Terpesona Kelezatan Resep Kuno Bu Endang



Rumah
makan yang menyerupai rumah tua ini memiliki pesona tersendiri. Tak
cuma suasana yang homy namun juga menawarkan masakan Jawa rumahan
dengan resep kuno yang luar biasa lezatnya. Khusus buat penggemar
masakan Jawa hmm... pastinya wajib mampir kesini!

Suatu suang
saya diajak teman-teman untuk bersantap siang ke rumah makan yang
menempati bangunan rumah lama dengan cat putih berlangit-langit tinggi.
Nama rumah makan ini sesuai dengan nama pemiliknya yaitu Bu Endang.
Meskipun sederhana namun pengunjungnya lumayan ramai.

Iseng saya
pun bertanya kepada beberapa pelanggan yang ada disana. Ternyata hampir
semuanya merupakan pelanggan tetap yang bahkan frekuensi makannya di
tempat ini bisa dibilang setiap hari. Wah tentu saya sangat kaget,
karena dimenu rumah makan ini hanya menyediakan 24 masakan khas jawa
saja. Apa mereka nggak bosen ya?

"Nggak sih, karena masakannya
bener bener rumahan apalagi ditunjang dengan bentuk dan interior rumah
banget, jadi saya merasa sedang berada dan makan di rumah," kata Lidia
pengacara Ahmad Dani yang mengaku tiap hari atau paling sedikit dalam
seminggu 3 kali dia makan disini.

"Soal harga? Hmm... buat saya
kepuasan itu melebihi segalanya. Nggak bisa dibandingkan dengan harga,"
kata Didit Indra, Executive Creative Director di perusahaan periklanan,
yang tiap pagi beli sarapan dan hampir tiap hari makan siang di masakan
rumah Bu Endang.

Walah... saya jadi benar-benar penasaran.
Akhirnya saya memesan galantine, itu loh bistik Jawa. Setelah sepotong
bistik masuk ke mulut dan melewati lidah... aduh enak banget! Dagingnya
empuk banget dan ini dia baru yang namanya galantine. Murni daging!
Karena biasanya orang jual galantine tapi rasa tepung. Nah di Bu Endang
ini galantinenya benar-benar daging murni yang kalau dicocol dengan
kuahnya hmm... pokoknya aduhaii rasanya.

Belum lagi masih ada
garnish yang berupa kentang yang digoreng tipis tipis, rasanya renyah
banget kriuk-kriuk enak. Beneran loh dahsyat banget nih galantine.
Kalau anda kesini harus cobain deh dijamin puas.

Oh ya, saya
juga cobain bistik lidah. Sebenarnya saya agak geli menyantap hidangan
ini. Maklum saya pernah memiliki pengalaman buruk saat menyantap
hidangan ini dulu karena lidahnya kasar jadi benar-benar terasa lidah
makan lidah. Tapi entah kenapa di Bu Endang ini, aku doyan loh sama
sekali tidak jijik. Karena lidahnya dibersihkan dengan sempurna
sehingga tidak ada rasa kasar khas lidah. Hmm yang terasa cuma empuk,
gurih dan bumbu yang meresap. Wah enak banget.

Selain itu saya
juga nyobain lontong cap gomeh yang dipesen temen saya. Hmm... dari
penampilannya aja udah beda sama lontong cap gomeh yang beredar di
pasaran sekarang ini. Lontong cap gomeh disini warnanya nggak kuning
kare seperti lontong cap gomeh ditempat lain. Warnanya lebih pekat agak
kecoklatan, ayam pun bukan ayam kare melainkan ayam yang memiliki warna
coklat legam.

Hmm... rasanya luar biasa, lidah manapun saya rasa
akan takluk pada lontong cap gomeh yang satu ini. Pada akhirnya teman
saya menghabiskan tanpa sisa sebutirpun nasi, setetespun kuah dan
sesuwir daging, yang tertinggal cuma selembar daun pisang yang dipakai
jadi alas nasi.

Lontong cap gomehnya benar-benar lontong cap
gomeh dengan resep Jawa kuno. Dan itulah keunggulan Bu Endang dibanding
rumah makan Jawa lainnya. Semua masakan yang disajikan merupakan resep
Jawa kuno. Pokoknya rekomendasi banget deh jangan takut kecewa, karena
anda penikmat masakan Jawa pasti akan keluar dari tempat makan ini
dengan perasaan ingin kembali.

Karena selain tempat yang homy,
masakan yang lezat pemiliknya juga sangat ramah. Saya lihat sejak saya
masuk hingga keluar dari tempat makan ini, Bu Endang yang mondar-mandir
bak setrikaan menyapa satu persatu pelanggannya. Pada pelanggan yang
cukup ia kenal, ia akan menyapa sebentar dan bertanya kabar. Sedangkan
pada pelanggan yang baru pertama datang, seperti saya, ia akan
bertanya, "Cocok nggak masakannya? Kurang apa?"

Okenya lagi...
semua masakan disini dimasak tanpa menggunakan penyedap/MSG.
Bahan-bahan yang digunakan pun diseleksi sendiri oleh Bu Endang. Wahai
penikmat masakan Jawa wajib datang ke rumah makan ini! (dev/Odi) 

Masakan Rumah Bu Endang
Jl. Wijaya I no.28 Kebayoran Baru
Jakarta Selatan
Telp: 021-723 7086


Sumber: detikfood
Klik juga http://kecap-bango.blogspot.com


      

Kirim email ke