Mbak Rossy,
Maaf saya jawab duluan. Setahu saya IDI sudah
mengeluarkan pernyataan bahwa tidak ada hubungan
antara vaksin MMR dan Autisme dan vaksin tersebut
tidak dilarang di Indonesia.
Terlepas dari diskusi yang sudah berulang kali terjadi
di milis ini dari mulai 1/2 tahun yang lalu saya kira
memang orang tua lah yang berhak mengambil keputusan
bagi anaknya, tentu dengan bekal pengetahuan yang
cukup dan berimbang.

Mamanya Dafi

--- Rosalie Helena <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
> Yth. Dr. Rudy Sutadi,
> 
> Saya kira saya patut berterima kasih kepada Dokter
> Rudy, karena bersedia
> memberikan informasi berdasarkan pengetahuan yang
> Dokter miliki, khususnya
> mengenai
> topik MMR. Terima kasih telah menjelaskan bagaimana
> kemungkinan terpicunya
> autisme oleh vaksinasi MMR bila ada faktor genetik.
> 
> Tentu dokter bisa saja mengabaikan 0,0000001% (angka
> sastra, bukan
> statistik)
> kasus yang terjadi akibat vaksinasi MMR. Tetapi
> dokter mengemukakan masalah
> ini karena mengerti benar arti masa depan seorang
> anak manusia yang ada
> kemungkinan terancam autisme, sekecil apapun
> kemungkinannya (sehingga
> diabaikan dewan terhormat WHO yg juga sekumpulan
> manusia biasa). Jadi
> positif sekali menyerahkan keputusan kepada orangtua
> soal hal tsb. Bukan
> menakut-nakuti, tapi untuk bersikap realistis. 
> 
> Apakah dokter bisa memberi solusi untuk dilemma yang
> dihadapi jutaan
> orangtua di Indonesia?
> Kalau di Jepang vaksinasi MMR serentak dilarang,
> apakah IDI pernah membahas
> soal ini, bukankah ini cukup penting?
> 
> Sekian untuk Dr, Rudy Sutadi.
> 
> Salam,
> Rosalie


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Get personalized email addresses from Yahoo! Mail
http://personal.mail.yahoo.com/

>> Rayakan ultah putra/i Anda dengan kue Teletubbies dll! Klik, 
>http://www.indokado.com/kueultah.html
>> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com
Etika berinternet, email ke: [EMAIL PROTECTED]
Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]





Kirim email ke