Satai Sapi, Nikmat Sejak Gigitan Pertama



Beberapa
waktu yang lalu, saya menyambangi Satai Sapi Pak Kempleng yang hanya
memiliki satu cabang saja di Jakarta. Padahal, di Semarang sendiri,
Satai Sapi Pak Kempleng telah memiliki 5 cabang yang berpusat di Jalan
Diponegoro, Ungaran, Jawa Tengah.

Menu yang ditawarkan hanya
satai, gulai, dan soto dengan bahan utama daging sapi. Dengan harga
Rp30.000,- saya mendapatkan 10 tusuk satai yang berisi campuran satai
daging, satai paru, satai usus, dan satai urat atau koyor. Sambil
sedikit kalap, saya juga memesan soto sapi plus nasi putih dengan
minuman sirup markisa yang segar.

Saya sedikit terkejut ketika
satai yang saya pesan memiliki potongan daging yang cukup besar untuk
porsi saya sendiri. Dari aromanya sudah bisa tercium wangi rempah yang
manis dari daging satai yang dibakar tersebut. Daging sapinya cukup
empuk dan lezat. Apalagi ditemani bumbu kacang atau kecap yang bisa
diracik sendiri, ditambah potongan cabai rawit hijau dan irisan bawang
merah.

Panasnya udara siang itu, tidak menghalangi saya
menikmati potongan demi potongan daging yang saya rendam ke dalam bumbu
kacang yang pedas. Sepiring nasi hangat membuat saya semakin lahap
menggigit daging sapi yang manis dan gurih. Tidak terasa, soto sapi
panas semakin membuat keringat saya mengalir ketika menyeruput kuahnya
yang agak manis. Sayangnya, gulai sapi yang cukup tersohor itu belum
matang ketika saya datang.

Menurut Mas Hartono, salah satu
kerabat Pak Kempleng yang bekerja di cabang Jakarta, usaha Satai Sapi
Pak Kempleng ini telah menginjak generasi ketiga. Konon sebelum
dibakar, potongan - potongan daging sapi direndam ke dalam bumbu
rahasia yang mengandung gula aren. Itulah yang membuat rasanya menjadi
semakin dahsyat. Rasanya memang tidak cukup hanya sekali menyantap
satai yang nikmat ini. Sedikitnya dalam satu bulan ke depan, Satai Sapi
Pak Kempleng sudah wajib masuk jadwal makan saya kembali.

Tips


* Nikmati sate sapi selagi panas, karena ketika dingin, potongan daging akan 
sedikit lebih kenyal dan mengeluarkan lemak.

*
Jangan lupa untuk meminta lilin ketika Anda menikmati hidangan. Anda
tidak mau ""teman hitam bersayap"" ikut menikmati hidangan bukan?

* Porsi cukup besar, harga bersahabat.

Sumber: Yuk Makan
Ayo mampir ke blog Bangomania di http://kecap-bango.blogspot.com


      

Kirim email ke