Siang semuanya... Kelihatannya yang agak nekat imunisasi-in anaknya cuman aku ya ?... Berdasarkan pengalaman anak saya yang pertama, si Annisa diimunisasi MMR saat berumur 1 tahun pas. Dan... saat itu dia juga belum bisa bicara, belum bisa jalan & baru mulai tumbuh giginya saat umur 1 tahun. Mungkin orang kebanyakan akan bilang anak saya terlambat. Setelah saya runut-runut lagi.... saya sendiri juga baru bisa jalan umur 16 bulan. Bicara pun saya tidak secerewet kakak saya (kata ortu saya). Padahal saat itu belum ada imunisasi MMR kan ? Nah.... jadi kemungkinan annisa tidak terlambat, tapi emang udah dari sononya keturunan dari ibunya. Annisa juga baru lancar bicara setelah 20 bulan. Ini juga karena baby sitter yang sebelumnya termasuk orang yang pendiam. Setelah dia dapat baby sitter (yg sampe skarang ada dirumah saya) saat dia usia 20 bulan, annisa jadi pinter "ngoceh". Sedangkan si kevin, memang baru kemaren saya imunisasikan MMR, tapi sampe saat ini tetep kelihatan senang mengoceh. Meskipun sedikit cadel juga.... Tapi dari ekspresinya, dia kelihatan begitu cerewet dan begitu aktif. Dan dia juga pengamat yang baik, dalam artian, apa yang dilakukan kakaknya selalu ditirunya. Hal ini yang bikin saya tidak khawatir dengan perkembangan kevin, karena dia bisa berinteraksi dengan lingkungan. Demikian sharing dari saya.... smoga dapat mengurangi rasa keraguan temans akan imunisasi MMR. Oiya... saya juga dapat informasi, imunisasi MMR yang dipisah-pisah emang belum ada di indonesia....
Nor Janah <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Selamat pagi...pa & bu, selama ini saya hanya pembaca setia di milis balita-anda. Karena pada lagi rame membicarakan tentang imunisasi MMR ini, saya jadi pengen ikut komentar nich...Saya pernah baca di sebuah milis kalau untuk vaksin MMR yang terpisah itu hanya ada di luar negeri, untuk di Indonesia belum ada. Tapi tidak tahu yach kalau sekarang sudah ada seperti di jakarta, karena saya juga tinggal di kaltim. Untuk pemberian vaksin MMR, memang lebih baik tunggu anak kita sudah mulai bisa bicara. Hal ini berdasarkan pengalaman saya. Waktu itu anak saya hanya bisa ngomong mama, papa, dan sudah. Setelah di imunisasi malah tidak tambah-tambah kosa katanya, baru sekitar 2 tahun 5 bulan baru mulai bisa ngomong tapi itu juga belum lancar banget (masih cadel gitu). Sorry nich malah tidak banyak bantu jawab. -----Original Message----- From: Yetty Endarwati [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Friday, October 17, 2003 7:47 AM To: [EMAIL PROTECTED] Subject: Re: [balita-anda] Immunisasi MMR pagi parents, mumpung lagi ngomong'in MMR nich, saya mau ikutan nanya, seperti yang dibilang pak Hindarwin, kalau emang ngak mau kasih vaksin MMR bisa aja diberikan terpisah... (M)umps, (M)easle dan (R)ubella diberikan sendiri2, ada yang bisa kasih info apa ngak nich.. jenis vaksinnya apa... soalnya pas kemarin saya ke dsa di sini (bontang) kok katanya ngak ada vaksin MMR yg dipisah..Lho saya khan bingung.. lha wong saya sering baca di mailist kalau ada... waktu saya ditanya jenis vaksinnya, saya emang ngak bisa jawab krn saya belum tahu.. jadi tolong ya parents, kalau ada yang bisa kasih info please sharingnya... say kepinginnya kasih vaksin MMR ke dafa (18 bulan ) dgn cara terpisah walaupun dafa sekerang sich udah lancar bicara (sepotong2 sich), udah bisa komunikasi bahkan udah bisa "disuruh" tapi tetep aja saya kawatir, dan akalu emnag ada yang lebih aman kenapa mesti cari yg beresiko... trus buat netters yg ada di kaltim (Balikpapan, Samarinda, Bontang) kasih tahu ya.. kalau ada dsa yg bisa kasih vaksin MMR scr terpisah ini, maklum dibontang susah cari dokter bagus.... terima kasih sebelumnya, warm regards, yetty --------------------------------------------------------------------- >> Mau kirim bunga hari ini ? Klik, http://www.indokado.com/ >> Info balita, http://www.balita-anda.com >> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED] --------------------------------- Do you Yahoo!? The New Yahoo! Shopping - with improved product search

