Saya kalo ke Cirebon kangen sama nasi jambalng Mang Dul. Kalo nginep di
Hotel Tryas, murah meriah. Nyaman

 

Salam,

YB

 

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of Nuniek Mokoginta
Sent: 25 September 2008 5:53
To: [email protected]
Subject: Re: [bango-mania] Info Mudik: Cirebon

 


TQ mas, kebetulan juga saya mau ke Cirebon, mustinya ditambahin kalau cape
bisa mampir ke hotel prima di Cirebon atau Sangkan Hurip (yang via kuningan)
he3...
http://www.hotelprimagroup.com. 

Selamat Mudik, mohon maaf lahir bathin, 

Salam, n

--- On Wed, 9/24/08, mediacare <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: mediacare <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [bango-mania] Info Mudik: Cirebon
To: [email protected], [EMAIL PROTECTED]
Date: Wednesday, September 24, 2008, 2:12 PM

Tetap happy saat terjebak macet di Cirebon

 

Seperti tahun-tahun sebelumnya Kabupaten Cirebon adalah jalur tersibuk dan
terpadat di masa arus mudik dan balik lebaran. Hal ini dikarenakan Kabupaten
Cirebon adalah perbatasan wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah di jalur
pantura.

Namun kepadatan jalur lalu lintas di wilayah Kabupaten Cirebon jangan
terlalu dikhawatirkan karena para pemudik dapat beristirahat sejenak sambil
berwisata di Kabupaten Cirebon. Mulai dari wisata rohani, wisata belanja
sampai wisata kuliner.

Kepada para pemudik dihimbau untuk berhati-hati dalam menjalankan
kendaraannya. Beristirahatlah apabila terasa lelah/ngantuk. Udara Cirebon
sangat panas dan matahari bersinar sangat terik. Untuk itu pastikan AC
kendaraan berfungsi dengan baik. Kalaupun kendaraan tidak dilengkapi dengan
AC, agar tetap dalam kondisi yang fit selama perjalanan, sempatkan untuk
beristirahat di mesjid, di tempat-tempat rindang lainnya atau mampir sejenak
ke tempat wisata di Kabupaten Cirebon. 

Berikut ini jalur padat yang rawan macet namun dapat dimanfaatkan para
pemudik untuk beristirahat sambil menikmati kekhasan Kabupaten Cirebon:

- Pasar Celancang 

Kemacetan di sekitar Pasar Celancang terjadi karena adanya pasar tumpah.
Hari pasaran adalah hari Jumat namun menjelang lebaran, jalur di sekitar
pasar ini kerap dilanda kemacetan karena banyaknya masyarakat yang
berbelanja ke pasar tersebut dan juga volume arus lalu lintas yang kian
padat.

Dari arah Jakarta/Indramayu, sekitar 2 km sebelum Pasar Celancang, tepatnya
di sebelah Kantor Kecamatan Suranenggala terdapat Tempat Pelelangan Ikan
(TPI). Pemudik dapat menjumpai hasil laut segar yang baru diturunkan dari
kapal/perahu, biasanya mulai pukul 13.00 hingga sore hari. 

- Makam Sunan Gunung Jati

Sekitar 1 km dari Pasar Celancang, para pemudik akan melewati Kompleks Makam
Sunan Gunung Jati. Di sini, para pemudik dapat berwisata rohani dengan
melakukan ziarah kubur ke makam Sunan Gunung Jati dan istrinya yang berasal
dari Tiongkok, Putri Ong Tien. Pada hari-hari biasa, kompleks makam ini
banyak dikunjungi oleh peziarah dari seluruh nusantara.

- Pasar Tegal Gubug

Apabila di pertigaan Celeng-Indramayu pemudik mengambil jalur belok kanan
menuju Palimanan, maka pemudik akan melewati Pasar Tegal Gubug. Daerah ini
rawan macet terutama saat hari pasaran yaitu hari Selasa dan Sabtu. 

Pasar Tegal Gubug-Arjawinangun dikenal sebagai sentra penjualan tekstil
terbesar di Asia Tenggara. Para pemudik dapat berbelanja aneka tekstil,
mulai dari kain meteran/kiloan sampai pakaian jadi dengan harga yang lebih
murah.

Sekitar Tegal Gubug, di Desa Gegesik Wetan Kecamatan Gegesik (sekitar 7 km
dari Pasar Tegal Gubug) terdapat sentra Lukisan Kaca. 

Masih di wilayah Arjawinangun, di Desa Slangit, dapat ditemui para pengrajin
topeng yang biasa digunakan untuk Tari Topeng, tarian khas Cirebon.

