Source: http://otomotif.kompas.com

Ban Hujan Yang Cocok Untuk Motor

Senin, 1/12/2008 | 07:17 WIB

*Banyak pemilik* sepeda motor kalang kabut menghadapi musim hujan ini. Ada
yang nggak bisa mulus kala manuver di tikungan lantaran tunggangannya
memakai ban jenis kering. Lalu, ada yang salah kaprah beli ban basah.
"Padahal, produsen ban nasional bikin ban sudah menyesuaikan dengnan kondisi
jalan dan niklim Indonesia," tegas Yulfahmi, pimpinan *Departemen technical
Production* PT Gajah Tunggal, produsen ban IRC.

Biasanya, lanjut Yulfami, saat memproduksi sudah diperhitungkan bisa dipakai
saat kondisi jalan basah atau kering. Apalagi ban yang diproduksi untuk
standar pabrikan motor.

Lalu, ban seperti apa yang cocok untuk kondisi jalan basah? Yang jelas,
semua desain ban yang mempunyai *pattern groove *(alur kembang) cocok untuk
jalanan basah. "Sebab *groove *berfungsi sebagai jalur air dan memecah
genangan air sehingga bagian yang menonjol bisa mengcengkeram aspal," jelas
Yulfami.

Ban standar bawaan pabrik, sebenarnya paling ideal buat jalanan basah maupun
kering. Sebab, terang Yulfami, sudah diperhitungkan dengan berat dan tenaga
motor. Baik diameter maupun lebar tapak.

Pertanyaannya, mana yang lebih baik, ban dengan banyak coakan yang rapat
atau renggang? Makin rapat groove makin baik membuang air di jalan
tergenang. Sebaliknya, yang renggang telat memecah genangan air. Tapi,
coakan rapat atau renggang juga berisiko. "Ini menyangkut umur ban," ungkap
Yulfahmi.

Jika *groove *rapat, permukaan ban yang bersinggungan dengan aspal semakin
sedikit. Artinya, beban yang ditanggung jadi lebih berat. Akibatnya gesekan
akan lebih cepat menggerus kompon ban. Umur ban jadi lebih singkat.

Masih ada lagi, soal coakan di bibir ban. Ada ban yang punya pattern sampai
bibir, ada juga yang tidak. Tapi jangan menghakimi ban yang tidak 'dicoak'
sampai bibirnya tidak bagus. Semua sudah dianalisa saat didesain. Terutama
kemampuan sudut kemiringan ban.

"Biasanya, meski miring saat manuver, tidak sampai habis sisi bibir ban.
Masih tersisa sekitar 1 centimeter. Nah, biasanya sampai jarak itu produsen
membuat coakan," jelas Willianto Husada, dari produsen ban Indo Tire.*(Aries)
*


-- 
mencoba wujudkan mimpi!
http://www.formulabisnis.com/?id=Krisdenis

Kirim email ke