aku hanya kasih saran untuk mengurangi besarnya file, sehingga tak 
menjadikan jaringan padat dan bila tak pakai switch akan kena drop 
packet.
untuk switchboard menu utama, bisa anda buat sendiri dengan form 
dengan tombol tombol yang membuka menu/form/report berikutnya, dan 
kembali nya harus bisa ke menu utama lagi.

(apakah access2007 bisa link table?, bila ya anda lakukan berikut ini
 :)

1. tarik semua table ke file access baru. kalau bisa beberapa access 
baru dalam sekelompok table. artinya :
a. Satu table baru memiliki hanya beberapa table yang saling erat 
sekali hubungannya, misalkan table induk dan table detail.
b. Satu table baru yang memiliki beberapa table untuk data utama, 
misalkan table nama barang.
c. Satu table baru yang memiliki beberapa table untuk data utama, 
misalkan table customers.
dst
yang akan menjadikan 22 table itu, menjadi beberapa file access baru. 
Dan tempatkan di server anda, dengan hak read dan write bagi client.

2. buat beberapa file untuk form input saja, form read saja, report 
bagian anu saja, report bagian itu saja, dst. Jangan lupa ikutkan 
macro/module yang berguna untuk form/report anda.
a. lakukan link table dari file form input anda ke point 1 yang 
diperlukan saja, jangan semua. (kalau file ini tak butuh data 
customer maka tak perlu link ke table customer.
b. lakukan hal sama untuk semua form/report yang lain,

3. Deploy, atau berikan file dengan menu utama yang sesuai untuk 
client tertentu dengan file form dan file report yang sesuai untuk 
tugas tugas client tersebut. file ini diletakkan di masing masing 
client sesuai tugas nya.

ilustrasi nya :

client A, akan memanggil program access di pc nya sendiri, load menu 
utama, lalu dia click tombol open form, yang akan memanggil program 
access berikutnya di pc nya juga, dan muncul menu form, di klik data 
entry surat jalan, maka dia akan membuka form yang akan memanggil 
table yang ternyata link ke server pada file access yang sesuai.
sehingga network hanya akan mengalir data dari table yang dipanggil.
begitu juga dengan client B, client C dst.
network menjadi lebih ringan, hanya mengalir data table. dan belum 
tentu table yang sama di akses oleh semua client. mungkin table yang 
paling banyak di read adalah table nama barang.

saat client A, menutup program access nya, saat yang bersamaan 
melakukan compaction program nya(bisa kah di access2007).

kesimpulan :
A. satu file access hanya terdiri dari 2-3 table saja dan ditaruh di 
file-server.
B. satu file access hanya terdiri dari 3-4 form saja di taruh di 
client masing masing.
C. satu file access hanya terdiri dari 3-4 report saja di taruh di 
client masing masing.

cheers,
budilaks

--- In [email protected], "Sulaihan Fikri" <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Dear All,
> 
> Mohon pencerahannya dari temen2.
> saya ada beberapa pertanyaan seputar ms.access. Tapi sebelum 
> bertanya ada baiknya saya menjelaskan kondisi seputar program yg 
> saya buat, supaya yg mau bantu mencerahkan ga kebingungan. (mohon 
> dicerahkan... sambil ngebungkuk kaya orang jepang.. haik)
> Saya membuat program access dari access 2007 (misal: namafile = 
> cakrawalaSoft.accdb). Saat ini, database ini berisi 22 table, 28 
> query, 32 form, 10 report, dan 6 modul. (fyi : angka2 ini masih 
akan 
> bertambah mengingat project ini baru setengah jadi.. hiiiiks)
> 
> Pertanyaannya adalah :
> 
> 1. 22 table yg saya sebut diatas baru saya isi data mainan, kalau 
> ditotal semuanya antara 100 s/d 200 record. Apakah normal dgn 
> data "segitu" file size database saya = 97 MB? (klik kanan file 
> cakrawalaSoft.accdb->properties). Adakah batas maksimum file size 
> diaccess ini? (misal : 1 file *.dbx hasil outlook express tidak 
> boleh lebih besar dari 200 MB)
> 
> 2. Hampir disemua form saya menggunakan variable yg nilainya saya 
> baca/tulis dari/ke salah satu dari 6 modul yg saya sebut diatas. 
> Apakah ini juga mempengaruhi size file? kalau iya, seberapa besar?
> 
> 3. Masih terkait pertanyaan nomor 2, adakah kemungkinan data2 yg 
> saya simpan di modul, bisa "berantakan". misalnya ditengah proses 
> terjadi crash?
> 
> 4. Misalnya program ini sudah selesai 100% dan akan saya deploy ke 
> operational, saya pengennya begitu user running program ini 
(double 
> klik/klik kanan open) langsung buka form login->menu utama->dst-> 
> dst sesuai menu2 yg user klik. (seperti program bikinan Bang Haer, 
> seperti my_pustaka, winspbu, dsb, itu lho maksudnya)
> Informasi yg saya dapat dari hasil telusur sana sini, format file 
> harus dirubah ke *.mdx (tolong koreksi dan informasinya jika saya 
> salah). naah pertanyaannya : bagaimana caranya merubah format file 
> saya cakrawalaSoft.accdb menjadi cakrawalaSoft.mdx?
> 
> 5. Karena nama Bang Haer disebut2 di point no 4, jadi tunggu apa 
> lagi? monggo mas, jangan malu2 untuk ikutan jawab. Terima kasih 
lho 
> sebelumnya.
> 
> Akhir kata terima kasih atas bantuannya dan mohon maaf kalau jadi 
> pada bosen karena kepanjangan. (maaf..maaf.. sekali lagi 
ngebungkuk 
> haik..haik)
> 
> Best Regards
> Fikri
>


Kirim email ke