- Pasar Jamblang

Bagi pemudik yang melintasi Cirebon di malam hari, setelah Palimanan, maka
akan melewati daerah Jamblang. Di Pasar Jamblang ini, khususnya di malam
hari, banyak yang berjualan Sega Jamblang (Nasi Jamblang) yang merupakan
makanan khas Cirebon. Nasi jamblang terdiri dari nasi putih yang dibungkus
dengan daun jati dalam ukuran yang kecil, sedangkan lauk pauknya terdiri
dari pepes telur rajungan, otak, semur tahu, jambal asin, semur daging, tahu
tempe goreng serta masih banyak lagi.

Apabila pemudik menggunakan jalan tol (tidak melalui jalur Jamblang), begitu
keluar dari pintu tol Plumbon (Jalan Tol Palikanci) pemudik akan menjumpai
Sentra Industri Rotan Terbesar di Dunia, yaitu Desa Tegalwangi dan
sekitarnya.

Para pemudik dapat berbelanja aneka produk rotan kualitas ekspor dengan
harga yang relatif murah, mulai dari furnitur, souvenir sampai pernak-pernik
hiasan rumah.

- Pasar Pasalaran Plered

Setelah melewati daerah Tegalwangi, para pemudik biasanya terjebak kemacetan
di Pasar Plered. Dari arah Tegalwangi, pasar ini terletak di sebelah kiri
perempatan lampu merah. Apabila belok kanan menuju Kompleks Perkantoran
Pemerintah Kabupaten Cirebon di Sumber sedangkan belok kiri menuju Desa
Wisata Belanja Batik Cirebonan, Trusmi. 

Di Desa Trusmi, dapat dijumpai banyak home industry yang menjual batik khas
Cirebon. Sentra batik ini akan lebih ramai pada akhir pekan oleh pembeli
yang datang dari luar kota dan luar negeri. Motif batik yang terkenal dari
kawasan ini adalah motif Mega Mendung.

Apabila pemudik ingin memasuki kawasan batik namun enggan terhadang
kemacetan pasar, tidak perlu belok kiri setelah melewati perempatan lampu
merah Pasar Plered. Dari perempatan tersebut berjalan sekitar satu
kilometer, di sebelah kiri ada Jalan Panembahan. Di Panembahan banyak juga
dijumpai showroom dan home industry . Desa Panembahan ini, masih
bersebelahan dengan Desa Trusmi, karenanya ada jalan yang menghubungkan
kedua kawasan ini. 

Apabila masih punya waktu, dari Trusmi para pemudik dapat meneruskan
perjalanan ke Desa Kaliwulu. Desa ini dikenal sebagai sentra industri mebel
kayu. Jangan khawatir kesulitan membawa barang yang dibeli karena barang
yang dibeli tersebut bisa diantar ke rumah pembeli, bahkan pembeli yang
berasal dari luar kota.

- Pasar Kue Setu

Tidak jauh dari Pasar Plered, para pemudik akan kembali dihadang kemacetan
Pasar Kue Setu. Kue-kue yang penjualannya tersebar hingga ke hampir seluruh
Indonesia dan kebanyakan berupa cemilan ini diproduksi oleh industri rumahan
di Desa Setu dan sekitarnya. 

Cemilan khas cirebon yang banyak dijual bernama unik, diantaranya kerupuk
kulit kerbau/rambak, kerupuk melarat, kerupuk geol, kerupuk upil, kerupuk
gendar, kerupuk jengkol, jagung marning, rengginang mini, emping, kelitik,
kue atom, maypilow, kembang andul, ladu, simpil, gapit, otokowok, opak,
welus, sagon dan masih banyak lagi.

Di sepanjang jalan Plered-Setu- Tengah Tani ini para pemudik juga dapat
menikmati makanan khas Cirebon di daerah asalnya, yaitu Empal Gentong Plered
sebagai hidangan berbuka puasa. Empal di Cirebon berbeda dengan empal pada
umumnya, yaitu tidak berbentuk kering seperti gepuk namun empal gentong ini
sekilas mirip gulai sapi dan dimasak dengan menggunakan gentong dan kayu
bakar. Sekarang empal gentong dibuat variasi, Empal Gentong Asem, yaitu
empal dengan kuah bening dan terasa asam menyegarkan, sangat cocok untuk
mereka yang menghindari kuah santan.

Selain kue cemilan, di sekitar Pasar Setu ini banyak pula dijual sandal
karet dan kulit. Penjualan sandal produksi industri rumahan ini sudah
menyebar hingga ke pelosok nusantara.

Di sepanjang jalan Plered-Setu- Tengah Tani ini para pemudik juga dapat
menikmati makanan khas Cirebon di daerah asalnya, yaitu Empal Gentong Plered
sebagai hidangan berbuka puasa.

Di Kecamatan Tengah Tani ini terdapat pula sentra kerajinan kulit kerang
yang sangat pas untuk dibawa sebagai souvenir/oleh- oleh bagi kerabat. Kulit
kerang ini diolah sedemikian rupa hingga dibuat menjadi lampu, bingkai,
hiasan dinding, vas bunga dan masih banyak lagi.

