yg nangkep ya gosong juga dong hehehe On 9/3/08, Ophet <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > ya iyalah... > kan gw tangkep trus gw potong... > di bikin sate deh...........! > > Pada 3 September 2008 10:37, hendro cahyono <[EMAIL > PROTECTED]<hendro.cahyono%40gmail.com>> > menulis: > > tau-tau > > > > wwuuzzzzzz > > > > wedus gembel lewat.... > > hehehe > > > > gosong deh > > > > > > On 9/3/08, Ophet <[EMAIL PROTECTED]<bebex.penjelajah%40gmail.com>> > wrote: > >> > >> Libur Lebaran? Treking ke Turgo Aja... > >> KOMPAS/WAWAN H PRABOWO > >> Tumpukan material erupsi dari Gunung Merapi pada 14 Juni 2006 di > >> Kaliadem, Cangkringan, Sleman, menjadi kawasan yang banyak menarik > >> kunjungan wisatawan. > >> > >> YOGYAKARTA, SENIN- Wisata treking di kawasan bukit Turgo di kaki > >> Gunung Merapi bagian selatan yang masuk wilayah Kabupaten Sleman, > >> Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), saat ini makin diminati oleh > >> wisatawan mancanegara dan nusantara, karena memiliki daya tarik > >> pemandangan alam yang indah. > >> > >> "Kawasan Merapi-Turgo ternyata banyak menarik wisatawan, baik > >> mancanegara maupun nusantara sebab terbukti sampai saat ini jumlah > >> permintaan wisata trekking meningkat," kata Triyanto, pengelola > >> wisata trekking 'Turgo-Merapi', Senin (1/9). > >> > >> Menurut dia, wisatawan yang ingin berwisata treking datang secara > >> berombongan maupun perorangan tersebut ingin menikmati pemandangan > >> alam dan suasana hutan pinus di kawasan kaki gunung teraktif di dunia > >> ini. > >> > >> Triyanto yang juga tokoh pemuda desa Turgo mengatakan, dari tahun ke > >> tahun permintaan wisatawan khususnya nusantara untuk menikmati wisata > >> trekking terus meningkat. "Jumlahnya memang tidak pasti, tetapi dalam > >> beberapa tahun terakhir meningkat. Untuk setiap bulan rata-rata > >> mencapai 200 orang," katanya. > >> > >> Menurut dia, wisata treking selain menawarkan keindahan alam kaki > >> gunung Merapi, juga menawarkan suasana kehidupan asli pedesaan dan > >> kebun teh rakyat. Tanaman teh yang dibudidayakan di halaman rumah > >> warga desa Turgo itu menyuguhkan pemandangan menarik bagi peserta > >> trekking. > >> > >> "Peserta trekking bisa langsung mencoba sendiri proses produksi teh > >> rakyat yang dilakukan dengan alat sederhana hingga mereka menikmati > >> minuman teh yang dibuatnya sendiri," katanya. > >> > >> Menyinggung tarif wisata treking, ia mengatakan masih bisa dijangkau > >> wisatawan karena tidak terlalu mahal. Untuk paket A dengan jarak waktu > >> tempuh satu jam hanya dipatok Rp 7.500/orang dengan aktivitas > >> meliputi jelajah alam, pengamatan flora/fauna, dan pembuatan teh. > >> > >> Paket B dengan waktu tempuh dua jam tarifnya Rp15.000/orang, sedangkan > >> paket C dengan tarif Rp 25.000/orang dengan waktu tempuh selama empat > >> jam, serta paket D dengan tarif Rp 50.000/orang dengan waktu tempuh > >> enam jam. > >> > >> Tarif sebesar itu sudah termasuk biaya pemandu wisata dan pesan > >> minuman ringan. Wisata treking ini minimal diikuti dua orang. > >> "Pokoknya tujuan wisata ini untuk penyegaran sekaligus belajar > >> mencintai alam dan lingkungan," katanya. > >> > >> MSH > >> Sumber : Ant > >> > >> -- > >> Ophet > >> 0818-08807388 / 021-94561925 > >> bebex penjelajah/BekaKak-003 > >> www.bekakak.or.id > >> http://blackkarisma.multiply.com/ > >> [EMAIL PROTECTED] <HKCI%40yahoogroups.com> > >> [EMAIL PROTECTED] <karisma_jablay%40googlegroups.com> > >> www.hkci.or.id > > > > > > > > -- > > hendro > > 0812 841 8958 / 99618041 > > > > -- > Ophet > 0818-08807388 / 021-94561925 > bebex penjelajah/BekaKak-003 > www.bekakak.or.id > http://blackkarisma.multiply.com/ > [EMAIL PROTECTED] <HKCI%40yahoogroups.com> > [EMAIL PROTECTED] <karisma_jablay%40googlegroups.com> > www.hkci.or.id > > >
-- hendro 0812 841 8958 / 99618041
