ttg borobudur

ini saya copy paste dari milis forum arsitek:

23 Nopember,2006
Borobudur Tak Lagi Masuk 7 Keajaiban Dunia?


Bupati Magelang Ir H Singgih Sanyoto menilai pendapat Candi Borobudur
tidak lagi masuk sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia
sebagai catatan perbaikan ke depan. “Pendapat itu perlu diperhatikan
untuk perbaikan seluruh sistem yang terkait Borobudur. Misalnya dari
sudut kepurbakalaan,” katanya, Rabu (22/11).

Menurut dia, sejak dulu ada versi yang memasukkan dan ada yang tidak
memasukkan Candi Borobudur sebagai salah satu dari tujuh keajaiban
dunia. “Yang menyatakan Candi Borobudur tidak masuk sebagai bangunan
ajaib dunia, bukan Unesco, tetapi sebuah yayasan,” katanya.

Meski yayasan itu bekerja sama dengan Unesco, tetapi pendapat itu
dinilainya bukan pendapat Badan
Pendidikan Dunia. Justru yang berwenang di Unesco sebaiknya mengkaji
pendapat yayasan tersebut. “Mengapa yayasan itu tidak memasukkan
Candi Borobudur? Ada apa? Sebabnya apa?” tanya dia.

Ia menduga penyebabnya ada perbedaan dalam menetapkan kriteria cagar
budaya dunia menjadi bangunan ajaib dunia. Meski begitu dia mengakui
status sebagai salah satu tujuh keajaiban dunia itu sebagai yang
penting dan membanggakan.

Menurut dia, Kabupaten Magelang hanya ketempatan Candi Borobudur.
Pemda tak memiliki kewenangan memelihara secara langsung bangunan
peninggalan sejarah itu.

“Yang bisa kami lakukan menjaga wilayah sekitar Candi Borobudur.
Program-program Pemprov Jateng yang tidak direkomendasi Unesco tidak
dilaksanakan. Misalnya shopping street, Jagad Jawa,” katanya.Cyber




Candi Borobudur Terancam Dicoret dari Daftar World
Herritage


Borobudur, CyberNews. Arkeolog dari Balai Konservasi Peninggalan
Borobudur, Drs M Taufik MHum mengatakan, Unesco akan menghentikan
bantuan untuk Candi Borobudur dan mengumumkan kepada masyarakat dunia
bahwa Candi Borobudur jika masyarakat tak bisa menjaga
kelestariannya. Hal ini sehubungan dengan lokasi pengolahan aspal
panas dan pemecahan batu milik PT Bumirejo di Kembanglimus. Meski
berada di luar zone III namun lokasi tersebut sangat dekat dengan
areal candi..

''Namun lokasi itu sangat dekat dengan zone III, sehingga sangat
memungkinkan mengganggu kelestarian Candi Borobudur,'' katanya, Jumat
(25/2), dalam siaran pers  Bagian
Infokom Pemkab Magelang yang dibagikan para wartawan.

Alasannya, asap yang keluar dari proses pembakaran aspal berpotensi
menimbulkan hujan asam, yang membahayakan usia batuan candi karena
mengandung karbon.

Aktivitas pemecahan batu dianggap bisa menimbulkkan polusi debu. Bila
terbawa angin dan melekat pada dinding candi akan menjaid nutrisi
bagi tumbuh dan berkembangnya jamur dan lumut.

''Jika masyarakat Indonesia tidak bisa memelihara kelestarian Candi
Borobudur, kemungkinan besar Unesco akan mencoret Candi Borobudur
dari daftar World Herritage,''katanya.

Resikonya, Unesco akan menghentikan bantuan untuk Candi Borobudur dan
mengumumkan kepada masyarakat dunia bahwa Candi Borobudur tidak layak
untuk dikunjungi, sebab dianggap tidak memiliki keistimewaan apa-apa.
Dampaknya, bisa sangat luas bagi dunia pariwisata Indonesia di masa
datang.

Seperti diketahui, Bupati Magelang Ir H Singgih Sanyoto menolak
permohonan ijin pendirian AMP (aspalt mixing plant) oleh PT Bumirejo,
di Desa Kembanglimus, dengan alasan antara lain lokasi yang dipilih
masih di zone III. Persero itu mengajukan ijin lagi, dan sekarang
masih tengah dikaji lebih cermat.

Direktur PT Bumirejo Wilayah Jateng & DIY, Budhi Sarwono, menganggap
penolakan ijin AMP di Kembanglimus, tidak fair. Karena jauh sebelum
itu, tak jauh dari situ sudah berdiri unit pemecah batu dan
penggilingan padi berizin dari pemda.

''Jika memang betul bermaksud melakukan konservasi Borobudur,
mestinya penertiban dimulai dari zone I, kemudian zone II serta zone
III. Tidak terbalik,'' katanya.

