Di bawah ini copy dari harian Pikiran Rakyat edisi hari ini
( Rabu, 19/1/2000).
Saya mendukung untuk untuk memusnahkan bisnis mereka, dengan jalan tidak
memberi pada peminta-minta yang menggunakan anak kecil, terutama batita.
Firdaus.
BANDUNG, (PR).-
Majelis hakim Pengadilan Negeri Bandung menepati janjinya ketika menjatuhi
hukuman tiga tahun penjara terhadap YS (30). Wanita ini terbukti menculik
David, putra pasangan Robbi dan Ida, untuk dijadikan pengemis.
Putusan yang dijatuhkan majelis hakim sesuai dengan tuntutan Jaksa Matjan
Berani. Pada sidang sebelumnya, ketua majelis hakim, Masta Sinulingga, SH,
menyarankan jaksa untuk membuat tuntutan yang berat. Sebab bila tidak,
hakim akan memberatkan hukumannya.
Seperti terungkap dalam persidangan, orangtua korban baru menyadari
anaknya hilang sekitar pukul 16.00. David yang semestinya mandi, tidak
pulang ke rumahnya di daerah Sulaksana. Setelah mencari ke berbagai
tempat, mereka hanya menemukan sepeda David tergeletak di pinggir kali.
Khawatir anaknya hanyut, ia bersama warga setempat, berusaha mencari
sampai ke dasar kali. Tapi hasilnya nihil.
Saat itu teman sebaya korban, Hadi, memberi tahu orangtua korban, David
dibawa perempuan tak dikenal. Sadar anaknya diculik orang, mereka pun
melaporkannya kepada petugas berwajib.
Empat bulan kemudian, uwak korban, Cucun, yang sedang berjalan di tempat
penyeberangan Cicaheum -- sekitar dua km dari rumah orangtua korban --
menyaksikan keponakannya sedang menengadahkan tangan seperti layaknya
pengemis. Keponakannya tersebut sedang bersama perempuan muda tak dikenal.
Ganti nama
Ketika ditanya, perempuan yang tak lain YS menyatakan, anak tersebut
adalah anaknya yang bernama Asep Supriatna. Karena Cucun yakin anak itu
adalah keponakannya, ia segera meminta bantuan polisi yang sedang bertugas
di dekat tempat kejadian.
Anehnya lagi, ketika dipertemukan kembali dengan orangtuanya, anak itu
malah tidak ingat. David baru mengenali kembali orangtuanya setelah
keluarganya membawa "orang pintar".***
On Wed, 29 Dec 1999, Endang Rohiyat wrote:
>
> > Saya punya satu usulan sederhana yaitu kita buat
> > suatu slogan atau selebaran
> > untuk dibagi-bagikan kepada setiap pengendara secara
> > sembunyi-sembunyi atau
> > melalui email-email tak bertuan yang intinya
> > melarang orang memberikan
> > sumbangan kepada pengemis-pengemis dipinggir jalan,
> > jika memang berniat
> > untuk beramal cukup dilingkungan terdekat yang ada
> > atau tempat-tempat
> > ibadah.
> >
>
> Bagaimana kalau kita mulai secara kecil-kecilan dulu
> dgn kampanye melalui Homepagenya Balita-Anda, misalnya
> dgn membuat banner yg bisa ditukar antar pemilik
> homepage. Bagaimana Kang KJ dan Kang Rahman,? maaf lho
> ngasih kerjaan.:-)
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Talk to your friends online with Yahoo! Messenger.
> http://messenger.yahoo.com
>
> Kunjungi: http://www.balita-anda.indoglobal.com
> "Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"
>
> -= Dual T3 Webhosting on Dual Pentium III 450 - www.indoglobal.com =-
> Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Berhenti berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
> EMERGENCY ONLY! Jika kesulitan unsubscribe, email: [EMAIL PROTECTED]
> http://pencarian-informasi.or.id/ - Solusi Pencarian Informasi di Internet
>
>
>
>
>
>
>
>
>
Kunjungi: http://www.balita-anda.indoglobal.com
"Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"
-=== FREE Handphone @ http://www.indoglobal.com/dedicated.php3 ===-
Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
EMERGENCY ONLY! Jika kesulitan unsubscribe, email: [EMAIL PROTECTED]