Mamanya Dafi...
Terima kasih sekali atas masukannya...

> -----Original Message-----
> From: mamanya Dafi [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: 13 April 2000 16:00
> To:   [EMAIL PROTECTED]
> Subject:      Re: [balita-anda] Tanya Usia Sekolah
> 
> Mbak Icka,
> Untuk menentukan apakah seorang anak siap bersekolah
> atau tidak minimal ada 2 hal yaitu IQ dan EQ. Untuk IQ
> bisa saja terjadi perbedaan besar, karena itu kita
> kenal anak jenius yang pada usia muda sudah bisa
> menyelesaikan persoalan akademis yang jauh di atas
> kemampuan anak seusianya. Sedang EQ untuk anak yang
> normal (maksudnya pada saat lahir cukup bulan dan
> tidak menderita keterbelakangan mental) akan memiliki
> nilai yang hampir sama. Faktor yang terdapat dalam EQ
> antara lain sosialisasi, tingkah laku dan penguasaan
> emosi.
> Memang tidak ada salahnya memasukkan anak bersekolah
> pada usia dini sepanjang kita juga melihat kesiapan
> mentalnya. Dari penelitian para ahli menentukan dunia
> bermain anak sampai dengan usia 8 tahun (kelas 2 SD),
> sehingga sampai usia itu boleh saja kita memberikan
> pelajaran pada anak asalkan dengan metode bermain (hal
> ini yang tidak terjadi pada kurikulum di Indonesia).
> Menurut saya hal yang berpengaruh pada anak yang
> terlalu muda bersekolah adalah dari masalah sosial,
> dimana teman-temannya mungkin sudah sampai pada tahap
> perkembangan tertentu misalnya pubertas, sedangkan dia
> belum, maka ada kemungkinan terjadi benturan dalam
> dirinya yang merasa berbeda atau dibedakan oleh
> lingkungannya.
> Menurut banyak cerita banyak anak-anak yang awalnya
> dikatakan jenius sehingga disekolahkan pada usia muda
> pada akhirnya menjadi anak yang biasa saja saat
> mencapai tingkat yang lebih tinggi, tapi saya rasa hal
> ini karena sistem pendidikan kita tidak mengakomodasi
> anak berbakat (ada beberapa sekolah yang menyediakan
> kelas khusus) karena kehilangan minat pada pelajaran
> yang kurang berbobot baginya.
> Saya pernah baca di sebuah artikel bahwa di AS untuk
> masuk dari play grup ke TK akan diseleksi dari faktor
> akademis dan terutama kesiapan mental, untuk yang
> sudah siap akan diijinkan sedangkan yang belum siap
> dimasukkan dalam kelas khusus sebagai kelas transit
> menunggu kesiapan mentalnya.
> 
> Mamanya Dafi
> 
> 
> --- Ricka Febriliantina <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> > Dear Netters,
> > 
> > Saya ingin menanyakan Mengenai usia sekolah?,
> > mungkin pada milis ini ada di
> > antara netters yang expert dalam masalah ini,
> > khususnya mengkaitkan ke dalam
> > psikologi dan perkembangan anak.
> > Apakah pengaruh terhadap anak, jika ia disekolahkan
> > (SD), pada usia yang
> > dibawah umumnya. Misalnya usia 5 tahun.
> > Kalau saya berpendapat hal ini tidak bermasalah,
> > karena setiap anak itu
> > memiliki tingkat kematangan yang berbeda2. Misalnya,
> > bisa saja anak umur 5
> > tahun tersebut lebih siap dibandingkan dg anak umur
> > 7 tahun dilihat dari
> > sisi kematangan dan pengertiannya.
> > Tapi pendapat saya ini kan hanya berupa asumsi dan
> > persepsi saya saja, bukan
> > berdasarkan alasan yang ilmiah. Mungkin dari sisi
> > Psikologi/perkembangan
> > jiwanya akan berpengaruh, seperti merasa
> > terbebani/stress dll. Oleh karena
> > itu saya berharap mungkin di antara netters dapat
> > memberikan masukan secara
> > ilmiah maupun berdasarkan pengalaman.
> > 
> > Trim's
> 
> 
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Send online invitations with Yahoo! Invites.
> http://invites.yahoo.com
> 
> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> ->Aneka kado pilihan untuk anak, http://www.indokado.com/kado.html 
> Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Berhenti berlangganan, e-mail ke:  [EMAIL PROTECTED]
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> 

Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
->Aneka kado pilihan untuk anak, http://www.indokado.com/kado.html 
Etika berinternet, kirim email ke: [EMAIL PROTECTED]
Berhenti berlangganan, e-mail ke:  [EMAIL PROTECTED]











Kirim email ke