bro rediem nyindir gw neehhh.... :P

eniwei makacih juga lae donal, atas infonya...!!
anggap aza, sbg kritik membangun..
huehuhehuehuueeee..... ;)



On 23/08/07, hendro cahyono <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
thanks infonya bro....
ilmu yang bagus buat kita neh



On 8/23/07, MCDON P <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
source: pikiran-rakyat.com

ADA pendapat, bahwa makin jarang dipakai, usia sepeda motor akan makin
awet. Ini pendapat keliru. Karena perlakuan itu justru bisa
menimbulkan kerusakan serius. Artinya, sepeda motor yang tidak
terpakai bisa rusak meskipun terparkir di garasi. Oksidasi udara,
endapan bahan bakar dan rembesan oli merupakan bahaya serius. Itu
mengancam komponen-komponen vital sepeda motor yang terparkir. Untuk
mencegah kemungkinan kerusakan, berikut ini beberapa langkah
penanganan yang bisa Anda lakukan, antara lain:

* Cucilah sepeda motor sebersih mungkin untuk mengusir kotoran yang
menempel di sekujur bodi. Sebaiknya, Anda jangan malas membersihkan
kolong sepeda motor atau bagian yang tersembunyi, untuk mengeliminasi
karat/korosi akibat air yang dikandung kotoran tersebut.

* Untuk meminimalkan kadar korosi di dalam sistem transmisi, gantilah
oli mesin tepat waktu. Karena oli mesin lama, biasanya mengandung asam
yang memicu terbentuknya karat. Langkah ini sekaligus memberangus
mitos oli mesin harus dikuras. Beda pada sepeda motor yang masih
menggunakan karburator karena bensin di tabungnya harus dikuras habis.

* Keberadaan bahan bakar (bensin) di tangki dapat dipilih dua
alternatif. Pertama, bila akan disimpan satu atau dua bulan, sebaiknya
tangki diisi penuh hingga tidak memberi kesempatan udara beroksidasi
di dalam tangki. Kedua, bila disimpan sekitar enam bulan atau lebih,
lebih baik tangki dikuras dan disemprot cairan antikarat di sisi
dalamnya.

*Lepaskan busi dan tuangkan sedikit oli di ruang bakar untuk
menghindari karat pada dinding silinder. Kemudian mainkan kickstarter
pelan-pelan hingga oli membasahi dinding silinder dan piston dengan
sempurna. Sekaligus lepas  accu dari kedua terminalnya agar tidak
habis setrumnya di kemudian hari.(Rediem)***

Kirim email ke