<http://ad.detik.com/link/detik-sby/sby-dnetjuni.ad> *Gresik - *Ini kisah tentang Boim. Oleh orangtua asuhnya, Boim yang berusia 5 tahun dibisniskan untuk melayani lawan jenis. Satu pelanggan, Boim mendapat upah Rp 350 ribu.
Eit, jangan salah sangka! Boim yang satu ini adalah seekor kucing, berjenis *Persia Medium*. Bagi kucing betina, Boim yang bulunya bercorak *tabbey *ini merupakan pejantan tangguh. Sehingga tak ayal, jika permintaan untuk menyewa Boim mengalir. Bisnis mengawinkan kucing pejatan tangguh ini digeluti oleh pasangan suami istri Andri Siswantoro dan Neni Suwandayani, warga Jalan Pahlawan Gang VIII No 19, Gresik, Jawa Timur. Sudah dua tahun ini, bisnis 'gigolo' tersebut dikelola secara getok tular. "Dari mulut ke mulut saja. Saya tidak membukanya secara serius. Siapa yang ingin mengawinkan kucing langsung datang ke saya," kata Andri saat ditemui * detiksurabaya.com* di tempat usahanya berjualan bahan bangunan, di Jalan Pahlawan, Gresik No 29, Senin (18/2/2008). Bisnis 'sperma kucing' ini dilakukan Andri secara tidak sengaja. Awalnya Andri hanya sekedar hobi berternak kucing *Persi* dan *Angora*. 'Tak sengaja saya mendapatkan pejantan tangguh yang masih berumur satu tahun," katanya. Hingga sekarang, bisnis unik Andri ini sudah dikenal masyarakat pecinta kucing. Konsumennya tidak hanya dari Gresik, namun tak sedikit banyak yang dari luar kota, antara lain Lamongan, Tuban, Surabaya, Semarang bahkan ada yang dari Bandung. Sistem perkawinan kontraknya juga tidak tidak rumit. Sang betina dititipkan ke Andri, paling lama seminggu. Selama sepekan itulah, Boim akan memberikan pembuahan kepada 'istri'nya. Bahkan tak jarang, saking banyaknya pasien, di dalam satu kandang Boim melayani 3 betina sekaligus. "Jika ramai maksimal sebulan saya mendapat pasien kucing yang akan dibuahi Boim sebanyak 15 ekor," ujar Andri yang sehari-harinya juga menggeluti bisnis bahan bangunan bersama istrinya itu. *Ternyata bisnis gigolo tak hanya dimonopoli manusia ya.. *
