Mas Radityo,

 

Kalau mau ikutan jadi peserta FJB 2008 caranya bagaimana ya? Saya
tertarik sekali untuk ikutan tapi belum tahu caranya, mohon
pencerahannya ya.

Terima kasih. 

 

Sincerely,

~Yustina Sri Pujiastuti~

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Thursday, March 06, 2008 1:10 PM
To: [email protected]
Subject: Maaf, tambahan - Re: [bango-mania] Siap-siap puasa

 

Maaf, postingan sebelumnya belum kelar tapi sudah terlanjur masuk ke
milis.

 

Oh ya, menurut kabar.......

 

Lengkapnya:

 

Oh ya, menurut kabar, FJB 2008 bakal tetap digelar ajang Writing
Contest/Blogger Contest/Photo Contest seperti halnya FJB 2007. Yang
menang di tahun lalu tentunya masih diperbolehkan untuk ikutan. So,
tidak dilarang. Siapa tahu menang lagi? Buat yang belum ikutan lomba,
monggo lho...kan hadiahnya lumayan tuh. 

 

 

 

----- Original Message ----- 

From: mediacare <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  

To: bango-mania@ <mailto:[email protected]> yahoogroups.com 

Sent: Thursday, March 06, 2008 1:03 PM

Subject: [bango-mania] Siap-siap puasa

 

Dear All,

 

Saya baru dapat kabar gembira nih. Siap-siap puasa ya...dan jangan lupa
menabung serta kencangkan ikat pinggang. Pasalnya, menurut rencana,
Festival Jajanan Bango 2008 bakal segera digelar menyusul raihan sukses
di tahun lalu dan tahun-tahun sebelumnya. Untuk kota dan lokasinya
dimana, siapa saja pesertanya, serta kapan tanggal pelaksanaannya, maaf,
masih rahasia. 

 

Tapi yang jelas, FJB tahun ini bakal serba 80 (1928 - 2008). Eighty
years old! Orang Jawa bilang: "Wolong Puluh". Ya, itulah usia Kecap
Bango di tahun ini, yang untuk ukuran manusia tentunya termasuk sudah
kakek-kakek. Untuk Kecap Bango bolehlah disebut tua-tua keladi, makin
tua makin menjadi.

 

Oh ya, menurut kabar, 

 

 

Salam penuh semangat,

 

 

Moderator milis Bango Mania

 

--------------------------------------------------------------

 

Berikut sekilas info tentang Kecap Bango (maaf, kalau sudah pernah
baca):

 

Sekilas Kecap Bango

 

Perjalanan panjang telah dilalui kecap Bango, dimana kecap ini telah
dikenal masyarakat luas sejak 1928. Kecap Bango terbuat dari bahan
pilihan terbaik, yaitu kedelai hitam, gula kelapa, air dan garam, tanpa
tambahan zat lainnya seperti pengawet atau pewarna lainnya sehingga rasa
yang dihasilkan benar-benar terasa kecap asli. 

Kedelai adalah  bahan utama dalam pembuatan kecap. Pemilihan kedelai
yang bermutu tinggi amat berpengaruh terhadap kualitas kecap yang
dihasilkan. Oleh karena itu, kecap Bango hanya menggunakan kedelai hitam
sebagai bahan baku utama dalam proses pembuatan kecap. Tak mengherankan
kalau kecap Bango amat disukai masyarakat luas karena rasanya yang gurih
dan khas. 

Bango selalu menggunakan gula kelapa bermutu tinggi sehingga warna hitam
yang dihasilkan oleh kecap Bango sungguh pas, tidak terlalu hitam dan
juga tidak terlalu pucat, begitu juga dengan kekentalannya. Keunggulan
lain dari kecap Bango adalah tidak membubuhkan bumbu, pewarna dan
monosodium glutamate (MSG). Selain itu, dalam proses pembuatannya  tanpa
menggunakan bahan pengawet, sehingga kecap Bango aman untuk dikonsumsi.

Selain penggunaan bahan baku yang terbaik, kecap Bango juga diproduksi
secara alami dan tanpa kompromi, dimana proses yang sama digunakan sejak
1928. Kedelai hitam difermentasikan dengan cara khusus kemudian dimasak
dengan gula kelapa terpilih melalui proses terbaik dan akhirnya dikemas
dengan prima agar terjaga mutunya.

Kini kecap Bango tersedia dalam kemasan :

1.     Botol Beling: 620 ml 

2.     Botol Plastik: 135 ml dan 300 ml 

3.     Kemasan isi ulang: 100 ml; 225 ml; dan 620 ml 

4.     Jerigen 5 liter

 

 

 

 

 

 

 

 

 

mediacare
http://www.mediacar <http://www.mediacare.biz> e.biz

 

Kirim email ke