Aya anu naroskeun ka kasundaan.org ngeunaan info Walang Sungsang sareng Kian 
Santang mamanawian aya anu apal infona, Kian Santang mah ceunah ieu makamna di 
garutnya? Manawi aya anu gaduh bukuna oge.

Kompleks makam Keramat Godog memiliki cerita yang terkait dengan Prabu Kian 
Santang atau Syekh Sunan Rohmat. Prabu Kian Santang bersama 2 saudaranya, yaitu 
Dewi Rara Santang dan walang Sungsang merupakan putra Prabu Siliwangi. Prabu 
Kian Santang lahir pada tahun 1315 Masehi di Pajajaran yang sekarang Bogor. 
Pada usia 22 tahun Kian Santang diangkat menjadi Dalem Bogor ke II. Dari kecil 
sampai usia 33 tahun, di sejagat pulau Jawa belum ada yang menandingi kegagahan 
dan kesaktian Prabu Kian Santang. Karena merasa tidak memiliki lawan yang 
sepadan, Prabu Kian Santang meninggalkan kerajaan Pajajaran menuju tanah Mekah 
untuk bertanding dengan Sayyidina Ali. Di tanah Mekah mereka pun kemudian 
bertanding, dan ternyata Prabu Kian Santang dapat dikalahkan. Setelah menyerah 
kalah Kian Santang berganti nama menjadi Galantrang Setra dan kemudian masuk 
Islam. 

Setelah itu Kian Santang pun pulang ke tanah Pajajaran untuk menengok ayah dan 
saudara-saudaranya. Berhubung Prabu Kian Santang belum bisa menyebarkan agama 
islam dengan sempurna karena belum menguasai ajaran Islam dengan baik beliau 
kembali ke kota Mekah. Pada tahun 1362 Masehi Prabu Kian Santang kembali ke 
tanah Jawa dan kemudian menyebarkan ajaran agama Islam di tanah Jawa. 

Salam,
A

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke