.

Facebook digemari banyak orang saat ini. Jejaring ini memungkinkan orang
saling berhubungan, menerbitkan foto, dan berbagai game dan kuiz sederhana.

Dan, situs yang sama juga memungkinkan anda menyimpan rincian dari para
pengguna lain. Atau setidaknya itulah implikasi yang dikehendaki.

Mencuri rincian
Tim program BBC Click telah menemukan cara untuk mencuri rincian pribadi
orang dan temannya di Facebook tanpa sepengetahuan mereka.

Tim BBC membuat profil fiktif Bob Smith. Dia menyimpan dan merahasiakan
sebagian besar rincian pribadi mengenai profilnya dari orang-orang yang
bukan temannya di Facebook.

Meski tim tidak bisa mendapatkan seluruh rincian, ditil yang benar-benar
diperoleh, termasuk namanya, kota asal, sekolah, minat dan foto, tentu
membantu kami untuk mencuri identitas seseroang.

Dengan memanfaatkan sepasang laptop dan bantu penyusun kode aplikasi, tim
BBC menciptakan aplikasi khusus untuk para pengguna Facebook atau
Facebookers.

Salah satu alasan Facebook menjadi begitu cepat populer adalah koleksi
aplikasi yang bisa ditambahkan oleh pengguna ke profil mereka.

Ada ribuan game, kuiz, dan tes IQ sederhana tersedia bagi mereka. Dan,
begitu pengguna menambahkan suatu aplikasi, teman-temannya akan terdorong
untuk ikut menambahkan.

Siapa pun yang memiliki pemahaman dasar pemrograman web bisa menulis
aplikasi.

Menambang data
Tim BBC merancang aplikasi penghimpun data (datang mining) yang jahat dengan
nama Miner, yang jika dikehendaki, bisa menyamar sebagai game, uji
kecerdasan, kelakar dan semacamnya.

Program itu bisa dibuat dalam waktu kurang dari tiga jam.

Namun, seperti apa pun tampaknya program, di latar belakang, aplikasi itu
bisa menghimpun rincian pribadi, dan para pengguna lain yang termasuk
teman-teman dan mengirimkan ditil-ditil tadi melalui e-mail keluar dari
Facebook kepada tim.

Ketika anda menambahkan aplikasi, kecuali anda memilih membatasinya, program
itu diberi akses ke sebagian besar informasi dalam profil anda. Dan, itu
termasuk informasi yang anda punya mengenai teman-teman anda sekalipun
mereka menyangka mereka telah memilih security setting yang ketat.

Saat ini, banyak aplikasi memang memerlukan akses ke ditil anda agar bisa
berfungsi sebagaimana mestinya.

Namu, tim BBC menyatakan tidak tahu aplikasi tertentu yang menyalahgunakan
ditil informasi pengguna Facebook, selain program yang diciptakan tim
tersebut.

Namun, fakta bahwa tim bisa menciptakan aplikasinya dengan mudah merisaukan
banyak orang. Orang tidak perlu memiliki program seperti itu untuk menjadi
korban. Orang bisa menjadi korban jika dia mempunyai teman yang memiliki
program semacam itu.

Mengingat aplikasi tersebut dijalankan di server pihak ketiga, bukannya oleh
Facebook, sulit bagi perusahaan itu untuk mengecek apa yang terjadi, apakah
program itu telah berubah, dan berapa lama aplikasi itu menyimpan data dan
data itu dipergunakan untuk apa.

Meski ketentuan dan syarat yang diberlakukan Facebook memuat peringatan
bahwa keadaan itu secara teoretis mungkin terjadi, dan menawarkan pilihan
untuk menghalangi aplikasi untuk mengakses ditil anda, banyak game dan kuiz
tidak akan berfungsi jika pilihan ini digunakan.

'Bertindak naif'
Pertanyaannya kini apakah Facebook telah bertindak cukup untuk melindungi
para penggunanya dari pencurian identitas.

Paul Docherty adalah direktur teknis pada Portcullis Security, perusahaan
yang menjadi penasihat pemerintah beberapa negara soal computer security,
termasuk pemerintah Inggris.

Dia mengatakan kepada BBC, dia yakin ketentuan dan syarat Facebook yang
tercantum di situs itu menandakan Facebook telah melindungi diri secara
hukum dari tanggungjawab.

Namun, dia menambahkan: "Secara moral, Facebook telah bertindak naif."

Menurut Docherty: "Facebook perlu mengubah default setting-nya dan
memperketat security."

Dia yakin sulit untuk mengamankan sistem yang ada saat ini, sebab ada begitu
banyak aplikasi pihak ketiga yang beredar saat ini.

Saat menanggapi pertanyaan tim investigasi BBC, Facebook mengatakan, situs
itu memiliki tim penyelidik yang mengawasi situs tersebut, dan menarik
aplikasi yang melenggar ketentuan, dan itu termasuk aplikasi seperti Miner.

Facebooks juga menasihati pengguna agar menempuh langkah kehati-hatian
seperti saat men-download software dari aplikasi Facebook yang mereka
men-download software di komputer mereka.

Berbeda
Ini semua terjadi pada bulan saingan Facebook, MySpace membuka application
platform-nya.

Namun, MySpace menangani aplikasi dengan cara berbeda. Di sini, semua
aplikasi dioperasikan di server MySpace sendiri, sehingga pengelola situs
itu bisa melihat gerak-gerik aplikasi.

MySpace juga secara manual memeriksa aplikasi yang di-upload dan memeriksa
ulang aplikasi tersebut jika penciptanya berniat mengubah kodenya. Tim BBC
tidak bisa menimbulkan ancaman yang sama terhadap security pengguna yang
memakai sistem MySpace.

Tampak jelas bahwa securitu setting Facebook tidak memadai untuk melindungi
rincian informasi pribadi pengguna, dan teman-teman si pengguna.

Sumber:
http://www.bbc.co.uk/indonesian/indepth/story/2008/05/080501_facebooks.shtml

-- 

anton | http://rumahtulisan.com

Kirim email ke