Sambutan Walikota Surabaya pada pembukaan Festival Jajanan Bango 2008 Tanggal 10 Mei 2008 ________________________________________________
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Yang saya hormati: - Sdr. Direktur Divisi Makanan PT Unilever Indonesia Tbk. - Sdr. Ketua Panitia Penyelenggara - Para peserta Festival Jajanan Bango 2008 - Hadirin dan undangan yang berbahagia Syukur Alhamdulillah kita panjatkan kehadirat Allah SWT. atas limpahan rahmat dan karuniaNya, sehingga dalam keadaan sehat wal'afiat, pada hari ini kita dapat menghadiri acara Pembukaan Festival Jajanan Bango (FJB) tahun 2008 yang diselenggarakan oleh PT. Unilever Indonesia Tbk bertepatan dengan perayaan ulang tahun Bango ke-80. Mengiringi rasa syukur ini, saya sampaikan ucapan "terima kasih" kepada ketua panitia penyelenggara beserta semua pihak terkait yang telah memberikan kehormatan kepada Surabaya sebagai kota pertama untuk gelar Festival Jajanan Bango (FJB) tahun 2008, sekaligus merayakan ulang tahun kota Surabaya ke-715. Saudara-saudara sekalian, Melalui kegiatan Festival Jajanan Bango ini dapat kita nikmati berbagai sajian makanan tradisional Nusantara warisan nenek moyang kita, yang mungkin sudah jarang kita peroleh seperti Lontong Balap, Sate Klopo, Tahu Tek, Rujak Uleg dan lain sebagainya. Makanan-makanan tersebut ternyata juga sangat digemari tidak saja oleh warga kota Surabaya namun juga para turis mancanegara. Selain aneka makanan dan jajanan lezat penuh selera khas Jawa Timuran, para Duta Bango dari berbagai daerah juga siap menawarkan santapan yang tak kalah nikmatnya. Kiranya inilah kelebihan dari Festival Jajanan Bango, dimana kita bisa menikmati berbagai makanan khas daerah Nusantara tanpa harus mengunjungi satu-persatu tempat makan enak yang tersebar di berbagai daerah. Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya merasa bangga melihat semangat dan antusias para penjaja makanan maupun masyarakat pengunjung, hal ini membuktikan bahwa kegiatan tersebut mendapat respon dan tempat di hati warga kota Surabaya. Mudah-mudahan melalui kegiatan Festival Jajanan Bango 2008 ini, berpengaruh positif terhadap upaya melestarikan berbagai makanan tradisional Surabaya yang tidak ada duanya di daerah lain. Kegiatan ini juga merupakan upaya lebih mencintai produk dalam negeri kita sendiri, sehingga makanan khas Surabaya tidak akan hilang dan menjadi cerita saja bagi anak cucu kita, karena kita tahu bahwa saat ini telah banyak makanan-makanan dari mancanegara yang masuk ke Surabaya dan digemari oleh warga kota. Akhirnya saya ucapkan "Selamat Ulang Tahun" kepada Kecap Bango yang ke-80, mudah-mudahan Kecap Bango tetap konsisten menjaga kualitas rasa yang telah teruji selama ini sehingga tetap diminati oleh masyarakat Surabaya khususnya dan Indonesia pada umumnya. Saudara-saudara sekalian, Demikian beberapa hal yang perlu saya sampaikan, dan dengan mengucap "Bismillahirrohmanirrohiim" Festival Jajanan Bango 2008 secara resmi saya nyatakan dapat dibuka dan dimulai! Sekian, terima kasih. Wassalamu'alaikum Wr. Wb. Surabaya, 10 Mei 2008 Walikota Surabaya, Bambang Dwi Hartono Catatan: Sambutan tersebut dibacakan oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemkot Surabaya
