Source: http://otomotif.kompas.com

Sudahkah Motor Dibekali P3K

Selasa, 23/9/2008 | 16:59 WIB

*Bua*t mudikers yang menunggang motor, bawa oleh-oleh buat sanak saudara
boleh-boleh saja. Tapi, ada yang lebih penting untuk dibawa, perlengkapan
P3K baik untuk manusia maupun kendaraan. Kalau buat manusia bawa secukupnya,
seperti obat-obatan, yodium, plester dan perban.

Lain buat motor, P3K alias Pertolongan Pertama Pada Kerusakan untuk menjaga
agar tidak mogok, perlu dibawa tool kit serta komponen cadangan. Jangan
berlebihan juga membawanya agar tidak mempengaruhi bobot.

Tool kit serta komponen cadangan  macam apa yang layak di bawa? Mekanik
Syahbani  dari Bani Motor memaparkan, "Selain tool kit standar motor,
baiknya ditambah kunci pendukung," bilang Ujang Bani – sapaan akrab
Syahbani.

Kunci-kunci wajib berupa kunci pas ukuran 10, 12, 14 dan 17 plus obeng
(kembang dan minus) dan kunci busi. Tambahan lain, tang, senter kecil, kunci
ring pembuka as roda. Lebih sip bawa pencungkil ban portable. Kalau punya,
bawa kunci L terutama jika motor sudah menggunakan baut L.

Komponen cadangan lainnya, seperti penambal ban . Untuk skubek mungkin bisa
membawa ban dalam, bohlam, sambungan rantai dan kawat ukuran kecil untuk
kondisi darurat.

Sebelum jalan, jika memang tidak sempat melakukan servis di bengkel, bisa
diperiksa kekenduran rantai. Kalau kering segera lumasi dengan oli atau
cairan khusus rantai. Periksa juga jarak tekan pedal rem belakang, jangan
terlalu jauh. Jarak main bebasnya 20-30 mm.

Untuk motor jenis sport, selain rem belakang, periksa rem tangan. Tarikannya
jangan terlalu dalam. Begitu juga tuas kopling, upayakan jarak main bebasnya
10-20 mm, kemudian pastikan kabelnya masih mulus. *(KR15)*

*SBT*

Kirim email ke