Nasi Megono komplet "ni-no"

Nasi Megono merupakan makanan khas warga Pekalongan, Jawa Tengah. Nasi ini 
biasanya menjadi santapan favorit untuk sarapan pagi. Anda tertarik untuk 
mencicipinya?

Megono itu apa? Wah... Itu yang bikin cerdas warga Opek (Orang Pekalongan). 
Megono adalah semacam urap yang bahan bakunya dari nangka muda atau gori 
('cecek' bahasa Kalongane) yang dicincang kasar dicampur kelapa muda parut plus 
bunga kecombrang dll atau ojek bahasa Medannya.

Begitulah penjelasan yang tertera pada menu Restaurant & Catering Tauto 
Pekalongan "ni-no". Rumah makan ini lokasinya terletak di Jl Tebet Timur Dalam 
No 3, Jakarta Selatan. Persisnya di depan Pasar PSPT Tebet atau sebelah Bank 
Panin.

Di Jakarta, Nasi Megono termasuk jarang ditemui. Menu yang satu ini berbeda 
dibanding Nasi Bogana khas Tegal. "Kalau Nasi Bogana itu lain dengan Megono. 
Nasi Bogana kan seperti Nasi Rames," jelas Ny, Lily Lukman (54), pemilik 
restaurant yang asli Opek.

Nasi megono ini ternyata tak lepas dari tradisi di kota pesisir tersebut. 
Menurut Ny Lily, Nasi Megono merupakan khas Pekalongan yang menjadi menu 
favorit sarapan pagi. "Kebiasaan orang Pekalongan itu kalau pagi sarapan Nasi 
Megono. Karena itu di kampung saya, sepanjang jalan H Agus Salim banyak sekali 
orang yang jualan Nasi Megono kalau pagi," ujarnya.

Rasa Megono cenderung gurih. Baunya wangi yang berasal dari bunga kecombrang. 
Bunga inilah yang bikin enak. "Carinya juga agak susah. Nggak semua pasar ada. 
Kadang-kadang saya harus cari sampai ke Pasar Minggu," ungkap Ny Lily.

Saking sulitnya mencari bunga kecombrang, Ny Lily harus menyetok sayuran 
tersebut di dalam kulkasnya. "Supaya pembeli nggak kecewa. Tapi kalau 
betul-betul kehabisan dan cari di pasar nggak ada, ya terpaksa saya ganti pakai 
batang sereh yang diiris halus. Cuma, baunya beda. Tetap enak pakai 
kecombrang," ujarnya.

Di rumah makan Tauto Pekalongan "ni-no", banyak yang memesan Nasi Megono 
Komplit. Yaitu terdiri dari nasi putih, megono, tumis tauco, sayur lodeh, 
sambal kering tempe, balado telor, ikan asin ditambah mentimun.

Meskipun lauknya cukup banyak, namun bila disantap bersama, rasanya enak 
banget. Berbagai rasa seperti gurihnya megono dan sayur lodeh bercampur dengan 
manisnya sambal kering tempe dan rasa pedas gurih tumis tauco dan balado telor. 
Satu sama lain rasanya berpadu dan pas.

Salah satu pelanggan tetap Nasi Megono Komplit ini adalah Ades Adelia. Juga 
pelawak Team Lo. "Ades bilang enak Nasi Megononya. Dia sering makan di sini. 
Kadang-kadang juga suruhan pembantunya untuk pesan di bawa pulang," kata Ny. 
Lily.   


rya

Berita Kota
Minggu, 27 Juli 2008

Kirim email ke