- Pasar Gebang

Kemacetan terparah di wilayah Kabupaten Cirebon biasanya terjadi di sekitar
Pasar Gebang. Hal ini terjadi karena pasar tumpah. Di sepanjang pasar ini
para pemudik juga dapat berbelanja aneka jenis ikan laut segar.

Sekitar 5 km dari Pasar Gebang, di sebelah kiri, dapat dijumpai Pasar
Bawang, yang akan sangat ramai pada masa panen. 

Sebagai informasi, di sepanjang jalur mudik banyak ditemui warung-warung
dadakan yang menjual aneka makanan khas Cirebon. Banyak pula operator
seluler dan bengkel resmi kendaraan bermotor yang membuka outlet dan dapat
digunakan sebagai tempat beristirahat.

Untuk para pemudik yang memerlukan bantuan kesehatan, Pemerintah Kabupaten
Cirebon menyediakan fasilitas kesehatan di tiap puskesmas yang berada di
jalur mudik pantura.

Apabila Melintasi Jalur Kota Cirebon

Pemudik yang datang dari arah Palimanan - Kedawung - By Pass bisa memasuki
daerah Kota Cirebon melalui Jl. Tuparev. Pada saat siang hari dan sore hari
menjelang buka puasa, lalu lintas sepanjang jalan ini cenderung padat bahkan
di sekitar jembatan perbatasan Kabupaten - Kota (dekat Tower PDAM "Selamat
Datang di Kota Cirebon") kerap terjadi kemacetan.

Sedangkan pemudik yang datang dari arah Indramayu pada saat melewati Krucuk
(Depan Gedung Merdeka/Kantor Bakorwil Cirebon) dapat langsung belok kiri ke
Jl. P. Diponegoro apabila tidak ingin melewati kota. Namun untuk yang ingin
melewati kota bisa mengambil arah lurus ke Jl. Siliwangi.

Jalan rawan macet di Kota Cirebon:

Jl. Tuparev

Jl. RA Kartini

Jl. Tentara Pelajar

Jl. Cipto Mangunkusomo (mulai depan Mal Grage - Carrefour)

Jl. Siliwangi (mulai Toserba Yogya - Toserba Asia)

Jl. Karanggetas

Jl. Pekiringan

Jl. Sisingamangaraja (mulai Pintu I Pelabuhan - Sekolah Santa Maria)

Jl. Abdurahman Saleh (dh. Jl. Bahagia)

Jl. Nyimas Gandasari (dh. Jl. Kembar)

Jl. Lawanggada

Jl. Pekalipan

Tempat Makan Khas untuk Berbuka Puasa di wilayah Kota Cirebon:

Empal Gentong

Gentong Sari, Jl. Tuparev, dekat lampu merah, depan Polsek Cirebon Barat

Mang Dharma, Jl. Slamet Riyadi - Krucuk

Nasi Jamblang

Depan Mal Grage, Jl. Tentara Pelajar - Gunungsari (tanyakan harga sebelum
makan)

Nasi Jamblang Pelabuhan, Jl. Yos Sudarso, dekat Pintu III Pelabuhan  

Nasi Lengko & Sate Kambing

Jl. Pagongan, sebelah Kantor Telkom

Pujasera

Tenda CSB, Jl. Cipto MK (free hot spot)

Wisata Kuliner, Jl. Kesambi

Warung Mang Kapi, Jl. Tentara Pelajar

Pujasera Lido Bowling, Jl. Cipto MK

Parkir Barat Mal Grage, Jl. Tentara Pelajar (free hot spot)

Warung Tenda/Kakilima

Sepanjang Jl. RA Kartini

Sepanjang Jl. Tuparev

Sepanjang Jl. Cipto MK (mulai depan SMAN 2 - depan Carrefour)

Sepanjang Jl. Tentara Pelajar, mulai depan Mal Grage - jalan kereta api
dekat Jl. Ampera

Sea Food

H. Moel's Seafood, Jl. Kalibaru dan Jl. Cipto MK (depan SMA Kristen)

Hasil Laut Indonesia - Tenda CSB, Jl. Cipto MK

Toko Bahan Kue

Toko Sanitas, Jl. Pasuketan (buka Senin - Sabtu, pk. 08.00 - 17.00)

Toko Subur, Pasar Kanoman (buka tiap hari, pk. 07.00 - 16.00)

Hampir semua tempat makan di atas mempunyai mushola yang cukup memadai dan
beberapa di antaranya menawarkan lokasi open air, sangat cocok untuk
menikmati buka puasa yang sejuk di tengah panasnya udara Cirebon meski malam
menjelang. 

Have a nice trip and take care!

 

mediacare
http://www.mediacare.biz

 

 

Kirim email ke