Lain lubuk, lain belalang.  Lain orang , lain baunya.
 
 
Heboh seputar pirates of Somalia sepanjang hari di CNN, maka saya stay tune di 
sebuah stasiun teve swasta Yunani. Mega channel setiap minggu malam 
menghadirkan acara Big in Japan.  Sebuah acara lomba adu ketangkasan fisik 
dengan berbagai macam permainan yang kocak tetapi cukup menegangkan. Misalnya 
saja ada adu ketangkasan melompat diatas air seperti tarzan.   Peserta  
bergelayutan dengan  seutas tali harus berhenti dan  berdiri diatas kayu yang 
terletak ditengah kolam air. Ada juga permainan menempel di dinding seperti 
cicak. Peserta harus bisa menempelkan badannya sesuai bentuk gambar di dinding. 
 
 
Permainan adu ketangkasan tersebut cukup kocak. Tetapi ada yang lebih kocak 
lagi. Yaitu ketika pemilik rumah  tempat para peserta menetap di Jepang yang 
berusia sekitar 50-an tahun menghidangkan  makan malam menu ala Jepang.  
Peserta berjumlah 12 orang dan setiap minggu ada peserta yang harus pulang ke 
Yunani karena kalah dalam pertandingan.  Semua pemain  berasal dari berbagai 
daerah di Yunani dibawa ke Jepang hanya untuk acara ini. 
 
Menu yang dihidangkan berupa ikan asin goreng, sup jeroan, nasi, hati ayam 
mentah, ada kedele yang lengket dan beberapa jenis makanan lainnya. Para 
peserta yang terdiri dari para bujangan yang berusia 20-an hingga 30-an,  ada 
yang terpaksa menutup hidung.  Beberapa diantara  mereka ada yang lari ke 
kolong meja, hingga naik ke atas jendela. Karena Nyonya rumah menyodorkan hati 
ayam mentah dengan supit dan  memaksa mereka  makan ikan asin. Ada peserta yang 
minta izin agar dibolehkan makan nasi terlebih dahulu. Saya terbahak-bahak 
hingga membuat putri saya terjaga dari tidurnya. Saya tertawa keras, karena 
ikan asin, terasi, tauco, durian bagi kebanyakan orang Yunani dianggap baunya 
tidak sedap. Bahkan ada TKI yang berkisah, majikannya tidak mengizinkannya 
memasak mie instan, karena bau. Mungkin saja mie instan rasa kari ayam bau bagi 
majikannya, tetapi sedap dan lezat bagi orang Indonesia. 
 
Bicara soal kari, di Yunani terdapat  200.000 lebih pekerja dari 
Bangladesh, Pakistan dan India.  Dahulu saya sempat mual ketika berpapasan 
dengan orang pekerja pertanian yang berasal mayoritas berasal dari kedua negara 
tersebut.  Saya pikir akibat mereka jarang mandi sehingga menyebar bau yang 
tidak sedap dan aneh. Ternyata bau badan orang  yang khas tersebut berasal dari 
makanan mereka. Mereka terbiasa membuat kari dari bumbu instant yang berasal 
dari negaranya. Bahkan walau mereka bersih tetap saja bau tidak sedap masih 
menyebar.
 
Masih soal bau. Bau badan bule yang sangat tidak sedap ternyata berasal dari 
keju. Saya pernah melakukan test terhadap beberapa jenis makanan. Akhirnya 
diketahui bahwa kejulah penyebab bau badan orang bule yang membuat pusing tujuh 
keliling. Ditambah lagi jika mereka  malas mandi.
 
Sebagai orang Indonesia, saya bangga sekali. Sebab jika bertemu dengan sesama 
WNI dimanapun bau badan orang Indonesia bisa dikatakan harum. Sebau-baunya 
badan orang Indonesia, masih lebih  harum dari bau badan bangsa lain. Walaupun 
kita suka makan ikan asin, terasi, tetapi bau makanan tersebut tidak menjadikan 
badan kita bau. Sebab orang Indonesia, terlebih yang menunaikan solat lima 
waktu. Setidaknya pasti berkumur dan gosok gigi. 
 
 
 
 
 

Hartati Nurwijaya in Megara - Greece


http://resep-mediterania.blogspot.com/


      

Kirim email ke