Dear All

Mungkin kalau membaca judul diatas kita akan membayangkan bahwa ini  
adalah suatu expo yang menarik, khususnya buat mereka pencinta anggur  
dan keju (wine and Cheese).
Saya punya gambaran ini adalah suatu ajang atau event dimana tersedia  
berbagai macam wine dan cheese disajikan seperti halnya pada wine  
festival umumnya.
Maka ketika mendengar ada acara ini mulai tanggal 16 hingga 18 Mei  
2008 bertempat di Lobby Mall Kelapa Gading 3 Jakarta Utara, maka saya  
segera menuju kesana untuk mencicipi berbagai macam wine dan cheese.

Dengan membayar tiket masuk sebesar Rp20.000.- saya mulai melihat  
wine apa saja yang dijual disana. Mulai dari wine buatan Afrika  
Selatan, Canada, New Zealand dan Portugal hingga wine buatan Chili  
dan Argentina. Tidak terlalu banyak wine yang dipamerkan disana tapi  
kehadiran beberapa stand wine yang mewakili distributor wine untuk  
Indonesia, menurut saya cukup memadai meski ada beberapa favorite  
wine yang saya sukai ternyata tidak dijual disana. Beberapa macam  
wine disediakan disana untuk dicicipi, mulai dari yang sweet hingga  
yang dry.

Setelah mencicipi beberapa macam wine, saya ingin melihat dan  
mencicipi keju.
Ternyata betapa kecewanya saya karena Cheese Expo pada acara ini jauh  
dari gambaran yang saya buat ketika mau datang ke acara ini.
Saya membayangkan sebuah meja panjang lalu diatasnya disediakan  
piring piring yang berisi berbagai macam keju mulai dari cheddar  
cheese sampai yang rockford, disetiap piring disediakan potongan  
chesse dan juga tercantum mereknya dan keterangan cocoknya dimakan  
dengan anggur atau dengan biscuit dan sebagainya.

Betapa mengecewakan, ternyata yang ada hanyalah sebuah piring kaca  
yang diisi seperempat bagiannya dengan beberapa potongan keju kecil  
kecil ukuran 1/2 cm persegi, ketika tamu mencicipi potongan itu dan  
hampir habis baru dipotong potong lagi tambahannya.
Ketika saya tanyakan mana display cheese dan testernya, mereka bilang  
hanya itulah yang berada diatas piring kaca besar testernya, saya  
langsung teringat model icip icip makanan di supermarket.

Cara penyajian ini sangat jauh sekali dari isitilah festival apalagi  
Cheese expo. Mungkin tepatnya ini hanyalah stand berjualan cheese dan  
untuk sekedar menyenangkan pengunjung dibuatlah potongan potongan  
yang sangat kecil untuk sekedar mencoba rasa cheese, mungkin kalau  
seperti itu saya bisa mencoba sendiri dirumah.
Kalaupun mau mencoba yang tipe cheese camembert (spread cheese)  
mereka cuma menyediakan biscuit dipotong dua di olesi cheese itu baru  
diberikan kepada pengunjung.

Sayang Wine dan Cheese Expo yang disajikan pada acara ini tidak  
sebesar gaung promosinya.

Namun saya merasa terhibur sedikit dengan harga wine yang dijual disana.
Harga yang dijual disana lebih murah sekitar 20 hingga 30 persen dari  
yang dijual di supermarket atau toko wine diluaran.
Dengan kartu creditpun tidak dikenakan charga tambahan 3 prosen,  
bahkan dengan salah satu kartu credit tertentu berhak dapat diskon  
lagi 10%.
Kalau anda mau mencicipi saya rekomendasikan yang "Moscato de Asti"  
terasa manis dan wangi dan sangat cocok untuk lidah orang asia.


Selamat berkunjung
Anthony
(Anggota Wine Society di Jakarta)



Kirim email ke