Salam buat Balita Netters,
Seperti yang sudah saya postingkan beberapa waktu yang lalu, mengenai
Aqiqah, mohon kiranya dalam berdiskusi soal yang menyangkut ibadah (dalam
agama Islam), berbicaralah berdasarkan hukum. Hindari bicara atas dasar apa
kata si Fulan, si Falun dsb. Jangan sampai kita masuk kategori manusia
sesat dan menyesatkan. Hukum Aqiqah sudah jelas (posting saya terdahulu).
Allah memberikan kemudahan pada kita, janganlah kita mempersulit diri
sendiri. Dan sebagai tambahan saya cantumkan link yang memuat tanya jawab
soal aqiqah di majalah Hidayatullah:
http://www.hidayatullah.com/2000/03/sakinah.htm
Insya allah menjadi lebih gamblang, lain halnya kalau soal aqiqah ini jadi
bahan ngerumpi, yang akhirnya menjadi tidak jelas arahnya.
Bottom line, kita memang boleh berdiskusi, tapi hendaknya berdiskusilah
dengan dasar yang jelas, khususnya soal agama, mohon tidak bermain2 dengan
hukum agama. Adalah hak Allah mengharamkan dan menghalalkan sesuatu.
Manusia hanya berkewajiban menjalaninya -- kami dengar dan kami patuh.
Bukanlah hak kita menyatakan halal dan haram atas sesuatu.
Salam,
Meidya Derni
>> Cake, parcel lebaran & bunga2 Natal? Klik, http://www.indokado.com
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]