Ia berjanji, usaha AMP yang akan berlangsung delapan bulan itu tidak
akan menimbulkan polusi bahkan ramah lingkungan, karena dilengkapi
teknologi wet cyclone atau penghisap debu.

Kabag Tapem Imam Fatchi SH mengatakan, analisis pendirian AMP di
Kembanglimus akan dipaparkan kepada Kementerian Kebudayaan dan
Pariwisata, sebagai bahan rekomendasi Bupati untuk menerbitkan atau
menolak ijin yang diajukan PT Bumirejo.

Drs Dian Setya Dharma, Kepala Kantor Pelayanan Terpadu, mengatakan,
PT Bumirejo sudah disarankan agar mencari lokasi lain untuk usaha AMP.
( tuhu prihantoro/Cn08 )



-----Original Message-----
From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, January 04, 2007 8:34 AM
To: depokmilis
Cc: [email protected]
Subject: [balita-anda] Para Finalis Tujuh Keajaiban Dunia


Para Finalis Tujuh Keajaiban Dunia
Kamis, 04 Januari 2007 | 02:28 WIB

TEMPO Interaktif, JENEWA:
ACROPOLIS, YUNANI: Setiap tahun tak kurang dari satu juta orang mengunjungi
kuil marmer itu, termasuk puing pilar Parthenon dan patung para dewa dan
dewi Yunani yang berasal dari abad kelima sebelum Masehi.

ALHAMBRA, SPANYOL: Istana dan benteng yang bertengger di atas Granada itu
adalah kediaman Khalifah Moor, yang memerintah Spanyol bagian selatan sampai
1492. Kota itu akhirnya dikuasai Raja Ferdinand dan Ratu Isabella, yang
mengakhiri pemerintahan muslim di sana. Istana itu memiliki fitur yang
mengagumkan, baik mozaik, arabesque, maupun mocarabe.

ANGKOR, KAMBOJA: Situs arkeologi di Siem Reap ini adalah ibu kota Kerajaan
Khmer pada abad kesembilan sampai ke-15. Berfungsi sebagai pusat
pemerintahan selain pemujaan bagi kerajaan yang amat makmur dan memiliki
wilayah dari Vietnam sampai Cina dan Teluk Bengal.

PATUNG KRISTUS PENEBUS, BRASIL: Patung Kristus Penebus setinggi 38 meter
dengan tangan terentang dan memandang Rio de Janeiro dari puncak Pegunungan
Corcovado. Patung ini dibangun dalam beberapa bagian di Prancis pada 1926
dan dikapalkan ke Brasil. Sebuah rel dibangun khusus untuk membawanya ke
puncak pegunungan setinggi 714 meter itu untuk peresmian patung pada 1931.

COLOSSEUM, ITALIA: Amphitheater berkapasitas 50 ribu kursi di Roma ini
diresmikan pada 80 Masehi. Ribuan gladiator berduel sampai mati di situ,
bersama orang Kristen yang diumpankan ke singa. Arena ini mempengaruhi
desain stadion modern.

EASTER ISLAND, CILE: Ratusan patung batu, atau moai, adalah bukti yang
tersisa dari kultur Rapanui prasejarah. Patung batu itu dipahat antara 400
dan seribu tahun lampau untuk mewakili nenek moyang yang telah mati.
Beberapa patung mencapai 21,3 meter. Patung itu menghadap Samudra Pasifik
selatan, sekitar 1.600 kilometer dari daratan Cile.

MENARA EIFFEL, PRANCIS: Menara setinggi 300 meter ini dibangun pada 1889
bagi International Exposition, simbol Kota Paris. Struktur tertinggi di
Paris yang terbuat dari besi tempa ini didirikan dalam tempo dua tahun dan
mempertunjukkan kemajuan teknik konstruksi.

TEMBOK RAKSASA CINA: Barikade sepanjang 6.695 kilometer yang melintang dari
timur ke barat ini adalah struktur buatan manusia yang terpanjang di dunia.
Benteng ini dibangun untuk melindungi dinasti Cina dari invasi suku bangsa
Hun, Mongol, Turki, dan suku nomaden lainnya. Pembangunannya yang dimulai
pada abad ke-7 itu menghabiskan waktu ratusan tahun.

HAGIA SOPHIA, TURKI: Katedral yang menjulang tinggi dan disebut Gereja Holy
Wisdom ini dibangun pada 537 SM di Konstantinopel (Istanbul). Pada 1453,
ketika Konstantinopel jatuh ke tangan Ottoman, gereja ini beralih fungsi
menjadi masjid bermenara. Pada 1935, Presiden Turki Kemal Ataturk
mengubahnya menjadi museum.
n KUIL KIYOMIZU, JEPANG: Nama kuil yang terletak di Kyoto ini memiliki arti
Kuil Air Jernih. Kuil ini dibangun satu sekte Buddha pada 798 dan direnovasi
pada 1633 karena sempat terbakar.

