> ----------
> From: Toto Mudjiharto (PSI - SI&K UP
> II)[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Reply To: [EMAIL PROTECTED]
> Sent: Thursday, October 28, 1999 5:00 PM
> To: '[EMAIL PROTECTED]'
> Subject: [balita-anda] Batita Diare
>
> Dear netters
Bp. Toto,
> Saya mempunyai anak laki-laki , 6 bulan, sudah merangkak dan mulai
> belajar berdiri.
> Selama seminggu ini dia diare, sudah diberi antibiotik Primadex, cairan
> Isotonik dan susu Morinaga NL.
> Dia nggak begitu suka susu formula, karena sampai saat ini dia masih
> sangat suka ASI, bahkan bisa dikatakan ASI eksklusiv. Tetapi sayangnya
> sekarang ini setiap dia disusui ASI, tidak lama kemudian dia buang
> air/mencret. Jika diberi susu formula Non Laktosa (dengan sendok, karena
> dia tidak bisa mengisap dot), aman-aman saja. Saya jadi kasihan karena
> waktu dia sangat menikmati kalau sedang disusui.
> Pertanyaan saya :
> 1. Mengapa pemicu diare anak saya adalah ASI dari ibunya ? Padahal
> menu makanan ibunya sudah dijaga betul, tidak makan pedas, dll
Di sini diketahui bahwa anak anda tidak bisa mencerna laktosa dengan
sempurna. Mengapa ? Karena menurut anda pemicu diare anak anda adalah ASI.
Sepengetahuan saya, memang ASI mengandung kadar laktosa yang cukup tinggi
(lebih tinggi dari susu formula). Terbukti juga dengan bila anda memberi
susu formula non laktosa, anak anda tidak diare (aman-aman saja istilah
anda).
DSA saya mengatakan, bila hal ini terjadi tetap berikan ASI (jangan
dihentikan)...karena ASI mengandung zat imun-imun lain untuk kekebalan tubuh
bayi yang tidak dimiliki oleh susu formula apapun.
Berikan juga susu formula non laktosa yang selama ini sudah anda berikan
(sebagai tambahan ASI, karena kebetulan istri anda sedang hamil).
Apakah anda sudah mencoba memberikan anak anda obat anti diare "Kaopectate"
? Setahu saya obat anti diare ini manjur untuk diare yang timbul pada anak.
(Sebaiknya anda tanyakan dulu ke DSA anda).
Isotonik adalah pengganti cairan tubuh yang hilang karena diare, jadi sama
sekali bukan merupakan obat diare.
> 2. Apakah ada kemungkinan karena istri saya hamil lagi ? Padahal
> kami ber KB dengan spiral
Menurut saya, biarpun istri anda sedang hamil dan masih tetap menyusui...hal
ini tidak mempengaruhi, sejauh ASI yang keluar masih banyak dan mencukupi.
Kecuali bila ASI sudah tidak mencukupi, sebaiknya dihentikan saja
pemberiannya, karena akan memberatkan bagi si Ibu dan tentunya untuk anak
anda pun merasa tidak enak.
Yang penting sekarang, cukupkan makanan bergizi untuk si Ibu dan bayi yang
dalam kandungan.
> 3. Apakah karena sebab lain ?
Untuk lebih jelasnya anda bisa tanyakan ke DSA dan DSOG anda.
> Mohon informasi dari rekan-rekan netters sekalian.
> Terima kasih
>
> To2M
Salam,
dhani
> Kunjungi:
> http://www.balita-anda.indoglobal.com
> "Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"
>
> ------------------------------------------------------------------------
> Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Berhenti berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
> EMERGENCY ONLY! Jika kesulitan unsubscribe, email:
> [EMAIL PROTECTED]
> Panduan Menulis Email yang Efektif http://hhh.indoglobal.com/email/
> http://pencarian-informasi.or.id/ - Solusi Pencarian Informasi di Internet
>
>
>
>
>
>
>
Kunjungi:
http://www.balita-anda.indoglobal.com
"Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"
------------------------------------------------------------------------
Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
EMERGENCY ONLY! Jika kesulitan unsubscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
Panduan Menulis Email yang Efektif http://hhh.indoglobal.com/email/
http://pencarian-informasi.or.id/ - Solusi Pencarian Informasi di Internet