Waduh....

Ini bener gak siy?? Gawat-gawat....

-----Original Message-----
From: Nurharyanti, Elisabet [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: 20 Juni 2008 15:55
To: Sari Dewi, Litarius ; Lolang, Ricka ; Paskah, Sissy (EXT); Kuntadi, 
Affiyani ; Suci, Rini ; Yulviana, Nova ; Liana, Liana (EXT); Flora, Anastasia ; 
Suherna, Hery ; Riadi, Hikmat ; Inta Maesarinta; Irene Mihardja; Bernadete Isti 
Ardina; [EMAIL PROTECTED]; Erna Nur hidayatie; Sylvia Jinara; Ani [Secretary 
HRD - HQ]; Nurzanah, Wina (EXT-Other - ID/Jakarta)
Subject: FW: Gula AREN / JAWA mengandung formalin

 

-----Original Message-----
From: Martina [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Thursday, June 19, 2008 2:35 PM
To: undisclosed-recipients
Subject: FW: Gula AREN / JAWA mengandung formalin




        Gula AREN / JAWA mengandung formalin

Gula AREN / JAWA mengandung formalin Wed Jun 11, 2008 11:43 pm (PDT)
from milis tetangga...

Dear Prends,
Sepertinya udah cukup dech kita ngedenger berita-berita tentang
penyakit, seperti cancer lach.... yang ternyata pemicu utamanya adalah
makanan yang kita makan. Gw belakangan  ini baru tahu kalau GULA AREN
alias GULA JAWA yang coklat kayak batu itu mengandung FORMALIN.

Informasi ini saya dapat dari seseorang yang dapat dipercaya, karena dia
usahanya jualan jamu dan membuat minuman juice dalam botol tanpa
pengawet sedikitpun! Menariknya racikan minumannya itu pake gulanya gula
jawa, ternyata setelah diselikidi mengandung formalin.... kemudian dia
berusaha mencari yang tidak mengandung formalin..ternyata tidak ada,
alias hampir semua mengandung formalin. 

Akhirnya dia langsung ke petaninya, dia pikir bisa dapat yang free
formalin ternyata tidak juga, sebab diberi formalin atas instruksi para
tengkulak, dimana kalau tidak dilakukan maka tidak ada yang mau beli.
Jadi formalin itu sudah diteteskan atau dituangkan diatas pohon.

Memang efek dari formalin itu membuat gula jawa jadi lebih awet dan agak
keras (tidak lembek). dan untuk proses memasaknya juga lebih cepet....
Kemudian dia bilang, stop pake formalin.. nanti gulanya saya yang
beli.... kalau para tengkulak itu tidak mau beli.... 

Lucunya para petani itu tidak mau makan gula jawanya loch.. karena dia
tahu itu mengandung racun..... sementara kita? telen terus... dech tuch
racun....
Nach sebenarnya gula jawa ini diaplikasikan kemana saja yaa? Oh ternyata
banyak (dan ini yang saya tahu), misalnya: 
1. Kolak, hampir semua kolak pake gula jawa... jadi yang biasa buka
puasa pake kolak, yaa selamet aja minum... formalin 
2. Kue-kue yang pake gula jawa, roti gambang 
3. Gado-gado, ketoprak? 
4. Rujak 
5. Brown sugar dsb.
        
Untuk mengetahui mana gula jawa yang pakai pengawet formalin bisa
dipakai tips berikut:
1. Ternyata Gula Jawa yang sehat itu yang dirubung lalat atau semut?
seperti halnya daun yang sehat tanpa DDT adalah daun yang ada ulatnya.
Hik hik hik ternyata binatang-binatang itu membantu kita sebagai
detector racun yaa?
2. Pilih gula aren/jawa yang lembek dan mudah meleleh, karena yang pakai
formalin itu membuatnya menjadi keras.
3. Gula aren/jawa yang tidak pakai pengawet itu harum...
4. Yang sudah pasti karena tidak pakai pengawet gula jawa itu harus baik
kemasannya karena mudah rusak. 

Nach selamat mencari gula jawa yang asli tanpa formalin.... Yach..
ternyata banyak sekali orang memasukkan racun dalam makanan secara
sengaja sekedar mencari keuntungan.. . yang ujung-ujungnya bisa
menimbulkan banyak penyakit terutama cancer... herannya Badan Pemerintah
yang berwenang ngurusin masalah makanan kok gak bisa berkutik yaa?
Mudah-mudahan bermanfaat.. ..       





DISCLAIMER :

The Information contained in this communication (including any
attachments) is privileged and confidential, and may be legally exempt
from disclosure under applicable law. It is intended only for the
specific purpose of being used by the individual or entity to whom it is
addressed.

If  you are not the addressee indicated in this message (or are
responsible for delivery of the message to such person), you must not
disclose, disseminate, distribute, deliver, copy, circulate, rely on or
use any of the information contained in this transmission.

We apologize if you have received this communication in error; kindly
inform the sender accordingly. Please also ensure that this original
message and any record of it is permanently deleted from your computer
system. We do not give or endorse any opinions, conclusions and other
information in this message that do not relate to our official business.






DISCLAIMER:
The contents of this email and attachments are confidential and may be
subject to legal privilege. Any unauthorized use, copying, disclosure or
communicating any part of it to others is strictly prohibited and may be
unlawful. If you are not the intended recipient you must not use, copy,
distribute or rely on this email and should please return it immediately
to the sender or notify us and delete the email and any attachments from
your system. We cannot accept liability for loss or damage resulting
from computer viruses. The integrity of email across the Internet cannot
be guaranteed and PT Asuransi Astra Buana will not accept liability for
any claims arising as a result of the use of this medium for
transmissions by or to PT Asuransi Astra Buana.

Internal Virus Database is out-of-date.
Checked by AVG Free Edition. 
Version: 7.5.476 / Virus Database: 269.13.18/1007 - Release Date: 13/09/2007 
21:48
 

Internal Virus Database is out-of-date.
Checked by AVG Free Edition. 
Version: 7.5.476 / Virus Database: 269.13.18/1007 - Release Date: 13/09/2007 
21:48
 

Kirim email ke