Nah ntu... memang pada saat dipake di kondisi jalan banyak menikung, terasa 
banget, dimana pada saat kita melahap tikungan dan ngegas lagi selepas 
tikungan, tidak ada jeda yang jauh dari turun gas terus di tarik lagi....!

Ada efek significant gak untuk konsumsi bahan bakar ?

Alex Setia
Policy Owner Services (POS)
________________________________
From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of 
bebex kampoenk007
Sent: 11 Februari 2009 16:26
To: [email protected]
Subject: Re: [BekaKak] sore...sepi...

nah bener kan kata gw...
neranginnya ala pasar punya...
dan ini yg mudah dimengerti....

lex,
di sepeda analisa kamu bener, cm jangan sampai terbolak balik deh....
1. analisa pertama sudut pandang gear depan (gear belakang tetap)
semakin besar gear depan maka tenaga yang dikeluarkan untuk memutar adalah 
semakin besar. sebaliknya jika dipindah ke gigi yang lebih kecil maka akan 
semakin ringan kita mengeluarkan tenaga.

2. analisa kedua sudut pandang gear belakang (gear depan tetap).
ini kebalikan dari gear depan. semakin besar gear belakang ukuran yg dipakai, 
maka tenaga yang kita keluarkan untuk mengayuh akan semakin ringan. semakin 
kecil gear belakang, maka tenaga yang kita keluarkan akan semakin berat.

jika kedua prinsip diatas sudah dipahami, maka bisalah sedikit kita simpulkan. 
itu juga kalo para kuli para pedagang pasar setuju lho....

untuk perbandingan gear karisma dengan new supra fit X adalah 14-35 berbanding 
14-36.
artinya penggantian ukuran pasanan gear akan mempengaruhi kinerja mesin.
secara teori diatas maka dengan semakin besarnya gear belakang, maka tenaga 
yang dikeluarkan akan semakin ringan bagi mesin. akan cukup significant bagi 
kita jika perbandingan gigi yang kita ubah cukup besar, misal gw sekarang pake 
14-38 (gl pro cmiiw). kenapa gw pake perbandingan ini? karena gw sayang ama 
mesin.
kondisi jalan sekarang memaksa kita melakukan riding style STOP - GO, sangat 
menguras tenaga mesin. tahu sendiri beban motor gw seberapa...... ban gambot, 
orangnya gabot juga, pake box gambot....
sekarang dengan perbandingan 14-38, cukup ideal bagi mesin gw ntuk tidak ngoyo 
mengeluarkan banyak tenaga menghadapi STOP and GO tadi.

dengan semakin ringannya mesin menggerakkan roda, maka rpm tinggi gampang 
diraih, itu yg disebut bro Fajar sebagai TERIAK....
cuma, kelemahannya ada juga....
bagi penggila topspeed, maka dengan adanya perubahan gear belakang semakin 
gedhe, maka akan sudah dicapai ... itu akibat hukum "nggaber"... tau deh bahasa 
indonesianya apa....

cuman, untuk berakselerasi dengan tikungan2 pendek yang tidak perlu sampe 
manteng gas di gigi 4... gear belakang besar solusinya...
untuk trek panjang dan butuh topspeed, maka gear belakang lebih kecil adalah 
solusinya...

semoga para kuli dan pedagang mengerti penjelasan gila ini

hehehhee



On 2/11/09, Alex Setia 
<[email protected]<mailto:[email protected]>> wrote:

Begini jar di sepeda kan ada gir depan kalo kita gunakan yang paling kecil lalu 
gir belakang kita gunakan yang paling besar... kayuhan sepeda kita akan semakin 
berat. Tapi laju sepeda akan semakin cepat ? nah loe sering gowes kan. Pada 
saat tanjakan kita menggunakan gir depan paling kecildan gir belakang paling 
kecil dimana kayuhan kita cepat, tapi laju sepeda pelan banget.. system kerja 
mesin motor begitu juga bukan ?



Alex Setia

Policy Owner Services (POS)

________________________________

From: [email protected]<mailto:[email protected]> 
[mailto:[email protected]<mailto:[email protected]>] On Behalf Of 
fajar fajar
Sent: 11 Februari 2009 15:58
To: [email protected]<mailto:[email protected]>
Subject: [BekaKak] sore...sepi...



kok sepi...???





notes: semoga alex ga bingung atas penjelasan gw di milis sebelah...

kalo pengen jelas silakan ditanyakan disini...

hihiihii



--
Sent from my RyolixBerry(r) smartphone from Sinyal Bagus BekaKak, Nyambung 
Teruuusss...!

Kirim email ke