Coba klik

http://www.yukmakan.com



salam,

mod

Please add my Facebook: 
Radityo Indonesia
Mediacare Indonesia
  ----- Original Message ----- 
  From: [email protected] 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, April 17, 2009 4:46 AM
  Subject: Re: [bango-mania] Satai Sapi, Nikmat Sejak Gigitan Pertama





  Dear pak Abdur Rohman

  Dimana bs mendpatkan alamat cabang di Jakarta

  Powered by Telkomsel BlackBerry®



------------------------------------------------------------------------------
  From: Abdur Rohman 
  Date: Fri, 17 Apr 2009 04:01:38 -0700 (PDT)
  To: <[email protected]>
  Subject: [bango-mania] Satai Sapi, Nikmat Sejak Gigitan Pertama


        Satai Sapi, Nikmat Sejak Gigitan Pertama

        Beberapa waktu yang lalu, saya menyambangi Satai Sapi Pak Kempleng yang 
hanya memiliki satu cabang saja di Jakarta. Padahal, di Semarang sendiri, Satai 
Sapi Pak Kempleng telah memiliki 5 cabang yang berpusat di Jalan Diponegoro, 
Ungaran, Jawa Tengah.

        Menu yang ditawarkan hanya satai, gulai, dan soto dengan bahan utama 
daging sapi. Dengan harga Rp30.000,- saya mendapatkan 10 tusuk satai yang 
berisi campuran satai daging, satai paru, satai usus, dan satai urat atau 
koyor. Sambil sedikit kalap, saya juga memesan soto sapi plus nasi putih dengan 
minuman sirup markisa yang segar.

        Saya sedikit terkejut ketika satai yang saya pesan memiliki potongan 
daging yang cukup besar untuk porsi saya sendiri. Dari aromanya sudah bisa 
tercium wangi rempah yang manis dari daging satai yang dibakar tersebut. Daging 
sapinya cukup empuk dan lezat. Apalagi ditemani bumbu kacang atau kecap yang 
bisa diracik sendiri, ditambah potongan cabai rawit hijau dan irisan bawang 
merah.

        Panasnya udara siang itu, tidak menghalangi saya menikmati potongan 
demi potongan daging yang saya rendam ke dalam bumbu kacang yang pedas. 
Sepiring nasi hangat membuat saya semakin lahap menggigit daging sapi yang 
manis dan gurih. Tidak terasa, soto sapi panas semakin membuat keringat saya 
mengalir ketika menyeruput kuahnya yang agak manis. Sayangnya, gulai sapi yang 
cukup tersohor itu belum matang ketika saya datang.

        Menurut Mas Hartono, salah satu kerabat Pak Kempleng yang bekerja di 
cabang Jakarta, usaha Satai Sapi Pak Kempleng ini telah menginjak generasi 
ketiga. Konon sebelum dibakar, potongan - potongan daging sapi direndam ke 
dalam bumbu rahasia yang mengandung gula aren. Itulah yang membuat rasanya 
menjadi semakin dahsyat. Rasanya memang tidak cukup hanya sekali menyantap 
satai yang nikmat ini. Sedikitnya dalam satu bulan ke depan, Satai Sapi Pak 
Kempleng sudah wajib masuk jadwal makan saya kembali.

        Tips


        * Nikmati sate sapi selagi panas, karena ketika dingin, potongan daging 
akan sedikit lebih kenyal dan mengeluarkan lemak.

        * Jangan lupa untuk meminta lilin ketika Anda menikmati hidangan. Anda 
tidak mau ""teman hitam bersayap"" ikut menikmati hidangan bukan?

        * Porsi cukup besar, harga bersahabat.

        Sumber: Yuk Makan
        Ayo mampir ke blog Bangomania di http://kecap-bango.blogspot.com
       




  

Kirim email ke