Bukan bermaksud untuk menakuti, tapi ada seorang anak teman saya juga mengalami hal serupa, anaknya sulit buang air besar sejak usia beberapa bulan (saya lupa), bahkan walaupun telah diberi makan pepaya (sampai anak tsb bosan & menolak untuk diberi pepaya lagi) dan sayur2an tetap saja frekuensi BABnya hanya kira-kira 3 hari sekali itupun dengan cara memasukkan sejenis obat ke duburnya untuk merangsang keluarnya feses, kejadian tsb berlaku hinggga ia berumur kira-kira 1,5 th, dan ibunya menyadari gak wajar kalau harus begitu seterusnya, dan setelah menjalani serangkaian pemeriksaan dokter, akhirnya diputuskan harus dilakukan operasi berupa tindakan memperbesar diameter dalam ususnya (lupa usus apanya), karena didiagnosa anak tsb mengalami pengecilan usus sejak lahir. Saya lupa di rumah sakit mana dan dokter apa yang menanganinya, saya tadi sudah berusaha menghubungi kedua orang tua anak tsb, tapi keduanya sedang ke kantor, dan saya tidak tahu no. telp kantornya, mungkin nanti malam saya akan bicara dengan mereka untuk menanyakan lebih detail tentang hal ini dan akan saya beritahu mbk Etiek kelanjutannya. Tapi semoga putri mbak Etiek hanya mengalami sembelit saja dan dapat diatasi dengan berbagai saran yang telah diberikan oleh rekan netters lain.
Salam, Bundanya Angger ----- Original Message ----- From: "Bunda" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Thursday, May 16, 2002 5:57 PM Subject: RE: [balita-anda] susah BAB > Dear mbak Etiek, > Dulu anak saya Qiya juga suka mengalami susah BAB .. kadang-kadang malahan keras dan pernah sampai menangis .. > Atas saran beberapa teman di balita-anda juga, saya berikan Gerber yang rasa Prunes untuk melancarkan pupnya, tetap banyak (jng terlalu banyak juga lho) memberikan makanan berserat, buah-buahannya sementara diganti pepaya dan banyak beri minum air putih. > Kalau anak mbak terbiasa makan pisang, sementara jangan beri dulu karena pisang memberikan efek mengeraskan pup, dan organ pencernaan bayi belum bisa menerima. Memang orangtua dulu banyak yang memberikan pisang sebagai makanan lumat pertama untuk bayi, tapi saat ini banyak DSA yang menyarankan pemberian pisang dimulai setelah usia anak 1 tahun apalagi kalau memang ada kesulitan BAB. > > Segitu aja dari saya, semoga bisa membantu > --- On Thu 05/16, Etiek wrote:halo...saya anggota baru nih, anak perempuan saya (11 bulan) susah sekali kalau BAB, pernah waktu itu dia sampai kringetan dan menangis kenceng karena susah untuk BAB dalam arti (maaf) faecesnya keras sampai berdarah dari (maaf lagi) lubang pantatnya.sampai saya sendiri ikutan nangis. Padahal dia suka sayur lho dan senang kalau minum air putih. saya jadi sedih kalau dia sudah mulai untuk BAB. Kadang saya berpikir apakah ini karena keturunan dari saya, karena saya sendiri pernah mengalami hal yang sama bahkan pernah harus dirawat di rumah sakit...mungkin rekan-rekan bisa memberi saya saran ttg hal ini.terima kasih banyak ya....Ibunya Berta > > ------------------------------------------------ > Join Excite! - http://www.excite.com > The most personalized portal on the Web! > >> Kirim bunga ke kota2 di Indonesia dan mancanegara? Klik, http://www.indokado.com/ >> Info balita, http://www.balita-anda.indoglobal.com Stop berlangganan, e-mail ke: [EMAIL PROTECTED]
