Saya sering minum teh botol sosro, tapi paling banyak saya habis 2 botol 
(kadang masih sisa), lah ini anak kecil habis 3 botol, mungkin masuk akal kalo 
mual. Karena saya saja 2 botol juga berasa rada kembung... hehehe.... biar 
bagaimanapun minuman atau makanan kalo udah dalam bentuk kemasan khan ngga 
bagus dikonsumsi terlalu banyak... :-) (menurut saya sih gitu... ) hehehehe.... 

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[email protected]] 
Sent: Friday, May 08, 2009 2:03 PM
To: [email protected]
Subject: [bango-mania] Fw: SOSRO ??? MMMMM....TERNYATA...........

 







Please advice, informasi berikut ini HOAX bukan???thanks 


----- Forwarded by Santoso Pribadi/ID/BH/AptarGroup on 05/08/2009 02:02 PM 
----- 


Herdi Kustaman/ID/BH/AptarGroup 

05/08/2009 11:16 AM 


To

Retno Widowaty/ID/BH/aptargr...@aptargroup, Kartika 
Hutapea/ID/BH/aptargr...@aptargroup, Ady Purwo/ID/BH/aptargr...@aptargroup, 
Yuliana Dea/ID/BH/aptargr...@aptargroup, Ina 
Nuragustina/ID/BH/aptargr...@aptargroup, Kristiani 
Putri/ID/BH/aptargr...@aptargroup, Rahmat Hidayat/ID/BH/aptargr...@aptargroup, 
Roza Lina/ID/BH/aptargr...@aptargroup, Santoso 
Pribadi/ID/BH/aptargr...@aptargroup 


cc

 


Subject

SOSRO ??? MMMMM....TERNYATA...........

 


 

 

 




TERNYATA SELAMA INI KITA UDAH DITIPU ABIS²AN... L 
 

Dari dulu udah curiga. Teh kaya gitu doang kok bisa jauh lebih populer dari 
soft drink impor. Ternyata ini jawabannya.

Waspada, Teh Botol Sosro Racunnya Teh

Marini tidak mengerti kenapa anaknya bertingkah aneh malam itu, terus-terusan 
rewel.  "Rasanya dia tidak sakit apa-apa." Sudah tiga dokter yang dia temui, 
semuanya menunjukkan gejala kecanduan yang akut. Tapi kecanduan apa, anaknya 
belum bisa bicara, bagaimana dia bisa cari tahu?

Sampai akhirnya dia menemukan berita mengenai kandungan berlebihan hidroxylic 
acid (atau nama resminya dalam format IUPAC adalah dihidrogen monoksida) di 
dalam Teh Botol Sosro dari internet. Ia langsung ingat, anaknya tadi siang baru 
saja menghabiskan tiga botol teh yang dibungkus dalam berbagai kemasan dan merk 
ini.
Celaka!

Ya, selama ini orang menganggap Teh Botol Sosro dibuat dari daun teh alami 
seperti yang diiklankan. Nyatanya itu semua bohong, daun teh hanyalah sebagian 
kecil dari bahan utama. Hidroxylic acid lah yang bertahun-tahun telah dipakai 
sebagai bahan utama teh botol sosro, sehingga menyebabkan teh ini terasa lebih 
enak daripada merk-merk lain.

Scientist dari seluruh Universitas terkenal di Amerika sepakat, tanpa kita 
sadari hydroxylic acid sudah menguasai industri makanan. Dengan adanya 
hydroxylic acid, rasa pahit yang sering muncul bila kita memakai pemanis buatan 
bisa hilang tidak bersisa. Nyaris tidak ada makanan dan minuman olahan yang 
tidak disentuh bahan ini. Dalam batasan wajar memang bisa berguna bagi tubuh 
kita, dan tubuh kita punya mekanisme untuk menetralisir kelebihan zat ini. 
Namun begitu melebihi ambang batas, tidak ada satupun manusia yang bisa 
selamat. 

Gejala kelebihan hydroxylic acid meliputi pusing, diare,
pecahnya sel-sel tubuh (plasmolisis) , bahkan jika konsentrasinya di dalam 
tubuh naik signifikan, bisa menyebabkan rusaknya sel batang otak (neurolisis) 
dan kematian mendadak. Hal ini telah memusingkan banyak petugas medis di dunia. 
"Sedetik saja gejala kelebihan ini terlambat ditangani, nyawa pasien melayang," 
jawab Dr. Priyadi Handoko, ahli kesehatan dari IKDN.  Kalau sudah begini, 
pengobatannya bisa sampai jutaan rupiah.  Lalu mampukah orang-orang seperti 
Marini menyembuhkan anaknya?

Yang membuat masalah ini jadi runyam adalah tidak adanya regulasi pemerintah 
tentang penggunaan hydroxylic acid dalam industri. Pemakaiannya tercampur baur. 
Data menunjukkan bahwa sebagian besar industri berbahaya memakai Hydroxylic 
acid. Reaktor nuklir, pabrik pupuk, pewarna tekstil, semua memakai bahan yang 
termasuk kategori senyawa kuat ini dalam konsentrasi tinggi. 

Bahkan beberapa tahun belakangan hydroxylic acid juga dipakai sebagai agen
reaktif dalam pengangkatan minyak bumi. Dengan bantuan hydroxylic acid, 
sumur-sumur tua bisa kembali berproduksi.

Saat dihubungi, Humas PT Sosro tidak berkomentar banyak. "Kami sudah 
menggunakannya secara bertanggung jawab. Seluruh lini produk Teh Botol Sosro 
sudah lewat pengawasan badan POM". Masalahnya, berapa kadar hydroxylic acid 
dalam makanan yang bisa dianggap bertanggung jawab? Kenapa selama ini terkesan 
ditutup-tutupi dari sorotan publik? Saat pertanyaan itu diajukan, "Brak!", 
telepon dibanting. 

Hydroxylic acid adalah simbol keangkuhan industri besar makanan. Penggunaannya 
tidak melalui transparansi yang jelas. Bahkan bahayanya tidak pernah diumumkan 
ke masyarakat.. Tutup matanya pemerintah terhadap isu ini wajar jika 
menimbulkan kecurigaan, berapa besar dana gelap yang sudah mengalir untuk 
menyembunyikan bau busuk isu hydroxylic acid? Merk apa saja yang sudah nekat 
memakai hydroxylic acid demi mendapatkan keuntungan
besar?

Kini anak Marini masih tergolek di tempat tidur dengan menangis. Marini 
bingung, apa yang harus dilakukan sekarang. Untuk mengobati kecanduan anaknya, 
dia tidak punya biaya.. 

Please spread the words. Sebarkan berita ini kepada orang-orang yang kamu 
sayangi, sebelum semuanya terlambat! Perangi hydroxylic acid! 

Perangi Teh Botol Sosro!      




Thank you and Regards,
______________________________________ 
|   HERDI KUSTAMAN    |   Planning Department   |    PT. Aptar B&H Indonesia   
|    Jababeka Industrial Estate, Jababeka VIII A, Block B 11 U Cikarang - 
Bekasi 17530 Indonesia 
|  T: +62.21.893.7454 (Hunting) Ext .207  |  F: +62.21.898.333.72  - 
+62.21.893.6331  |   E: [email protected]  |  W:    
www.aptargroup.com



___________________________________________________________________
This email has been scanned by MailplusWeb. Secure business communication. 
Further Information www.mailplusweb.com
___________________________________________________________________
 



Kirim email ke