Bapaknya Aldi,
Sebelumnya selamat bergabung dengan balita-anda. Untuk
masalah anak bapak, ada beberapa hal yang perlu
diperhatikan , antara lain :
1. Berat lahir : anak yang lahirnya lebih berat dalam
perkembangannya akan punya berat lebih dibanding yang
berat lahirnya kurang meskipun tidak selalu begitu.
2. Jenis kelamin : anak laki-laki biasanya lebih berat
0,5-1 kg dan lebih tinggi 1-2 cm dari anak perempuan.
3. Genetis : kalau kedua orang tua tinggi besar maka
anaknya cenderung memiliki berat dan tinggi yang sama
dengan perkembangan orang tuanya dulu. Kalau hanya
salah satu maka berat dan tingginya adalah kombinasi,
tergantung gen siapa yang dominan.
4. Faktor gizi : bukan hanya setelah anak lahir, tapi
gizi ibu sebelum dan selama hamil akan menentukan
perkembangan tubuh anak.
5. Penyakit tertentu : ada beberapa penyakit yang
menyebabkan pertumbuhan berat dan tinggi badan anak
terganggu, misalnya asma yang berat, penyakit
kekerdilan, gondok, dll.
Sebelum bapak mencari solusi yang tepat lebih baik
diteliti dulu kemungkinan sebabnya, dari faktor di
atas. Yang perlu diperhatikan, apakah beratnya  susah
bertambah belakangan ini terutama sejak ibunya hamil,
atau memang sejak kecil beratnya selalu kurang.
Kalau sejak kecil memang pertumbuhannya selalu kurang
berarti asupan gizinya sejak dulu kurang, ini bisa
terjadi karena makanan yang kurang memenuhi standar
gizi anak seusianya atau pengolahan yang salah, atau
jumlah makanan yang masuk kurang. Sebenarnya kalau
memang sejak dulu, hal ini bisa terdeteksi karena
setahun pertama anak banyak menerima vaksinasi
sehingga harus berhubungan dengan
dokter/bidan/posyandu sehingga berat dan tingginya
selalu terpantau.
Kalau sejak dulu berat dan tingginya normal, kemudian
sejak beberapa saat berat dan tinggi tidak naik, maka
perlu pemeriksaan kesehatan yang intensif dan juga
masalah keadaan mentalnya.
Di dunia barat dikenal keadaan yang disebut FTT (Fail
to Trive) yaitu keadaan berat anak tidak bertambah
meskipun gizinya cukup, yang diakibatkan anak kurang
'sentuhan' kasih sayang orang tua (artikelnya pernah
saya kirim ke balita-anda) memang ini terjadi pada
masa bayi, tapi tidak tertutup kemungkinan terjadi
pada balita, untuk itu perlu diperhatikan apakah anak
cukup mendapat perhatian, apakah makan adalah sesuatu
yang menyenangkan bagi anak karena pemaksaan makan
yang berlebihan akan mempengaruhi perkembangan badan
dan mental anak. Singkatnya banyak yang harus diteliti
sehingga bapak bisa mengambil langkah yang tepat.
Memang untuk usia anak bapak, berat dan tingginya
kurang, jadi saran saya segera saja mencari
sebab-sebabnya agar bisa lebih cepat ditangani.
Demikian dari saya

Mamanya Dafi

--- jaja <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Saya Anggota baru nich mo kenalan dulu
> 
> saya bapak dari satu anak dan sekarang istri saya
> sedang menganding lagi
> boleh saya tanya ?
> begini, anak saya sudah berumur 3 tahun 2 bulan cuma
> kelihatannya anak
> saya kecil dibanding temen-temennya dengan berat 13
> kg dan tinggi 34.5
> cm. Adakah pengalaman Bapak-Bapak/Ibu-Ibu, bagaimana
> supaya bisa tambah
> beratnya dan bisa tinggi, untuk saat ini anak saya
> biasa mengkonsumsi
> scott emulsion.
> 
> Atas sharing nya saya ucapkan terimakashi
> 
> Bapaknya Aldi

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Talk to your friends online with Yahoo! Messenger.
http://im.yahoo.com

Kunjungi: http://www.balita-anda.indoglobal.com
"Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"

-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke:  [EMAIL PROTECTED]
EMERGENCY ONLY! Jika kesulitan unsubscribe, email: [EMAIL PROTECTED]







Kirim email ke