.:: Festival Jajanan Bango Diserbu Masyarakat Bandung Saturday, 28 Jun 2008 17:16:48 PM written by asep yulianto
(Bandung) : Sedikitnya 80 stand makanan tradisional Jawa Barat dan dari daerah lain di Indonesia meramaikan Festival Jajanan Bango (FJB) 2008 yang digelar oleh Perusahaan Kecap Bango di Lapangan Gasibu, Bandung, Sabtu (28/6) siang hingga malam hari pukul 23.00 WIB. Festival Jajanan ini sangat diapresiasi oleh masyarakat Bandung dan sekitarnya. Terlihat dari ribuan masyarakat yang rela berdesak-desakan antri menyerbu untuk membeli makanan tradisional yang dipajang di beberapa stan. Seperti stand Otak-otak Bu'Le, es durian, Batagor Elizabeth, Pepes Ikan Tasik, Sate Hadori, Lontong Kari Gang Kebon Karet dll. Acara ini untuk memperingati ulang tahun Kecap Bango ke-80 sehingga terdapat 80 jenis stand makanan khas Jabar. Festival ini dibuka Wagub Jawa Barat, H.Dede Yusuf didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Askary Wirantaatmadja. Sebagai penyelenggara dihadiri Direktur Divisi Makanan PT. Unilever Indonesia, Tbk Okty Damayanti, Brand Manager Bango Memoria Dwi Prasita, dan External Communication Manager PT Unilever Indonesia, TBk Nurulita Novi Arlaida. Saat membuka acara festival, Dede Yusuf mengatakan, pihaknya berharap makanan tradisional rakyat Jawa Barat, misalnya lotek dan batagor, bisa menjadi makanan dunia. "Sebenarnya makanan hamburger tadinya adalah makanan rakyat atau tradisional. Namun karena diangkat ke dunia internasional, makanan tersebut juga menjadi makanan internasional," katanya. Karena itu, Dede berharap festival seperti ini berkontribusi untuk mengangkat makanan khas Jabar untuk mendunia. "Dengan semakin berkembangnya makanan rakyat, meningkat pula pemakaian bahan lokal yang kelak bisa menaikkan kesejahteraan petani. Terutama petani kedelai yang bisa diajak menanam kedelai bekerja sama dengan Perusahaan Kecap Bango. Karena saat ini kedelai masih banyak impor dari Amerika Serikat," kata Dede. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandung Askary mengatakan, Kota Bandung dikenal sebagai kota tujuan wisata terutama wisata kuliner. Dari Kota Bandung dan sekitarnya banyak dihasilkan makanan khas Jawa Barat. Menurutnya, bukan hanya menjadi tujuan wiasta kuliner, saking banyaknya makanan khas Jabar, di Kota Bandung seharusnya tiap minggu tercipta makanan kreasi baru. "Dengan adanya festival ini, kami dari Pemkot Bandung sangat berterima kasih kepada Kecap Bango yang peduli terhadap makanan tradisional. Mudah-mudahan bisa menjadi even tahunan yang bisa menarik wisatawan menuju Kota Bandung,"tuturnya. Sedangkan Brand Manager Kecap Bango, Memoria Dwi Prasita ( Memor) mengatakan, pihaknya menggelar festival jajanan ini karena hanya sebagian kecil yang mengetahui makanan khas Jabar. Padahal, jumlah makanan khas dari Jabar sangat banyak. "Diharapkan dengan festival jajanan ini terujud kecintaan masyarakat Indonesia terhadap warisan kuliner nusantara. Sehingga makanan tradisional ini semakin tumbuh dan berkembang hingga meluas," ujarnya. http://bentarnews.com/index.php?page=detail&content=Ragam&id=174&contentsub= mediacare http://www.mediacare.biz
