On Fri, 2005-10-07 at 14:00 +0700, Agus Priyadi wrote: > -----BEGIN PGP SIGNED MESSAGE----- > Hash: SHA1 > > Deepak D. Ghindwani wrote: > > adalah kroco kroconya dan pelaku utamanya belum ditangkap?? > > > > Kalau gitu menurut mas Agus siapa kroco dan siapa pelaku utama?? > > Bagaimana caranya agar tidak ada kaderisasi teroris baru.?? > > Bagaimana saya bisa tahu kalau kepolisian ajah masih mereka-reka siapa > dalang dibalik semua ini, dan lagi kalau ada yang tau siapa pelakunya > pasti aparat gak perlu repot-repot untuk mencari kambing hitam. seperti > kita ketahui telah di lansir dalam media massa bahwa pelaku utama > menurut aparat adalah amrozi dan ali gufron atau imam samudra. nah > sampai sekarang otak pelaku utama tidak di eksekusi, apakah kalian tidak > melihat ada keanehan dalam hal ini?
Oh ya jelas aneh sekali, Kalau mereka tidak dihukum karena pemerintah tidak berani menghukum, dan sudah banyak kasus seperti diantaranya kasus korupsi yang melibatkan orang orang besar. Contoh lain adalah kasus Priok. Terlepas mereka kroco atau tidak mereka sendiri sudah mengaku kok Kalau anda meragukan kebenaran pelaku bom bali I dengan dasar apa anda masih percaya pada usaha aparat untuk mencari pelaku bom II?? Nanti kalau ada pelaku bom II yang ditangkap bisa saja diragukan dengan alasan bahwa mereka adalah kroco > > Saran anda apa yang harus dilakukan kepada kroco yang sudah ditangkap?? > > Dibebaskan ?? > > Masalahnya tidak ada kepastian benar atau tidak yang di tangkap tersebut > adalah otak pelaku atau orang-orang yang terlibat dalam kasus bom bali > yang pertama. tidak ada kesulitan untuk memanipulasi data seseorang. dan > masih banyak orang yang bisa di suap hanya untuk sebuah status dan > kesejahteraan bagi keluarganya. banyak juga orang yang rela mati demi > seseorang yang dikasihinya. jadi benar tidaknya penangkapan tersebut > hanya kepolisian yang tau. >> Kalau tidak ada kepastian jadi INSTITUSI apa yang akan kita percaya. >> Polisi sangat mungkin menangkap pelaku bom II tapi nanti dibilang >> bahwa data orang tsb dimanipulasi. > > Kalau tindakan demonstrasi tidak akan menghasilkan apa apa, menurut mas > > Agus apa yang harus dilakukan ?? > > Sudah ada yang memberi saran akan apa yang di lakukan. Baca saja thread > dari mail ini. Yang jelas aparat sudah bersusah payah untuk mencari > kambing hitam demi pemulihan keamanan dan ketentraman di bali. Jika > kemudian usaha ini kemudian sia-sia hanya karena prilaku emosional yang > rugi siapa? yang jelas sih masyarakat bali sendiri. > > 1. Bali sudah di anggap sarang teroris dan tempat yang tidak aman > sebagai pusat wisata, jangan kan orang luar, saya yang masih dalam > wilayah nusantara saja di warning sama orang tua untuk tidak menginjak bali. > > 2. Kalau akibat dari demo terjadi kerusuhan, maka citra bali yang > tadinya di anggap sarang teroris bertambah status nya menjadi tempat > kerusuhan. nah kalau sudah begitu siapa yang menanggung akibatnya. > > lebih baik positif thingking lah. dari pada mengajak demo yang belum > tentu ada kebaikannya mending mengajak masyarakat sekitar untuk lebih > mengenal siapa keluarga dan tetangganya. >> Kalau anda baca reply email adalah ajakan antisipatif. >> Kalau demo menyatakan sikap dan demo damai apakah itu langkah emosional?? > - -- ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get Bzzzy! (real tools to help you find a job). Welcome to the Sweet Life. http://us.click.yahoo.com/A77XvD/vlQLAA/TtwFAA/0XFolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/balinux/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
