Ekstrimis 'akan pakai kartun'
Unjukrasa anti kartun di Islamabad, Pakistan
Unjukrasa anti-karikatur berlangsung di Islamabad, Pakistan
Al-Qaeda akan mencoba mengeksploitasi kemarahan sebagian warga muslim
atas karikatur Nabi Muhammad, demikian peringatan menlu Denmark.
Menteri Luar Negeri Per Stig Moeller juga mengatakan, tawaran 1 juta
dolar yang disodorkan oleh seorang ulama Pakistan kepada siapa saja
yang membunuh kartunis yang terlibat sebagai penghasutan untuk
melakukan pembunuhan dan "tidak Islami".
Kartun karikatur, yang pertama kali diterbitkan di Denmark, memicu
kemarahan umat Islam di banyak negara. Sedikitnya 44 orang meninggal
dalam gelombang protes terhadap karikatur itu.
Ajaran Islam melarang penggambaran Allah atau pun Nabi Muhammad.
'Mengipasi api'
Dalam konferensi pers di Kopenhagen, Menlu Moeller mengatakan,
"kekuatan ekstremis ingin meneruskan...[situasi ini]".
"Semua ekstrimis akan mengeksploitasi situasi ini. Al-Qaeda juga akan
menggunakannya dan mengipasi api," kata Moeller.
Moeller juga mengutuk, hadiah 1 juta dolar kepala kartunis yang
ditawarkan ulama Peshawar, Maulana Yousaf Qureshi dan pengikutnya hari
Jumat.
"Ini pembunuhan dan pembunuhan dilarang oleh al-Quran," kata Moeller.
"Islam itu agama perdamaian, belaskasih dan kemaafan. Itulah sebabnya
saya berpendapat, tapi juga pendapat banyak warga muslim, ini tidak
Islam," kata sang pejabat.
Qureshi pekan lalu membela tindakannya itu.
"Jika Barat boleh memasang tawaran hadiah untuk Osama bin Laden dan
Zawahiri kami juga bisa mengumumkan hadiah atas pembunuhan orang yang
menyebabkan penistaan Nabi yang suci," kata Qureshi mengacu ke dua
tokoh puncak al-Qaeda, Osama bin Laden dan Ayman al-Zawahri.
Utusan pulang
Sementara itu, kartunis Denmark Kurt Westergaard yang menggambarkan
sebagian karikatur mengatakan dia tidak menyesal.
Westergaard bersembunyi setelah ulama Pakistan menawarkan hadiah atas
kematiannya.
Pekan lalu, dia mengatakan kepada koran Skotlandia, the Herald bahwa
dia tidak memperkirakan karyanya akan memicu kontroversi.
Dia mengatakan, karikatur itu dimaksudkan sebagai protes atas standard
ganda di Denmark dan Eropa barat. Yang dia maksudkan adalah hal-hal
yang dianggap tabu dalam membahas segi-segi Islam.
Sementara itu, Duta besar Denmark untuk Pakistan telah pulang ke
negara asalnya.
Kementerian luar negeri Denmark mengatakan, "pada praktinya dia
mustahil bisa melaksanakan tugas dalam kondisi saat ini".
Kedutaan besar Denmark di Islamabad ditutup untuk sementara hari Jumat.
http://groups.yahoo.com/group/baraya_sunda/
[Ti urang, nu urang, ku urang jeung keur urang balarea]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Baraya_Sunda/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/