Dear mba silvy,
iya loh mba silvy, yang di katakan pak Triwidarto dan mba rien  emang betul
tuh.
mengenai kedisiplinan itu perluu banget. Saya sharing dikit nih  ya.? Saya
punya banyak ponakan  yang sedari kecilnya biasa makan sambil jalan .Si ibu
nya keponakan saya itu paling nggak tega kalau nggak nurutin permintaan
anak-anaknya. Dan paling nggak bisa "maksa" anak untuk makan di dalam rumah,
duduk manis selayaknya. hasilnya ? wah ibunya perlu tenaga ekstra untuk
memberi makan anaknya . kadang yah menjerit-jerit manggil anank dan juga
berlari-lari mengejar anaknya. ah alangkah capeknya untuk memberi makan anak
tersebut . Syukur kalau anakanya mau makan ,ini malah makannya jadi  susah
banget sebab  permainannya kan lebih menarik daripada acara makannya.
Akhirnya ponakan-ponakan saya tersebut susah gede. kurus -kurus  kayak
kurang makan/gizi. kalau udah begini nih yang stress ya orang tuanya. lagian
kalau di bawa makan ke fast food atau lagi berkunjung ke mana-mana . Orang
tuanya  malu banget , makanannya berserakan- kemana- mana berisik lagi
.Akhirnya ya itu ponakan-ponakan saya nggak pernah lagi tu di ajak makan
keluar atau bertamu .Mudah-mudahan  mba silvy dapat mengambil keputusan yang
tepat dalam masalah ini dan semoga tidak mengalami pengalaman seperti yang
saya sampaikan.
wasallam,
bunda Izhar
----- Original Message -----
From: A. Triwidarto <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, November 23, 2000 9:16 AM
Subject: Re: [balita-anda] makan sambil jalan-jalan


> Dear mb. Silvy,
> Untuk masalah makan, kami membiasakan untuk makan sambil duduk, makanya
saya
> membelikan kursi makan untuk balita. Disamping mengajarkan kedisiplinan
> makan di meja juga mengajarkan anak kita untuk dapat makan sendiri.
Sekarang
> anak kami usianya 13 bulan dan sudah tahu bagaimana makan dengan sendok
> meskipun kadang-kadang tidak masuk, tapi pada intinya dia tahu bagaimana
> cara menyendoknya. Demikian juga ketika jalan-jalan ke restoran atau mal,
> biasanya saya selalu minta kursi tambahan khusus untuk balita sehingga
kita
> tidak perlu repot harus menggendongnya, sekarang sudah banyak restoran
atau
> fast food yang menyediakan kursi balita tersebut.
> Nah, diluar acara makan rutin, biasanya kami juga memberikan
cemilan-cemilan
> sebagai makanan sampingan buat si kecil, bisa macam-macam seperti perkedel
> jagung, makaroni skutel, roti, pisang goreng, nuggets dll. Untuk yang ini
> biasanya sambil jalan-jalan atau main di luar. Dan kami minta kepada
> pengasuh untuk selalu membawa lebih agar jika teman-temannya kabita/pingin
> bisa diberikan, ini untuk mengajarkan supaya anak kita tidak pelit.
> Demikian sekelumit pengalaman kami semoga bermanfaat.
>
> salam hangat,
> andi - ayahnya luthfie
>
>
> Rien wrote:
>
> > Mbak Silvy,
> > menurut saya makan sambil jalan2 itu kurang baik, sama saja apakah
> > ibunya atau pengasuhnya yg nyuapin. Kerugiannya : kotoran / debu yang di
> > luar rumah, pasti lebih banyak dari di dalam rumah. Kalo sambil
> > lari-lari, mungkin saja anak akan tersedak. Selain itu, anak tidak
> > terbiasa utk. makan di tempat yang seharusnya. Dari segi si mbaknya,
> > kalo sambil ngobrol begitu, gimana bisa mengawasi anak (plus makanannya)
> > dengan baik. Jangan2 nanti ada lalat menclok dia nggak sadar...
> > Memang sebaiknya dibiasakan makan di kursi / meja makan sejak kecil,
> > jadi tidak pernah kepikiran sama si anak, bahwa makan sambil jalan2 itu
> > boleh atau bisa dilakukan.
> > Mungkin Mbak perlu menegaskan ke pengasuhnya, bahwa kalo tidak ada Mbak,
> > si kecil juga harus makan di dalam rumah.
> > Sehabis makan, ya boleh-boleh saja main dengan temannya di luar rumah...
> > Begitu saran saya.
> >
> > Silvi Tirawaty wrote:
> > >
> > > Dear netters
> > >
> > > anakku umur 21 bulan kalau makan sama mbanya dibawa keluar sambil
> > > jalan-jalan.
> >
> > --
> >    O
> > _/)(\_     |~          Salam,
> >  /~~\    o'  |~        Rien.
> > /_  _\      o'
> >   ^ ^
>
>
>
> >>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
> >> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
> >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>


>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]















Kirim email ke