Maoooo...ayo kita cobain..dijakarta ada ngak hehehe..??
enak kayaknya yg bening2 gitu yah..seger..tambah sambal,jeruk
nipis..slruupp..nyam..nyam...hahaha

'el'



--- In [email protected], "mediacare" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> 
> ----- Original Message ----- 
> From: ruang baca 
> To: [EMAIL PROTECTED] 
> Sent: Tuesday, October 28, 2008 4:20 PM
> Subject: [Ruang Baca] Sedapnya Cita Rasa Rawon Malang
> 
> 
> 
> Ada banyak jenis rawon di Jawa Timur, namun ada satu yang khas,
yaitu Rawon Malang nan gurih. Salah satu jenis Rawon Malang ini, di
Surabaya yang cukup terkenal ada di Depot Rawon Malang MM.
> 
> BAGI Anda penikmat rawon istimewa ini dan tinggal di Surabaya tak
perlu lagi jauh-jauh ke Malang, karena di Jl. Embong Kemiri, Ruko
Kayoon 46 E telah tersedia. Silakan mampir ke Depot Rawon Malang MM.
> Di sana Anda bisa menikmati berbagai jenis rawon malang yang lezat.
Mulai Rawon Iga, Rawon Buntut, maupun Rawon Empal. Keistimewaan Rawon
Empal selalu menggoda selera, karena aroma gurihnya yang begitu
kental. Apalagi disajikan dengan potongan daging empal yang lembut
plus sambal dan kecambah yang bikin sulit sekali untuk tidak tergoda
olehnya.
> Dibandingkan dengan rawon-rawon lainnya, tekstur kuah Rawon Malang
begitu terlihat agak bening, karena terbebas dari endapan lemak dari
rebusan daging sapi. Dan hal itulah yang membuat rasanya begitu segar
di lidah dan tenggorokan. ”Itu salah satu keunggulan dari rawon
kami. Kuah yang kami sajikan sengaja kami buat tanpa lemak, sehinga
terasa segar. Siapa pun bebas menikmati rawon kami tanpa perlu
gangguan kolesterol,” ungkap Rudy didampingi Krisrtin Susilowati,
sang pemilik depot.
> Istimewanya lagi, bumbu-bumbu yang diracik didatangkan khusus dari
daerah asalnya, Malang. ”Semua bumbu masakan dibuat sendiri tanpa
koki,” sambung Kristin. Begitu juga dengan daging empalnya, berasa
sedikit manis dengan potongan yang selaras dengan tekstur serat daging.
> Rawon Iganya juga cukup mantap. Dengan potongan-potongan tulang iga
sapi pilihan, dijamin Anda pasti sulit melupakan kekhasannya.
”Selain kuah, seluruh daging yang kami gunakan untuk rawon dan
masakan lainnya diproses terlebih dahulu sehingga bebas lemak. Banyak
pelanggan yang menyebut masakan yang kami sajikan tetap sehat,”
pungkas Rudy. *
> 
> 
> 
> 
> 
> --
> Posted By ruang baca to Ruang Baca on 10/28/2008 04:17:00 PM
>


Kirim email ke