KREMLIN DAN KATEDRAL ST BASIL, RUSIA: Kubah berbentuk bawang dengan atap
lengkung keemasan yang dikelilingi dinding bata merah ini berdiri di jantung
Kremlin di Moskow. Kremlin adalah benteng abad pertengahan yang diubah
menjadi pusat pemerintahan Rusia dan pernah menjadi simbol komunisme Soviet.
Katedral St Basil yang Diberkati ini berbatasan dengan fitur sembilan menara
berbagai warna Lapangan Merah.

MACHU PICCHU, PERU: Dibangun oleh Kerajaan Inca pada abad ke-15. Dinding,
istana, kuil, dan kompleks Machu Picchu ini seolah bertengger di awan.
Berdiri di Pegunungan Andes, 2.438 meter di atas permukaan laut menghadap
lembah subur 500 kilometer dari Ibu Kota Lima.

NEUSCHWANSTEIN CASTLE, JERMAN: Kastil yang menjadi inspirasi Kastil Sleeping
Beauty di Disneyland ini adalah kreasi Ludwig II dari Bavaria. Puri ini
dibangun pada abad ke-19 untuk memuaskan fantasi romantisnya. Dibangun di
puncak Pegunungan Bavaria, puri dari granit kelabu ini memiliki sejumlah
menara, puncak, dan menara kecil yang penuh dengan lukisan adegan opera
Richard Wagner yang digemari Ludwig.

PETRA, YORDANIA: Kota kuno di sebelah barat daya Yordania yang dibuat di
sebuah teras dekat Lembah Musa ini adalah ibu kota Kerajaan Nabatean. Pusat
perdagangan karavan ini terus berkembang di bawah pemerintah Roma setelah
kekalahan Nabatean pada 106 Masehi. Kota ini terkenal dengan terowongan air
dan struktur batu yang dipahat pada batu, termasuk Biara Ad-Dayr.

PIRAMID CHICHEN ITZA, MEKSIKO: Piramida tangga dengan kuil di puncaknya ini
adalah bagian situs suci suku Maya di Semenanjung Yucatan, Meksiko. Situs
ini dibangun sesuai dengan kalender matahari. Konon bayangan pada saat
equinox pada musim semi dan gugur tampak seperti ular yang merayap menaiki
tangga piramida, serupa dengan ular yang terpahat di puncaknya.

PIRAMID GIZA, MESIR: Satu-satunya struktur yang tersisa dari Tujuh Keajaiban
Dunia yang asli. Tiga piramida ini berfungsi sebagai makam fir'aun 4.500
tahun lampau. Berdiri di dekatnya adalah Sphinx, patung berkepala manusia
tapi bertubuh singa.

PATUNG LIBERTY, AMERIKA SERIKAT: Patung setinggi 499 meter di Pelabuhan New
York ini menyambut kedatangan para imigran dan menjadi simbol kemerdekaan
sejak 1886. Patung ini adalah hadiah dari pemerintah Prancis.

STONEHENGE, INGGRIS: Misteri masih menyelubungi monumen batu melingkar dari
3000 dan 1600 SM itu. Beberapa pakar menduga bangunan ini adalah bagian
kultur pemujaan matahari atau kalender astronomi. Setiap 21 Juni, druid dan
pengikut New Age berkumpul di sana untuk merayakan titik balik matahari pada
musim panas.

GEDUNG OPERA SYDNEY, AUSTRALIA: Terletak di Bennelong Point menjorok ke
Pelabuhan Sydney, gedung opera ini dirancang oleh arsitek Denmark, Jorn
Utzon, dan dibuka pada 1973 oleh Ratu Elizabeth II. Atapnya menyerupai kapal
dengan layar terkembang dan ditutup lebih dari sejuta keramik putih.

TAJ MAHAL, INDIA: Makam dari marmer putih di Agra ini dibangun pada abad
ke-17 oleh Raja Mughal Shah Jahan bagi istri tercintanya, Mumtaz Muhal, yang
meninggal ketika melahirkan. Arsitekturnya menggabungkan gaya India, Persia,
dan Islam.

TIMBUKTU, MALI: Dua masjid tertua Afrika Barat, Djingareyber (Masjid Agung)
dan Sankore, yang dibangun pada abad ke-14 dan awal abad ke-15 ini masih
bisa disaksikan di sebelah utara Gurun Sahara.

l tjandra | AP | new7wonders


http://www.tempointeraktif.com/hg/iptek/2007/01/04/brk,20070104-90598,id.htm
l



--------------------------------------------------------------
Kirim bunga, http://www.indokado.com
Info balita: http://www.balita-anda.com
Peraturan milis, email ke: [EMAIL PROTECTED]
menghubungi admin, email ke: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke