Nyam..... Nyam..... di Jakarta ada nggak ya ? Atau paling nggak ada di Jakarta 
apa ada Warung ato Resto khusus yang spesialis menunya adalah Ikan Tawar 
(Mujair, Nila, Gurame, Wader, Belut, Lele) dengan Sambel yang mantep dan 
lalapan, selain Ikan Nila Pak Ugi ya, karena udah pernah ngrasain

  ----- Original Message ----- 
  From: mediacare 
  To: [email protected] 
  Sent: Monday, March 23, 2009 6:30 AM
  Subject: [bango-mania] Re: [mediacare] Wader Goreng Sambal Terasi




  http://mediacare.blogspot.com
    ----- Original Message ----- 
    From: Abdul Rohim 
    To: [email protected] ; [email protected] 
    Sent: Saturday, March 21, 2009 1:12 PM
    Subject: [mediacare] Wader Goreng Sambal Terasi




          Wader Goreng Sambal Terasi
          Kenikmatan Bersantap Terasa Kian Serasi.
          Hari mulai siang. Puluhan kendaraan bermotor berangsur-agsur datang. 
Tidak hanya kendaraan roda dua. Mobil berbagai merek dan tak sedikit yang 
kinclong tampak parkir berjajar tepat di depan sebuah warung di kawasan 
Ketintang Permai Selatan, Surabaya: Warung Wader Kincir Angin milik Wardi. 
          Pengunjung siang itu--yang merupakan pelanggan warung--terdiri atas 
beragam kalangan. Ada rombongan pegawai negeri sipil dari berbagai instansi. 
Ada karyawan swasta berbagai perusahaan, mahasiswa, juga masyarakat biasa. 
          Bersamaan dengan arah jarum jam menunjuk pada pukul 11.00 hingga 
pukul 14.00 WIB, bertepatan dengan jam santap siang, warung semakin padat. 
          Di dalam warung, ada yang memilih duduk lesehan, ada pula yang 
menempati kursi yang ditata rapi di antara meja-meja panjang. Sambil ngobrol 
ringan, mereka tampak lahap menyantap menu andalan warung ini: wader goreng. 
"Yang membuat sensasi kenikmatan karena wader disajikan di atas piring tanah," 
kata Sholihin, salah seorang pegawai swasta yang mengaku selalu menyempatkan 
diri mampir ke warung ini dua kali sepekan. 
          Di warung tersebut, penyuka makanan memang disuguhi wader goreng 
disertai sambal terasi khas Surabaya. Hidangan dilengkapi dengan beragam 
pilihan nasi, dari nasi putih biasa, nasi jagung, sampai nasi gurih. Banyaknya 
porsi nasi disediakan secara bebas. Pembeli bisa sesuka hati mengambil sesuai 
keinginan. 
          Menu pun masih dilengkapi kacang panjang, daun kemangi, daun papaya 
rebus, serta mentimun sebagai bahan lalapan. Maka, yang tampak saat itu adalah 
tangan yang cekatan menyuapkan sajian ke mulut, disertai dengan keringat 
bercucuran membasahi wajah yang dipicu rasa pedas sambal. Suara tawa riang di 
antara penikmat sembari bercanda karena kawannya tampak wajahnya memerah 
menahan pedas. 
          Ikan wader tak sebesar ikan air tawar lainnya, seperti lele, mujair, 
bandeng, atau gurame. Bahkan, bagi penghobi memancing, kerap muncul olok-olok 
bahwa mendapatkan wader adalah musibah. Namun, meski ukurannya sangat kecil, 
atau paling banter hanya sebesar jempol, ikan yang biasanya hidup bergerombol 
di sungai ini ternyata memiliki rasa yang tak kalah "maknyus" dibanding ikan 
air tawar lainnya. 
          Kelezatan ikan ini setidaknya bisa terlihat dari menjamurnya warung 
bahkan restoran-restoran yang tersebar di Kota Surabaya, juga di daerah lainnya 
yang juga menyediakan menu khusus wader goreng. Namun, Anda boleh 
membandingkannya. Wader di warung Mardi terasa lebih lezat. Harganya pun 
tergolong enteng di kantong, yakni Rp 6.000 setiap porsi. 
          Menurut Mardi, menu wader goreng telah membuat warung miliknya 
menjadi terkenal. Setiap hari, tak kurang dari 200 orang memadati warungnya. 
Dia menghabiskan sekitar 20 kilogram wader kali yang rutin diperolehnya dari 
seorang langganan yang setiap pagi mengirimkan wader segar kepadanya. 
          Jika Anda tidak suka wader, jangan urungkan niat Anda untuk 
mendatangi warung ini. Di Warung Wader Kincir Angin juga disediakan berbagai 
menu lainnya, seperti nasi goreng, mi pangsit, gurame bakar, ikan patin bakar, 
ayam panggang, ayam goreng, serta ayam penyet. Harganya juga Rp 6.000 per 
porsi.. 
          Berbagai bothok juga disediakan. Ada bothok ikan patin, bothok ikan 
teri, bhotok telur asin, serta bhotok rempelo ati. Harganya dibanderol Rp 2.500 
per bungkus, kecuali bothok ikan patin yang agak mahal, Rp 5.000 per bungkus. 
          Menu minuman pun menyegarkan, bahkan menyehatkan tubuh. Ada sinom, 
beras kencur, dan teh manis. Minuman sehat ini juga tidak mahal. Setiap gelas 
hanya Rp 3.000. ROHMAN TAUFIQ 
          Wader Goreng Goyang Kereta 
          Letaknya nyelempit di antara permukiman padat serta di tepi jalan 
sempit berpaving. Namun, tidak sulit menemukan Warung Wader Kincir Angin milik 
Mardi. Siapa pun yang ditanya akan segera menunjuk warung yang berdekatan 
dengan perlintasan rel kereta api itu. Getaran gerbong kereta terasa bersamaan 
lahapnya menyantap wader goreng. 
          Warung wader, seperti diakui Mardi, bermula dari ketidaksengajaan. 
"Semula di tempat ini saya hanya nyambi jualan es degan (kelapa muda) sambil 
membuka tempat cuci mobil dan motor," ujarnya. 
          Merasa jualan es degan lebih laris dibanding cuci kendaraan, Mardi 
lantas menambah menu jualannya dengan nasi dicampur bothok telur asin. Rupanya, 
bakat masak istrinya membawa hoki. Nasi bothok telur asin laris manis. 
          Mardi terus melengkapi menunya. "Saya teringat di Jember dan Lumajang 
banyak warung wader yang laris, ya, saya iseng coba menu wader. Ternyata malah 
bawa rezeki berlimpah," dia mengisahkan tentang awal mula menu utamanya yang 
mulai digelutinya pada 2001 itu. Usaha pencucian kendaraan pun dihentikan. 
          Sejak adanya menu wader, warung miliknya semakin diserbu pelanggan. 
Mardi pun membuka satu warung lagi di kawasan Ketintang Barat, tak jauh dari 
Rolak Gunungsari. Warung didesain secara nyaman dan alami karena pengunjung 
warungnya merasa sejuk oleh embusan angin dari Kali Jagir. 
          Agar bisa melayani seluruh pelanggannya, Mardi membagi jadwal buka 
dua warungnya. Warung lamanya dibuka mulai pukul 08.00 pagi hingga pukul 16.00 
sore. Sedangkan warung di Rolak Gunungsari dibuka mulai pukul 12.00 siang 
hingga pukul 22.00 malam. ROHMAN TAUFIQ

          
http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/03/20/Berita_Utama_-_Jatim/krn.20090320.160028.id.html


          http://media-klaten.blogspot.com/

          http://groups.google.com/group/suara-indonesia?hl=id

          salam
          Abdul Rohim 




  

Kirim email ke