Terima kasih,
Saya seneng dengan nasehatnya dan emang lucu-lucu juga ternyata
pengalamannya. Satu hal yang perlu di catat adalah 'sabar'
Sekali lagi tank's.
On Thu, 19 Oct 2000, mamanya Dafi wrote:
> Pak Basuki,
> Kalau bapak baru mulai saya masih nih dalam masa ujian
> kesabaran, kadang gagal, kadang berhasil. Dafi (28
> bulan) sudah memulainya sejak lama dan belum kelihatan
> kapan berakhirnya. Kalau dari artikel katanya masa
> yang terberat antara 20-30 bulan, semoga saja benar
> (The terriible Two's).Dalam mengatasi tingkah laku
> yang demikian tidak ada 1 cara ampuh, tetap harus
> dicoba bermacam-macam dan kalau perlu pengulangan
> action. Tapi ada beberapa garis besar yang saya
> rasakan bisa berhasil :
> 1. Beritahukan apa yang tidak boleh. Jangan
> banyak-banyak karena anak tidak bisa menampung
> informasi banyak dalam sekejap, jadi perlu prioritas.
> Kalau saya paling cuma "Dilarang main di dapur, di
> tangga, kamar mandi dan main colokan listrik".
> 2. Ulangi lagi saat dia melanggar. Pengulangan ini
> bisa 10-50 kali sebelum akhirnya dia tahu bahwa itu
> memang dilarang, jadi jangan pernah bosan.
> 3. Singkirkan semua benda yang kita tidak ingin dia
> mainkan, jadi sebangsa, gunting, jarum, botol kaca,
> hiasan meja dll, jangan sampai terlihat. Ini
> mengurangi energi kita untuk selalu berkata 'nggak
> boleh atau 'jangan' juga menghindari si anak
> menganggap remeh larangan kita karena terlalu sering
> didengar. Jangan malu kalau rumah kita dibilang 'nggak
> ada isinya/barangnya' ini demi kebaikan si anak, masih
> ada waktu buat menghias rumah saat mereka besar nanti.
> 4. Kalau sudah begitu yang terakhir dan yang terberat
> adalah Konsisten dengan larangan tersebut. Siapa saja,
> kapan saja dan dimana saja, sesuatu yang dilarang
> harus tetap dilarang, jangan sampai pas ortu nggak
> ada, neneknya ngasi, atau pas ayah nggak lihat, ibunya
> ngasi kalau sudah begitu akan sulit mengembalikan anak
> ke track yang benar. Perlu perjanjian antara
> ibu-ayah-pengasuh hal-hal apa yang akan dilarang dan
> bagaimana penangannya jika terjadi pelanggaran.
> Kalau saya, misalnya papa Dafi yang melarang dan
> menasehati, saya diam atau mendukung, meskipun kadang
> di balik layarnya kita debat juga, begitu juga kalau
> saya yang sedang 'bernyanyi' papanya Dafi harus
> menunggu sampai Dafi nggak lihat sebelum kita diskusi
> lagi.
> Untuk menghentikan perbuatan yang tidak sesuai
> biasanya saya :
> 1. Mengalihkan dengan barang atau kegiatan lain yang
> biasanya Dafi sukai.
> 2. Mengambil/menghilangkan sumbernya, kalau sudah
> begini pasti deh dia ngamuk atau nangis, tapi saya
> bilang "Biarpun Dafi nangis mama nggak akan kasih,
> karena mama sayang sama Dafi dan nggak mau Dafi luka"
> Tapi ya kuping harus tahan dengan tangisan yang
> mengiba. Saya beri waktu 2 menit untuk Dafi nangis
> sepuas hati, biasanya setelah itu dia sudah menerima
> kenyataan bahwa keinginannya tidak akan terpenuhi, dan
> bisa main lagi seperti biasa.
> 3. Kalau dia sudah normal lagi, jangan lupa memuji
> keberhasilannya.
> 4. Lihat kondisi anak saat itu, apakah dia sedang
> lapar/haus, capek, ngantuk, karena tingkah laku yang
> tidak terkontrol bisa disebabkan keadaan ini, jadi
> berikan apa yang dia butuhkan. Kalau Dafi marah-marah
> atau heboh sekitar jam 1 siang maka saya tahu sudah
> waktunya dia tidur, jadi langsung ritual menjelang
> tidur dilakukan.
> 5. Kalau rasanya kita akan marah atau mau melakukan
> sesuatu terhadap anak (memukul, mencubit, dll) maka
> kita harus ambil 'time out' untuk mengembalikan emosi
> yang sudah tinggi (kadang orang tua terlambat
> mengambil langkah ini jadi anaknya sudah keburu
> dibentak/dicubit), padahal kekerasan terhadap anak
> tidak pernah akan membuahkan hasil yang baik. Kalau
> saya merasa sudah akan marah sama Dafi saya pergi dulu
> ke kamar mandi atau ke tempat lain sementara yang lain
> menggantikan sampai saya merasa siap lagi untuk
> menghadapi tingkahnya.
> Memang berat ya jadi orang tua.......
>
> Mamanya Dafi
>
> --- Basuki Rahmat <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> > Saya sekarang mau minta tanggapan rekan-rekan ,
> > bagaimana mengatasi anak
> > Bandel............
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Yahoo! Messenger - Talk while you surf! It's FREE.
> http://im.yahoo.com/
>
>
> >>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
> >> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
> >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
> Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
> Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
--
Assalamu'alaikum wr.wb.
wasalam,
============================================
[EMAIL PROTECTED]
Knowledge Based Engineer
SE/ERDC
Phone : (022)6054485
============================================
>>>> 2.5 Mbps InternetShop >> InternetZone << Margonda Raya 340 <<<<
>> Kirim bunga ke-20 kota di Indonesia? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]