Putri saya yg masih 4 bulan 1 minggu, minum susu Bebelac 1.
Pernah dulu dia mencret2, ketika saya telpon ke DSA nya, dianjurkan agar
minum Bebelac FL.
Dan ternyata cocok,  lama2 mencret nya berhenti.

Harga Bebelac FL sekitar RP. 30 ribuan

Salam,


Ibunya Veya


----- Original Message -----
From: Lusanti, Indria <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, February 14, 2000 11:37 AM
Subject: RE: [balita-anda] Mencret Pada Anak


> Bapak Eko Yth,
> Saya mau sharing sedikit pengalaman yang pernah saya alami seperti kasus
> yang saat ini sedang Bapak hadapi.
>
> Saya ibu dari 2 orang putra yang masing-masing berumur 2 tahun dan 1
tahun.
> Kebetulan kedua-dua anak saya ini pernah mengalami diare yang sangat akut
> sewaktu mereka masing-masing berumur 6-7 bulan.
>
> Indikasi awalnya adalah buang air besar yang melebihi batas normal
> perhari-nya (6-8 kali perhari) kadang berlendir dan sedikit ada slem
> darahnya. Kemudian saya bawah ke DSA, diberi obat dan antibiotik. Setelah
> minum obat mereka sembuh kemudian 2-4 hari kemudian kambuh lagi. Kejadian
> ini terus berulang sampai 4 kali dalam waktu 1 bulan. Padahal kami sudah
> mengganti susunya dengan susu kedelai dan hanya makan bubur kecap saja
tanpa
> ada lauk yang lain (sayur maupun daging).  Sampai akhirnya anak saya tidak
> lagi bisa mencerna apa yang dia makan. Jadi setiap dia makan langsung
keluar
> lagi dalam bentuk cair.
>
> Akhirnya saya dan DSA kami sepakat untuk merawatnya dirumah sakit. Anak
kami
> dipuasakan dari makan dan minum susu, hanya boleh minum pedialyte (maaf
> kalau salah tulisannya) saja dan diinfuse. Selama kurang lebih 5 hari
sambil
> dilakukan pengobatan dan pemeriksaan yang intensif. Memang awalnya kami
> sangat tidak tega sekali karena mereka sangat kelaparan. Tapi ternyata
> terapi seperti ini sangat membantu karena usus-usus mereka yang terinfeksi
> oleh bakteri dan jamur diistirahatkan dahulu sama sekali sampai
obat-obatan
> yang diberikan benar-benar bekerja dengan maximal. Kalau orang awam
seperti
> saya berpikir bahwa usus-usus yang terjangkit itu dikuras terlebih dahulu
> hingga bersih supaya jamur dan bakteri yang ada hilang sama sekali.
>
> Setelah masuk hari ke 5 barulah diarenya lambat laun berkurang. Sampai
hari
> ke 7 anak saya boleh diberikan susu khusus untuk anak yang terserang diare
> akut 'Pepti Junior' yang diencerkan takarannya. Dicoba makan bubur susu
yang
> dibuat sendiri dari campuran tepung beras dan susu Pepti Junior. Beberapa
> hari kemudian boleh dicoba bubur kecap tanpa lauk-pauk.
>
> Setelah dua minggu dirawat anak kami diperbolehkan pulang. Pengobatan yang
> dilanjutkan dirumah adalah antibiotik untuk ususnya dan pankreon sampai
> beberapa waktu.
>
> Setelah itu sampai sekarang alhamdulillah anak kami tidak pernah lagi sama
> sekali terjangkit yang namanya diare. Setelah kejadian pada anak saya yang
> pertama ternyata berulang kepada adiknya sewaktu dia berusia 7 bulan.
Sampai
> akhirnya diapun diharuskan masuk RS. Ternyata terapi yang diterapkan juga
> sama seperti kakaknya. Setelah sembuh total adiknya pun sampai saat ini
juga
> sudah tidak pernah terjangkit diare lagi sama sekali.
>
> Masukan-masukan yang pernah saya dapat tentang masalah diare adalah:
> - Apabila anak anda diare langsung ganti susunya dengan susu yang bebas
> lactosa atau susu kedelai.
> - Hentikan makan buah-buahan dan sayur-sayuran (bubur kecap).
> - Jangan lupa berikan pedialite dan air tajin.
> - Kalau sudah ada tanda-tanda lemas langsung bawa kedokter karena ada
> indikasi kekurangan cairan yang sangat membahayakan otak dari anak kita.
