Eeeeh....mas mediator pernah mampir ke bakso kumis toh. Lha itu kan deket 
rumahku jg. Mmg mak nyus lho, asli Murmer.


Susan

--- On Sat, 5/8/10, mediacare <[email protected]> wrote:

From: mediacare <[email protected]>
Subject: [bango-mania] Murah meriah Bakso Kumis
To: [email protected], [email protected]
Date: Saturday, May 8, 2010, 5:09 PM







 



  


    
      
      
      


Murah meriah Bakso Kumis
 
Pondok bakso yang murah meriah. Di Bakso Kumis, 
seporsi Bakso Urat atau Bakso Telur cuma dipatok Rp 6 ribu. So, menyantap bakso 
di Bakso Kumis, Pondok Pinang, Jakarta Selatan nggak bakalan bikin kantong 
kempis. kalau mau menyeruput segarnya Tehbotol Sosro cukup tambah Rp 2.500, 
pakai es Rp 3 ribu. Jadi, tak sampai ceban, selera terpuaskan dan perut pun 
kenyang.
Meski tergolong murah, porsi dan rasanya pun 
lumayan. Maka tak heran kalau pondok bakso yang sudah eksis sejak enam tahun 
ini 
terus didatangi pembeli. Lokasi persisnya ada di mulut Gang Subur, Jalan 
Ciputat 
Raya tak jauh dari lampu merah Pondok Pinang.
 
Dan sudah setengah tahun ini, sang pemilik Bakso 
Kumis, Paijo membuka cabang barunya. Cabang yang berada di mulut Gang Nurisan 
(masih di Jalan Ciputat Raya juga) ini dikelola anak kedua Paijo, Putra 
(19).
 
Menurut Putra, ayahnya telah memulai dagang bakso 
sejak Putra belum lahir. Tahun 1987 Paijo sudah jualan keliling kampung di 
Pondok Pinang. Pada awal-awal usaha, paling banter terjual bakso berbahan 3/4 
atau 1 kilogram daging.
 
Berkat keuletannya, pelanggan bakso Paijo terus 
bertambah. Lantas, Paijo tak lagi mendorong gerobak menjajakan baksonya, namun 
mangkal di Puskesmas Pondok Pinang hingga empat tahun lamanya.
 
Rejeki terus mengalir. Pangkalan sederhana yang 
hanya menggunakan gerobak dan bangku lalu beralih ke kedai permanen hingga 
sekarang. Kini, Putra dan karyawan kepercayaan Paijo meneruskan bisnis Bakso 
kumis. Sementara, Paijo yang akrab dipanggil Pak Kumis dan istrinya kerap 
bolak-balik Jakarta - Sukoharjo dan tetap memantau usahanya dari daerah asal 
Paijo di Jawa Tengah sana.
 
Sehari-hari dua gerai Bakso Kumis mampu menjual 
berporsi-porsi bakso yang terbuat dari 36 kilogram daging sapi. Menurut Paijo, 
ia tak pernah mengubah komposisi bahan baku baksonya. Dari dulu tetap setiap 1 
kilogram daging sapi, diadon dengan 1 ons tepung tapioka supaya lekat dan 
mantap.
 
Sementara, untuk mendampingi sedapnya bakso, Bakso 
Kumis menyediakan aneka jus dan es campur. Yang paling praktis dan laris, yaa 
Tehbotol Sosro.
(esthi winarni)

Bakso Kumis
Jalan Ciputat Raya (mulut Gang Subur dan Gang 
Nurisan),
Pondok Pinang - Jaksel
Telp. 0813 18151433
 
Seputar Indonesia - 17 April 2010
 
 
Facebook: Radityo Djadjoeri
YM: 
radityo_dj
Twitter: @mediacare



    
     

    
    


 



  






      

Kirim email ke