Pak Philip,
pengalaman saya dulu 2 minggu tidak bisa menyusui langsung, ini memang butuh
perjuangan pak. Dulu saya mengejar target memerah susu 1 hari 500 ml supaya
bayi saya tidak perlu memakai susu formula. Sehari 6 kali di perah, bahkan
jam 1 malam pun saya masih merah susu, ngejar setoran, istilah saya dulu.
Saya juga sempat ke klinik Laktasi St. Carolus. Karena (maaf) puting saya
lebih besar dari mulut bayi, disarankan untuk memompa keluar dulu susu
sampai payudara tidak bengkak lagi dan putingnya lemas, sehingga bayi lebih
mudah 'menangkap' puting. Kalau posisi belum benar, harus segera dicopot dan
diperbaiki posisinya karena menurut dr. Utami Roesli, posisi juga sangat
mempengaruhi kesuksesan pemberian ASI.
Selain itu, pemberian susu formula (dan bahkan dot) dapat menggagalkan upaya
pemberian ASI. Kalau susu formula, karena bayi mungkin lebih suka rasa susu
formula maka menolak ASI. Kalau dot, dapat menyebabkan 'bingung' puting
dimana kalau memakai dot lebih mudah keluarnya susu, maka bayi akan menolak
puting yang keluarnya cuman sedikit. Di klinik Laktasi sebelum berhasil
menyusui saya disarankan memberikan ASI perahan menggunakan sendok. Saya
mencobanya 1 hari saja karena ternyata bayi saya minumnya hanya sedikit dan
BB-nya naiknya sangat sedikit dan saya dimarahi DSA-nya.
Alhamdulillah setelah 2 minggu mencoba (tiap hari selalu dicoba), walau
kadang-kadang frustasi karena badan masih tidak fit pasca persalinan dan
tengah malam masih memerah susu, akhirnya anak saya mau meminum ASI fresh
from the oven.
Jangan lupa Pak, dukungan suami sangat diperlukan pada saat ini. Dukung
istri untuk memilih yang terbaik buat-nya, apapun pilihannya. Maaf, bukan
maksud saya menggurui ya pak, tapi saat itu saya rasakan sebagai stress
yang paling berat, jauh lebih daripada stress menjelang presentasi pertama
kita.
Maaf juga karena kepanjangan, mungkin yang lain mau share juga.....
mama danang
----- Original Message -----
From: Philip Handojo <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, August 08, 2000 2:34 PM
Subject: [balita-anda] Mau ASI Tapi Emoh Menyusu
> Dear Netters,
>
> Nadia, anak perempuan saya baru berusia 3 hari. Tapi sejak lahir sampai
> sekarang, dia belum pernah berhasil menyusu ke ibunya. ASI-nya sendiri
> keluar, cuman si bayi ini yang rada malas berusaha dan gampang menyerah.
> Ketika disodorin, maaf, tetek sama ibunya, dia memang langsung
'menerkamnya'
> dan asal menyedot. Padahal masuknya belum bener. Ya otomatis ASI-nya nggak
> keluar. Begitu tahu, ASI-nya nggak keluar, si bayi langsung berhenti dan
> nggak mau nyusu lagi.
>
> Sementara ini sih, ibunya melakukan 'breast pumping', taruh di dot dan
> diminumkan ke bayi. Kan kasihan ibunya, sudah capek, yang keluar sedikit
> lagi. Paling cuma sekitar 60 ml / hari. Selain itu ya dibantu dengan susu
> kaleng. Itupun si bayi ogah-ogahan kalau minum susu kaleng.
>
> Gimana dong ?
>
> Terima kasih atas tanggapannya.
> Salam
>
> Philip.
>
>
> ______________________________________________
> FREE Personalized Email at Mail.com
> Sign up at http://www.mail.com/?sr=signup
>
>
> >> www.jajak.com >> Pilih jawabannya dan rebut hadiahnya <<
> >> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
> >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>> www.jajak.com >> Pilih jawabannya dan rebut hadiahnya <<
>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]