Wiken kemarin saya dan beberapa teman pergi ke Budapest, Hungaria. Ini
adalah kali pertama saya pergi ke Eropa Timur, jadi gak ada bayangan sama
sekali tentang jenis makanan dan selera penduduk lokal. Dari pengamatan kami
(halah) di pasar-pasar tradisional, Hungaria ini terkenal dengan produksi
paprika nya. Sepertinya makanan mereka pun tak jauh-jauh dari paprika ini.
Toko-toko pun banyak yang menjual souvenir berupa paprika bubuk yang dikemas
cantik sedemikian rupa.

Makanan pertama yang saya coba adalah fillet dengan saus paprika. Gak cuma *
pork* yang disediakan di restoran ini, ada juga bebek, angsa, dan tentunya
sapi. *Pork fillet medium-grilled* ini disajikan dengan potongan kentang
yang direbus dengan cream dan cottage cheese, lalu disediakan juga saus
paprika dalam cawan. Saus paprikanya terasa sekali, seperti merica bubuk
tapi ada sensasi manisnya juga karena dimasak dengan cream. Cream dan
cottage cheese yang saya kira akan terasa eneg ternyata justru
menyeimbangkan rasa pedas dari saus paprika. Makanan ini kami coba di
restoran Dunaparti Matroz Kocsma, Halasz Utca 1, 1011 Budapest. Salah satu
pelayannya ada yang mirip Bruce Willis tapi rambutnya gondrong ala
McGyver [image:
:mrgreen:]

Makanan kedua yang saya coba adalah Catfish Stew. Seperti namanya, menu ini
menghadirkan ikan lele yang dikukus. Konon, ikan lelenya berasal dari sungai
Danube <http://en.wikipedia.org/wiki/Danube> yang membelah regio Buda dan
Pest.  Daging ikan lele ini dipotong dadu, disajikan dengan pasta berbentuk
pita dan saus krim seperti pada spaghetti/macaroni carbonara. Rasanya tidak
terlalu *spicy* dan alih-alih paprika seperti kebanyakan masakan Hungaria,
masakan ini dibumbui saus merica hitam. Tempat kami makan kali ini adalah
restoran Vörös Postakocsi yang berlokasi di jalan Raday. Rasa makanannya
sebenarnya enak, sayang sekali kami harus menunggu satu jam. Keburu gak
lapar lagi, an setelah makanannya tiba pun pelayan lupa mengantar pisau dan
garpu ke meja kami

Sekedar informasi, jalan Raday ini cukup terkenal dengan restoran-restoran
yang ada di kanan kiri jalannya. Harga makanan di Budapest ini relatif tak
terlalu mahal,  kurang dari 4000 Huf (Hungarian Forint), atau kurang lebih
13 euro kita sudah bisa mendapatkan main course dan minuman, bahkan
appetizer atau dessert  Kalau mau mencari daerah tempat makan yang lain ada
juga di sepanjang jalan Vasi Utca.

Malam terakhir di Budapest, kami pergi ke suatu bistro di jalan Raday juga,
mencoba minuman yang langka dijual di kebanyakan restoran ataupun bar dan
pub : Absinth <http://en.wikipedia.org/wiki/Absinthe>. Kalau ada yang pernah
nonton film Eurotrip <http://www.imdb.com/title/tt0356150/>, pasti tahu
minuman ini . Absinth adalah alkohol yang didapat dari distilasi tumbuhan.
Warnanya hijau muda dan nampaknya segar seperti
Mojito<http://en.wikipedia.org/wiki/Mojito>  Kesan
pertama saya mengendus absinth ini adalah, baunya seperti minyak telon.
Hahaha. Didorong rasa penasaran saya coba minum seteguk.

Oh. My. God. Tenggorokan tercekat seperti terbakar dan saya seperti
terdorong membuka mulut sedikit ; bahasa jawanya *ngowoh * setelah itu bibir
terasa kering tapi jadi ingin minum lagi. Malam itu saya hanya minum 4cl
absinth karena alkoholnya cukup tinggi, bisa sampai 75%. Jadi hati-hati ya
minumnya, katanya terlalu banyak minum absinth bisa menyebabkan
halusinasi  Harga 4cl absinth di tempat ini sekitar 800 Huf (kurang dari 3
euro).

Lounge tempat kami minum ini namanya Jaffa Bistro. Tempatnya cozy dan di
malam hari ada live music. Ada fasilitas wi-fi gratis juga. Tak hanya
minuman beralkohol, ada juga minuman non-alkohol dan makanan ringan seperti
pasta. Kalau ke bistro ini perlu mencoba ice coffee, kopi dingin dengan es
krim dan whipped cream dalam porsi besar.

Oh iya satu lagi makanan khas Hungaria, yaitu Goulash Soup. Sup ini biasanya
disajikan sebagai starter makan malam atau sekedar untuk sarapan saja
bersama roti. Apa saja yang ada di goulash soup? Daging (biasanya sapi),
potongan kecil wortel, kacang merah dan kentang dalam kuah kental *spicy*.

Segini dulu pengalaman saya mencicipi kuliner Hungaria. Next destination :
let’s see [image: ;)]
Postingan asli dan foto:
http://blog.tukangmakan.com/2009/05/04/hungaria-dan-paprika/

-didut-
-- 
http://didut.dagdigdug.com - kopdar ... kopdar ... dan kopdar lagi...
http://tukangmakan.com - makan .... makan ... dan makan lagi...

Kirim email ke