Benar asalnya di gg.Kelinci, tapi yang asli bakmi gg Kelinci adalah yang 
dibelakang, kalau masuk gg.itu sampe mentok, namanya bakmi abun dan pada zaman 
dulu bakmi Abun ini yang pertama di gg. Kelinci. Dan sampe sekarang rasa dan 
penampilannya tidak berubah.Thank you( buat pengetahuan saja).

 Best Regards.

Andre Harto.






________________________________
From: "[email protected]" <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Monday, April 20, 2009 7:05:05 PM
Subject: RE: [bango-mania]tanggapan  Ilfil Bakmi Gang Kelinci





Hi Bangoers,….
Pusat Bakmi Gang Kelinci memang masih di
Pasar Baru (yang disebut Gang Kelinci), tp jangan ampe salah loh, setau saya
ada jg yang namanya Bakmi Grand Kelinci (di beberapa mall).
Tadinya sy kira sama dengan Bakmi Gang
Kelinci, tp setelah sy tny waktu sy makan Bakmi Gang Kelinci ternyata tidak
sama. Hati-hati, jangan keliru, soalnya rasanya beda….
Karena kesukaan saya Bakmi Lebar Swekiaw.
Thx.
 
Fenny
 
 

________________________________
 
From:bango-mania@ yahoogroups. com [mailto:bango- ma...@yahoogroup s.com] On 
Behalf Of Lisa B
Sent: 17 April 2009 10:37
To: bango-mania@ yahoogroups. com
Subject: Re:
[bango-mania] tanggapan Ilfil Bakmi Gang Kelinci
 




Bangoers...

Mau menanggapi curhatan Mbak Inda mengenai Bakmi Gang Kelinci.  Kebetulan
rumahku di daerah Bintaro dan lumayan sering beli Bakmi Gang Kelinci yang di 
Bintaro Plaza .  Memang sih lebih sering
untuk bawa pulang, tapi setau dan seingatku mereka tidak menggunakan plastik
dan styrofoam untuk peralatan makan.  Semuanya menggunakan mangkok,
piring, gelas beling dan sendok garpu yang memang proper untuk makan.

Kebetulan saya belum pernah ke Bakmi Gang Kelinci yang ibu maksud, jadi saya
berasumsi mungkin cabang yang di PRJ Kemayoran merupakan cabang Gang Kelinci
yang type 'express' yang biasa ada di foodcourt?  Karena biasanya makanan
yang di Food Court 
menggunakan peralatan makan plastik karena beberapa tahun lalu saya juga pernah
makan Bakmi GM di Automall pake sendok plastik dan mangkok styrofoam.

By the way,cabang yang pertamanya (atau pusatnya) bukan di Sabang, tapi di
Pasar Baru, masuk gang kecil. Entah kalo yang ini sudah tutup ya, karena sudah
lama sekali ndak pernah makan di Pasar Baru.

Sekian sharingnya.. .


Lisa
yang sering pesen bakmi goreng & baso kuah Gang Kelinci
 

________________________________
 
From:mediacare
<mediac...@cbn. net.id>
To: bango-mania@ yahoogroups. com
Sent: Friday, April 17, 2009
11:13:46 AM
Subject: [bango-mania] Ilfil Bakmi
Gang Kelinci
Oleh: Inda Susanti
 
Saat mengetik notes ini, saya baru saja menyeruput sesendok kuah
terakhir dari mi ayam jamur di Bakmi Gang Kelinci kawasan PRJ Kemayoran. Cukup
nikmat, sesuai bayangan saya saat membaca spanduknya. Tak heran, bakmi yg
berpusat di jalan Sabang Jakpus ini memang sudah ngetop, setidaknya di Jakarta 
. Sayangnya, saya
memutuskan inilah mangkuk mi pertama sekaligus terakhir yang saya nikmati. Ya,
saya tidak akan membeli mi ini lagi sebelum pengelolanya tergugah untuk
menjalankan "hidup hijau".

Selepas membayar Rp19ribu untuk semangkuk mi ayam jamur dan sebotol air
mineral, saya duduk menunggu pesanan. Uhm, meja yg sangat minimalis. Hanya ada
wadah berisi sumpit, sedotan, dan sendok-garpu yg terbuat dari PLASTIK! Tak
lama, mi pesanan saya datang. Omg, mangkuk wadah mi-nya terbuat dari STYROFOAM
yg dialasi sehelai (lagi-lagi) PLASTIK!! Saat saya melirik orang di meja
sebelah, tampak ia tengah menyeruput es teh dalam gelas PLASTIK!!!
Okelah kita memang masih sulit utk sama sekali bebas dari barang
bernama PLASTIK. Untuk makanan yg di-takeaway ya it's okelah, tapi jika dine-in
alias makan di tempat, kenapa harus pakai yg serba PLASTIKKK??? Saya
benar-benar tak habis pikir, jujur ini restoran pertama yg gw temuin sangat
tidak mencerminkan gerakan go green. Entahlah di cabang lainnya begini juga ga
ya???
 
 
http://www.facebook .com/profile. php?id=134277203
0&ref=profile# /note.php? note_id=83225349 702&comments
 
 
Please add my Facebook: 
Radityo Indonesia
Mediacare Indonesia
 
   


      

Kirim email ke