> - Perlu diperhatikan bahwa air yang kita pakai harus benar-benar bersih
dari
> segala kontaminasi.
> - Jika anda sudah membawa anak anda ke dokter spesialis anak, tapi masih
> berlanjut, mungkin diperlukan pemeriksaan yang sangat intensif.
>
> Demikianlah sedikit sharing dari saya, semoga memberikan sedikit gambaran
> kepada bapak Eko.
>
> Semoga ananda cepat sembuh.
>
> Hormat saya,
> Mamanya Al dan Bobo
>
>
>
>
>
> -----Original Message-----
> From: Eko Sumarjanto [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: 14 February, 2000 9:37 AM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: [balita-anda] Mencret Pada Anak
>
>
> Para Netter Balita-anda Yth,
>
> Saya ayah dari seorang anak laki-laki yang berumur 1 tahun, ada satu
> problem yang sangat mengganggu pada perkembangan anak saya, yaitu sering
> sekali mencret.
> Setiap kali mengalami mencret (sehari bisa 6 kali dan yang paling parah
> semalam bisa sampai 14 kali) bahkan pada beberapa kejadian disertai
> lendir yang ada darahnya.
> Penyebab mencretnya menurut kebiasaan terjadi karena beberapa sebab,
> diantaranya penggantian merk susu formula, karena makan jeruk, ibunya
> makan makanan yang pedas atau asam (anak saya masih minum ASI) dan yang
> terakhir hasil uji Lab terhadap Faeces Rutin dan Struktur menunjukkan
> adanya bakteri "Enterobacter doncal" (mohon di cek barangkali kalau
> tulisannya salah), kata seorang DSA bisa juga Bakteri "Colli Patogen",
> bahkan salah seorang DSA menduga ada infeksi di usus
> Memang saya juga sudah menecek ke Lab untuk air sumur yang saya
> pergunakan terdapat juga indikasi adanya bakteri Colli form 400
> (normalnya 50) dan Colli tinja 100 (normalnya 0)
> Tetapi untuk mencuci semua perlengkapan bayi saya pergunakan air ledeng
> dan makanan/minum menggunakan air mineral galon (beli dengan merk yang
> ada di pasaran)
> Mohon sekiranya para netter ada yang mempunyai pengalaman tentang
> masalah seperti ini, mengingat akibat dari sering mencret ini berat
> badan anak saya sangat lambat sekali perkembangannya (hanya 2 ons/bulan)
> bahkan pernah turun 1,5 ons pada saat mencret yang berat (disamping itu
> anak saya juga susah sekali makannya walaupun sudah dipacu dengan
> beberapa merk vitamin dari DSA)
> Ditunggu beritanya
> Terima kasih sebelumnya
>
> Bapaknya Umar
>
>
> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta http://www.indokado.com
> Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
> Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Berhenti berlangganan, e-mail ke:  [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> **********************************************************************
> This e-mail and any attachment contains information which is private
> and confidential and is intended for the addressee only.
> If you are not an addressee, you are not authorised to read, copy or
> use the e-mail or any attachment.
> If you have received this e-mail in error, please notify the sender
> by return e-mail and then destroy it.
> **********************************************************************
>
> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta http://www.indokado.com
> Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
> Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Berhenti berlangganan, e-mail ke:  [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>


Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Kirim bunga untuk handaitaulan & relasi di jakarta http://www.indokado.com 
Situs sulap pertama di Indonesia http://www.impact.or.id/dmc-sulap/
Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke:  [EMAIL PROTECTED]









Kirim email ke