OK maz bro.... gw gak bermaksud nyari sapa yg salah, sapa yg bener..... just pengen saling share pemakaian olie masing2... justru gw pengen ngucapin banyak2 terima kasih atas atensinya. sampe dibela2in nulis panjang lebar! :-) ada yg mo ikut nimbrung? ;-) yg masih tetep setia dgn olie rekomended ahm, Galan!
-----Original Message----- From: Darmo Susilo [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Wednesday, February 27, 2008 12:13 PM To: [email protected]; hendro cahyono Cc: Krisdenis Subject: Re: [BekaKak] Re: Nanya Bengkel --> Sharing pemakaian olie kapasitas 800ml Gakkkk Laaahhh ... masa sih ini terobosan baru ??? huehuehuehue Apa gak malu gwe, ama Engineer Oil Company .... hehehehehe Berbekal informasi yang sering gwe baca dari website2 Oil Company dan searching di google tentunya mengenai Karakteristik pelumas / oli, yakni SAE (Society of Automotive Engineer) yang menentukan tingkat kekentalan (viskositas) pelumas dan API (American Petroleum Institute) yang menjadi petunjuk mutu pelumas. Yah yang gwe tau sih ada beberapa jenis oli yaitu : Mineral Oli, Semi Synthetic dan Full Synthetic. Disamping gwe yang memang hobi gonta ganti merek oli sampai mencoba oli mobil pun pernah gwe lakukan, kecuali untuk oli federal yang gw coba pakai hanya sampai 500 km / service pertama, selebihnya gwe banyak memakai Motul Ester 5100 dan gonta ganti merek oli sampai sekarang (36.550 km). Maka gwe mencoba memberanikan diri meng-oplos sendiri stok oli yang masih ada di rak gudang. Sebenernya oli yang sedang gwe pakai sekarang ini adalah oli oplosan yang sedang gwe uji coba, saat ini masih berjalan 500 km, untuk starter di pagi hari dengan electric stater itu tokcer dan respon mesin pada saat gas di buka itu respon sekali dan akselerasi untuk dapet 100 km / jam cukup cepat dengan kondisi mesin standard, knalpot AHRS dan BBM Pertamax Plus. Biasanya pergantian oli mesin itu, gwe lakukan 20 hr kerja s/d 25 hr kerja, antara 1200 km - 1400 km (whatever itu merek olinya). Gini bro, gwe mau cerita sedikit mengenai spesifikasi oli yg gwe sedang oplos, Yaitu dengan spesifikasi : - Motul Ester 4T 5100 SAE 15W-50 (API Service SG & JASO MA) ini Oli Semi Synthetic - Repsol Moto 4T SAE 15W-50 (API Service SG & JASO MA) ini Oli Mineral Yang sekarang gwe oplos 1 Ltr oli Motul dengan 1 Ltr Oli Repsol dengan perbandingan 450 ml Motul vs 450 ml Repsol. Isi oli di mesin bohai gwe itu 800 ml dan gwe masih punya cadangan 100 ml oli oplosan untuk penambahan jika oli mesin tersebut kurang pada saat dipakai. Setelah pemakaian 2 liter oli oplosan ini selesai, gwe akan mencoba kembali dengan komposisi oplosan yang berbeda lagi, yaitu : 500 ml Motul vs 300 ml Repsol untuk pemakaian 2 liter oli oplosan. Kesimpulan sementara yang gwe ambil dan pendapat pribadi gwe, berdasarkan pengalaman yang sedang gwe lakukan ini adalah : Lebih dominannya oli semi synthetic ketimbang oli mineral. Dikarenakan apa ??? karena oli semi synthetic cenderung lebih licin. Karakteristik oli mineral itu netral dan bisa dicampur dengan oli semi synthetic atau full synthetic sekalipun. Sebaiknya sih menurut gwe, kalo mao mencampur oli harusnya oli mineral dicampur dengan semi synthetic atau full synthetic. Percuma kalo mencampur oli yang memang udah berkarakteristik synthetic, maka akan terjadi kontra produktif antara additive yang ada di masing-masing oli synthetic tersebut. Pengalaman gwe dari memakai beberapa merek oli dan jenis oli (SAE & API Service) yang berbeda, tingkat kekentalan (viskositas) oli semi synthetic lebih tahan ketimbang oli mineral. Okeh deh MasBro, sampe sini dulu yah ... cerita gwe. Mayan neh bisa jadi cerpen ... huahuahuahua (just kidding, bro) Salam Biker's Darmo ----- Original Message ----- From: hendro cahyono <mailto:[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Cc: Darmo Susilo <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Sent: Wednesday, February 27, 2008 10:02 AM Subject: Re: [BekaKak] Re: Nanya Bengkel --> Sharing pemakaian olie kapasitas 800ml weitz... terobosan baru neh hehehe secara penelitian sih belum ada pernyataan resmi terkait dengan oli oplosan ini.... apalagi sampe dioplos dengan baby oil yang secara kata "narasumber" juga bikin licin gerakan piston hahahhaa...... intinya sih menurut sepengetahuan gw (jangan sekali-kali dipercaya yah), itu bukanlah jadi masalah.... tidak ada efek yang terlalu significant.... inget ga bros? pas kendaraan (sepeda motor misalnya) setelah dibuat di pabrik kan pasti lom ada olienya dong.... nah, pada waktu pengisian pertama pasti dimasukin olie dengan volume 1 liter (bisa lebih dikit tergantung "ama temen atau bukan" hehehe) nah pada waktu service disarankan diganti dengan olie baru