pak, anak saya juga nga begitu suka susu, kalo dia tidur ajah, baru saya
kasih susu dan saya memberinya Promil setelah semua susu saya coba,
sepertinya dia suka, karena rasanya nga begitu manis dan wangi vanili
yah....maaf lho pak ini bukan promosi.
mungkin anak bapak nga suka manis, atau bapak bisa membuat bermacam-macam
makanan dengan mencampuri susu bubuknya, seperti milk shake dan kue susu.

Kebetulan saya masih menyimpan email mbak stella, tentang variasi susu,
semoga bermanfaat utk bapak.

1. Modifikasi pertama : susu plus tepung hunkwe.

Buat 200 cc susu formula. 150 cc di-didihkan diatas wajan, sisanya (50 cc)
diberikan 1 takaran (saya pake takaran promil) tepung hunkwe, ditambahkan
garam sedikit sekali. (biar gurih dan enak). Setelah susu yang diwajan
mendidih, kecilkan api lalu masukkan susu yang sisa sambil diaduk terus,
tidak lama susu akan mengental dan mendidih. Matikan api. Aduk terus bubur
susu itu sampe dingin, kalo belum dingin udah berenti ngaduknya, nanti bubur
susu itu akan berkulit dan kalo diaduk jadi brindilan. Kalau kita
membuatnya dengan benar, maka bubur susu itu akan lembut dan rata. Setelah
jadi, bubur susunya paling tinggal 170 cc. Lumayan kan, agak berkurang
sedikit karena mengental. Pertama-tama pasti masih bingung membuat
perbandingan yang pas antara susu dan tepung hunkwe, tapi lama-lama
pengalaman akan mengajarkan kita. Perhatikan juga si kecil lebih suka kental
atau agak encer.

Tepung hunkwe itu bergizi tinggi karena terbuat dari sari kacang hijau,
merek yang bagus (menurut pengalaman saya dan orang lain) adalah merek
bunga. Dijual terbungkus kertas warna putih, bentuknya seperti lontong.

Untuk menambah gizinya, seminggu dua kali saya campurkan dengan merah telur
ayam kampung. Caranya, masukkan merah telur ayam ke dalam susu yang 50 cc
plus tepung hunkwe (tapi dikurangi =-takarannya, karena telurkan bikin
kental juga). Masak seperti biasa. Kalau jadinya benar, telurnya akan rata
tidak brindilan.

Setelah anak saya berusia 9 bulan, kadang-kadang saya tambahkan satu sendok
teh ovaline/milo sebagai selingan. Kata DSA-nya boleh saja, sepanjang dia
suka dan perutnya engga protes.

2. Modifkasi kedua : susu plus havermouth

Cara masaknya sama seperti tepung hunkwe, hanya saja havermouthnya
dihaluskan dulu. Masukkan saja havermouth (sedikit-sedikit) ke dalam
blender, tapi jangan dikasih air. Putar blendernya, ulang-ulang sampai
havermouthnya halus, simpan di botol kering. Kalau mau pake kan sudah siap.
Biasanya saya tambahkan sedikit garam juga ke dalam adonan plus sedikit madu
supaya agak manis. Untuk perbandingannya bisa dicoba-coba.

Havermouth ini kan gizinya juga sangat tinggi, lagipula baik bagi si kecil
mengenal sebanyak mungkin jenis makanan sejak dini.

3. Modifikasi ketiga : susu plus tepung maizena

Caranya masih sama seperti di atas. Hanya saja , kalau si kecil doyan yang
dingin-dingin, bisa kita buat bubur yang lebih encer (maizenanya sedikit
sekali) plus merah telur dan gula/madu, lalu masukkan ke lemari es. Jadinya
kan kayak val pudding. Anak saya doyan sekali yang kayak gini.

4. Modifikasi ketiga ; susu plus agar-agar

Buatlah seperti poding, hanya saja banyakin susunya dan kurangi
agar-agarnya, supaya jadinya lembut, tidak terlalu keras. Untuk rasanya,
bisa divariasikan semau si kecil (atau semau ibunya???). Dimakan
dingin-dingin rasanya enak sekali lho. Kalo terlanjur bikin kekerasan, di
parut saja pake parutan keju ditambahkan vla nya (resep no 3).

5. Modifikasi keempat : susu plus tepung beras

Ini namanya bubur sumsum, buatnya persis resep yang lain, tapi tambahkan
sedikit madu/gula merah cair. Hmmmlezat lho !

salam
mama marchel
-----Original Message-----
From: Asrita Kinipulu <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Monday, January 31, 2000 10:58 PM
Subject: RE: [balita-anda] Berat kurang


> Maaf pak,
> saya jadi penasaran. Apa yang bapak maksud susu cair itu susu kental manis
ya?
> Kalau benar begitu,  kandungan gizinya rendah sekai, disamping itu
kandungan gulanya juga tinggi.
>
> Anak yang gak suka susu bisa diakalin dengan memberikan product susu.
Seperti puding, kue-kue, es krim , yang  kadar gulanya bisa diatur. Tentu
aja es krim/kue/puding nya home made :-)
> Disamping kebersihan nya lebih terjamin, juga bisa menggunakan susu si
kecil.
>
> Maaf kalo saya salah tafsir ya pak,
>
> B'rgds
> Ita - bundanya Gilang
>
>
>> Terimakasih atas infonya cuma sayang anak saya tidak suka susu bubuk
>> semenjak kecil, tapi kalau susu cair suka banget, kami berikan itu
>> karena ternyata tidak mempunyai pengaruh waktu buang air besarnya.
>> bagaimana mengakali agar dia suka dengan susu bubuk (walau saya tambah
>> gula juga dia tetap nggak mau lho)
>
>Kunjungi: http://www.balita-anda.indoglobal.com
>"Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"
>
>-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
>Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
>Berhenti berlangganan, e-mail ke:  [EMAIL PROTECTED]
>EMERGENCY ONLY! Jika kesulitan unsubscribe, email:
[EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
>
>
>
>
>



Kunjungi: http://www.balita-anda.indoglobal.com
"Untuk mereka yang mendambakan anak balitanya tumbuh sehat & cerdas"

-- Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke:  [EMAIL PROTECTED]
EMERGENCY ONLY! Jika kesulitan unsubscribe, email: [EMAIL PROTECTED]







Kirim email ke