Iya bener Rif namanya gulf

Sebenarnya turunnya harga pertamax n pertamax plus itu bagian dari
imbas turunnya harga minyak dunia atau sekedar strategi aja???

Coba kita bayangkan apabila permintaan pertamax n pertamax plus
melebihi biasanya (menurut berita sampai 300%) berarti yg tadinya
memakai premium beralih ke pertamax n pertamax plus.

Setelah permintaan premium turun otomatis produksi premium dikurangi,
kemudian harga pertamax n pertamax plus kembali mengikuti harga minyak
dunia yang bisa jadi kembali ke harga semula atau lebih MAHAL, karena
premium diproduksinya sedikit bisa jadi nanti harga premium bisa ada
dikisaran Rp 7500 (hukum pasar)
 setelah per 1 Desember rencananya Rp 6500.

Karena premium sulit didapat mau tidak mau konsumen membeli pertamax n
pertamax plus karena stok premium habis sehingga dengan sendirinya
pengguna BBM akan membeli yang non subsidi.

Berarti strategi pemerintah dan pertamina agar rakyat indonesia untuk
memakai BBM non subsidi sukses dgn strategi tersebut.
Bagaimana menurut bro Hendro??
(CMIIW)

HPO
bekaKak006

Kirim email ke