dengan volume "cukup" 800 ml saja. mengapa demikian ??? yah benar sekali anak2.... karena olie tidak akan bersih turun semua ke lubang pembuangan olie. walaupun udah ditiup ampe kembung pake kompresor. asumsikan aja masih ada 100 - 200 ml didalamnya. itu berarti bahwa masih ada olie bekas didalam blok mesin dengan volume 100 - 200 ml bukan? kadang (atau bahkan sering) kita ikutin trend... kata temen... literatur... adventure..... selingkuh.... dan istilah-istilah lain dengan maksud yang sama = "gonta ganti olie" dengan alasan2 yang bejibun.... nah lagi.... dengan gonta ganti olie, maka akan ada imbasnya bukan? logika sederhananya = masih ada olie bekas didalam yang komposisi/kualitas pelumasannya berkurang jauh dari aslinya, ditambah olie baru dengan beda spec (based oil dan aditive nya), beda kekentalan (SAE) dan beda bahan pembuatannya (syntetic dan mineral) ternyata terbukti ga kenapa2 bukan.... paling gampang kita cuman akan bilang "aahh kok jadi ga enak sih??" atau "wwuuiihhh... pake olie ini enak buangeettt (ampe ngeces).." atau malahan lebih ekstremenya bilang " gileee... campuran olie baru ama olie bekas ini........ top bangeettt".... nah sah - sah aja kan kita mau melakukan apa terhadap olie yang akan kita pake... experimen, atau banyak alasan lain yang harapannya membuktikan sesuatu atau membawa temuan yang oke punya dan berkwalitas buat tunggangan kita..... tapi ya akan lebih baik jika meminimalisir negative effect yang mungkin bs muncul dan timbul dari penggunaan metoda tersebut. entah timbulnya perubahan senyawa homogen olie karena akibat pencampuran olie yang berbeda dan berdampak terjadinya reaksi kimia antar additive yang berbeda karena dibantu panas mesin dsb...... yang bisa jadi akan menurunkan performance pelumasannya... atau bahkan terbentuk endapan di mesin sebagai akibat dari pencampuran tersebut. untuk aditive-aditive tertentu kadang mempunyai effect film yang melapisi komponen mesin. dikarenakan ikatan senyawa abnormal, bisa jadi fungsi itu malah tidak terjadi sehingga pelumasan ga maksimal.... diatas gw cm bicara masalah "kemungkinan" negative effect yang mungkin timbul.... karena gw lom membuktikan positive effectnya... hanya masalah kebenarannya, monggo dieksperimen sendiri.... setahu saya, metode yang benar dalam penggantian olie adalah sebagai berikut : 1. semula menggunakan olie A dan ingin berganti olie B (karena gembar gembornya olie B lebih oke... biasa..... iklan.....) 2. buang seluruh olie A dan semprot dengan kompresor yang telah dibuang uap airnya 3. tutup lubang pembuangan, masukkan olie B 4. nyalakan mesin 15 - 20 menit agar terjadi sirkulasi olie baru dan menurunkan kadar olie lama 5. buang olie B yang disirkulasi tadi dan tiup lagi hingga tetes terakhir yang mungkin menetes... 6. masukkan olie B baru dan monggo di jalankan motornya..... untuk volume 800 ml - 1000 ml itu sih sampe saat ini masih sebatas asumsi saja kok.... ada yan bilang agar cukup ruang muai, agar begini agar begitu.... tapi lom ada jawaban dan penelitian yang sahih terhadap hal itu..... baru kata si A dan kata si B aja ..... baru asumsi si A dan asumsi si B aja kayanya........... buku pedoman kayanya bukan pula sumber yang mutlak harus dipercaya kan pakdhe??? hehehe buktinya dokter aja bilang "dosis obat flue masing-masing pasien aja bisa beda" bukan begitu pakdhe? capee ngetiknyaaa hehehehe On 2/27/08, Abu Faiz <[EMAIL PROTECTED]> wrote: oom hendro tuh! yg dulu juragan olie, oom darmo.... sekarang malah turun langsung buat bikin sertifikasi! gimandang oom hendro.... menurut maz bro sampeyan kumaha..? :P salam, Galan! -----Original Message----- From: Darmo Susilo [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Wednesday, February 27, 2008 8:42 AM To: Abu Faiz Cc: [email protected]; [EMAIL PROTECTED] Subject: Re: Nanya Bengkel --> Sharing pemakaian olie kapasitas 800ml Hehehehehe, kalo ane sih biasa isi 900 ml. O...yah, sekarang ane lagi nyobain ngoplos oli Motul vs Repsol ... hehehehehe biasa, iseng-iseng ajah ... cari pembuktian kalo Oli Semi Synthetic bisa dicampur dengan Oli Mineral. salam, darmo ----- Original Message ----- From: Abu Faiz <mailto:[EMAIL PROTECTED]> To: 'Darmo Susilo' <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Cc: [email protected] ; [EMAIL PROTECTED] Sent: Tuesday, February 26, 2008 5:01 PM Subject: Re: Nanya Bengkel --> Sharing pemakaian olie kapasitas 800ml isi diatas kapasitas yang dianjurkan, mang bikin berat kerja mesin plus pemborosan!! :-( dan info tsb valid dan sptnya tertulis jelas di buku pedoman pemilik <cmiiw> abizz... mau gimana lagi, kalo lom ada solusinye..? salam, Galan! .. -- hendro 0812 841 8958 http://ryolix.multiply.com/ [EMAIL PROTECTED]
