lha apa yg musti diluruskan pakdhe...
lha wong bener kok...
hehehe

karena gerak stang piston sudah ada penyimpangan dan clereance dengan
pinnya, membuat jalan piston dan ring menjadi sedikit terjadi "tekanan
lebih" saat proses hisap dan buang. korban dari tekanan lebih tersebut
adalah linernya (dinding tempat piston dan ring beraksi).
jadi dinding / liner tersebut sudah terjadi goresan halus yang mana celah
goresan tersebut mempengaruhi kompresi mesin.

bisa jadi goresan memang sangat lembutdan halus, namun alangkah baiknya jika
sudah terjadi goresan tersebut, piston dan ring musti diganti dulu dengan
dilakukan corter dulu pada linernya (digedein) sesuai ukuran piston dan ring
yang baru...
kenaikannya 0,25 biasanya.

tapi dulu di pak amin, doi ga mau main 0,25 tapi langsung di naikkan ke 0,5.
entah alasan apa yang gw sendiri ga mudheng waktu itu....


On 2/25/09, Thekill Forever <[email protected]> wrote:
>
>   Kok gak ada yg ngoreksi postingan gw, seh...?
> Ayo dibaca lebih teliti..! ;-)
> 
>



-- 
Sent from my RyolixBerry® smartphone from Sinyal Bagus BekaKak, Nyambung
Teruuusss...!

Kirim email ke