Menangani tangisan bayi yang tak wajar
Banyak orang tua yang bertanya-tanya, "Seperti apakah tangisan bayi yang normal?".
Sebagian bayi perlu menangis untuk beberapa jam dalam sehari, sama halnya bayi
memerlukan tidur atau makan lebih banyak dari yang lainnya. Yang harus dikhawatirkan
adalah kalau bayi menangis saat ia semestinya sudah kenyang dan berlaku rewel seakan
ada yang menyakiti mereka.
Dalam artikel sebelumnya, telah dibahas mengenai tangisan bayi dan sebab-sebabnya.
Tangisan yang tak wajar dari bayi antara lain disebabkan oleh sakit perut yang
diderita bayi, rasa tak nyaman dan kesulitan tidur yang dirasakan.
Sakit perut
Diagnosa terbaru mengenai kondisi bayi yang memiliki gejala-gejala sama dengan sakit
perut adalah gastroesophageal reflux. Reflux adalah keluarnya apa yang sudah dimakan
atau muntah sebagai akibat dari kelebihan asam lambung, yang disebabkan oleh gejala
ketidakstabilan sistem pencernaan pada bayi. Hal ini dapat menyebabkan bayi menangis
dan tangisannya tersebut akan sangat sulit untuk dihentikan, sehingga kelihatannya si
bayi sangat kesakitan.
Ada dua metode dalam memperlakukan bayi yang mengalami salah pencernaan. Pendekatan
yang paling alamiah kepada bayi dengan penyakit tidak terlalu berat yaitu dengan
menaikkan kepala si bayi untuk membantu menjaga agar susu turun. Cara lain adalah
memberikan makanan tambahan untuk bayi seperti bubur gandum untuk mencegah
meningkatnya asam lambung. Untuk penyakit yang lebih berat sebaiknya menggunakan resep
obat dari dokter untuk menurunkan kadar asam lambung pada bayi.
Kendali diri
Tangisan yang bersumber dari ketidaknyamanan bayi dapat diatasi dengan membuatnya
nyaman. Pada bulan-bulan awal, pastikan bayi disuapi dan dirawat dengan
sebaik-baiknya. Namun, setelah umur bayi mencapai tiga bulan, selain kualitas
perawatan yang baik, orangtua harus mengajarkan kepada bayi cara mengendalikan diri
sendiri. Hal ini akan sangat membantu bayi untuk menenangkan diri sendiri. Misalnya,
bayi yang terbangun sampai beberapa kali setiap malamnya harus dibuat nyaman sehingga
ia bisa kembali tidur. Setelah bulan ketiga, orang tua harus mangatur waktu bayi
tidur. Cara praktisnya adalah sebagai berikut:
� Tenangkan bayi anda dengan memandikan dan menyuapinya.
� Bacakan cerita pada bayi dan letakkan si bayi yang terbangun sambil
terkantuk-kantuk di tempat
tidur
- Biarkan bayi rewel sebentar, baru kemudian anda masuk dan buat dia nyaman. Tapi
jangan Anda
angkat dia
Bayi akan belajar tidur dengan sendirinya sesuai waktu tidurnya dan belajar untuk
menenangkan diri mereka sendiri. Di lain waktu, ia akan mengurangi tangisannya.
Mendengarkan dan memberikan respon kepada tangisan bayi, merupakan keahlian yang akan
menjadikan kesempurnaan antara orang tua dan bayi untuk mengenal dengan lebih baik.
Yang terpenting, katanya, adalah membiarkan bayi Anda tahu bahwa Anda selalu ada
untuknya. Berikan kesempatan pada bayi untuk belajar bagaimana menenangkan dirinya
sendiri. (icha/ijal/ummi)