hmmm (juga) :) Metode lama gimana ya, mas fikri, bukankah kita sedang diskusi, jadi wajar dong saling bertanya. Saya nimbrung boleh, ya ....
1. Dengan ukuran database yang besar, sebaiknya back end anda migrasi ke skala client server seperti ms sql server, yang lebih cocok untuk menangani data skala besar. Sampai versi 2007, maksimum file size yang bisa ditangani database format access tetap hanya 2 GB. Anda masih bisa membuat aplikasi front end-nya dengan ms access. Jika memaksakan dengan MS Access, maka coba pisahkan data dengan aplikasi (buat dua mdb, satu untuk tabel saja -> back end, dan satunya untuk aplikasi berisi form, report, query, module -> front end, fe berhubungan dengan be melalui link table). Compact sisi back end, dan perhatikan berapa sizenya. Terkadang kita tertipu dengan ukuran mdb saat development, data masih dikit, tapi size gede banget, ternyata yang bikin gede adalah karena kita belum memisahkan data dengan aplikasi menjadi dua file yang terpisah. Aplikasi jika kita buat 'manis terlihat' terkadang bisa membengkakkan ukuran mdb-nya, biasanya karena kita sertakan image sebagai background form-nya, atau image sebagai kosmetik form. Cara menghitung kira2 pembengkakan database sebenarnya mudah kok, bisa di total dari penggunaan byte setiap baris satu record dalam setiap tabel, lalu dikalikan jumlah record per hari / bulan, anda sudah bisa dapat bayangan berapa lama size maksimun (2 GB) tercapai. Bagi developer, terlalu mudah memang menuduh keterbatasan tool yang dipergunakan adalah sebagai 'bug', mungkin bisa di search di google mengenai "ms access limitation", kan beda banget limitation dengan bug. Udah versi 2007 lo mas, artinya bug2 sebelumnya pasti udah banyak di eliminir. Coba sample link ini : http://www.databasedev.co.uk/access_specifications.html 2. variabel adalah memori yang dipergunakan dalam pemrograman access, jadi tidak disimpan dalam file database. Sudah pasti tidak mempengaruhi size. 3. kalau crash, selama variabel belum ada perintah simpan ke file seharusnya tidak membawa masalah ke file. Tetapi perlu anda ingat, namanya logik programming bisa saja 'bug' karena belum sempurna, sehingga nilai variabel bisa jadi tidak seperti yang kita inginkan karena salah logika. 4. deployment ke user bisa menggunakan format mde(untuk mdb) atau accde(untuk accdb), tujuannya agar sisi front end tidak lagi diutak atik end user yang punya kemampuan memrogram ms access. Access tidak bisa menghasilkan file exe independent, tetapi harus dijalankan lewat ms access sendiri. Sisi back end (tetap saja format mdb/accdb) bisa anda taruh di server dan disembunyikan. 5. Jika selain bang Haer dilarang nimbrung, maka abaikan no. 1 - 4. HAIK ........ aksan kurdin :) 2008/6/23 Sulaihan Fikri <[EMAIL PROTECTED]>: > Salam bang Haer, > > Hmmm..juga. Pertanyaan dijawab dengan pertanyaan ? (ini sih metode > lama..) > Tapi gpp, terima kasih sudah merespon "undangan"nya. > Lumayan "terhibur" saya jadinya :D > Karena dijawab pertanyaan, mewajibkan saya pula untuk merespon > balik. hmm hmm.. > 1. Memang betul, hari gini, ukuran hardisk yg sudah semakin besar > membuat kita jadi tidak terlalu aware dgn size. Kalau form/report > besar, its okay saya setuju. tapi kalau bicara soal database, "YES, > size is MATTER". Saya kerja di perusahaan manufaktur otomotif yg > iklannya "iriiiit", record databasenya bisa jutaan, untuk proses > pembagian stock onhand ke seluruh order yg aktif bisa makan waktu 3 > s/d 5 jam. Tentu ada faktor lain seperti network traffic, dsb, tapi > tetep aja "loading&process time" form/report yg record databasenya > 100 dgn 1 juta pasti beda (setuju dong mas) > Oke back to d topic, yg menjadi concern saya adalah adanya beberapa > bug di ms.access itu sendiri, yg bisa menimbulkan masalah seperti > performance down, etc. makanya saya kasih contoh bug di outlook > express (mohon maaf ini saya bukannya sok pinter) dimana file *.dbx > (khususnya inbox.dbx) yg dihasilkan jika sudah melebihi 200 MB maka > pada saat buka email akan seperti buka situsnya sudah tidak aktif > atau salah alamat (page cannot be found). > > 3. Mungkin kata "data" yg saya gunakan tidak tepat. Lebih tepatnya > adalah variabel yg bersifat public yg bisa diakses oleh form yg > membutuhkan. variabelnya sendiri sih private, tapi function yg > memberi nilai (set) atau funtion yg membaca (get) nilai variable ybs > yg saya set sebagai public function. > Contoh : > 1. Field Create By pada saat Create Purchase Order valuenya Username > Yg Login saat ini. value username yg login ini saya ambil dari > variable yg saya maksud diatas. > 3. Ada lagi variabel type datanya boolean yg saya gunakan utk > checking bla..bla (pasti ngertilah). Utk mengantisipasi yg jawab > malah nanya lagi "kenapa ga pake flag ada ditable-nya?", saya > langsung jawab gini "kan dipoint no.1 saya bilang SIZE IS MATTER" > Kira2 seperti itu Bang. Variabel seperti ini ada cukup banyak kira2 > 20-an dan saya letakkan dalam 1 modul khusus yg saya beri nama > (misal : variabel global). inilah yg menjadi dasar pertanyaan point > 2 dan 3. > 4. Dari sample yg disertakan oleh access2007, memang saya lihat > masih menggunakan macro autoexec. Ehem.. jadi timbul pertanyaan baru > nih bang.. ehem.. kalo bang Haer sendiri pakenya apa bang? bocoran > dong bang satuuu aja, yg winSPBU itu lho (ehem..ehem) > > waduh.. jadi makin panjang deh ini.. ehem... > > Best Regards > Fikri > > --- In [email protected] <belajar-access%40yahoogroups.com>, > "Haer Talib" <[EMAIL PROTECTED]> > wrote: > > > > > Hmm.. menyebut nama utk mewajibkan jawab.. :)) > > saya malah baru sempat buka email ini :)) > > > > Sebelum menjawab, saya juga ingin memberitahu situasi saya: > > - Saya belum membuat aplikasi dg Access 2007, masih banyak pesanan > utk 2003 > > :)) > > - Saya hanya bisa menjawab sedikit saja... > > > > 1. Ukuran file masih menjadi masalah? Hari gini... > > Ukuran file tdk selalu berkaitan dg kinerja database. > > Ukuran file bisa juga karena form, report, dan module. > > Kalau mau dipadatkan, ya compress and repair > > Kalau mau yg clean, setelah itu, export objects ke database baru. > > Saran saya: jangan terlalu kuatir dg file size... hari gini masih > takut > > size... hehehe.. > > > > 2. tidak. atau tepatnya, tidak tahu... dugaan saja: tidak lah... > > > > 3. data disimpan di module? yg bener aja, bukannya anda sedang > membuat > > aplikasi database? > > > > 4. tentukan startup form nya, atau pakai macro bernama autoexec > (di 2007 > > masih gitu ya? wah kurang tahu nie..) > > > > 5. hehehe... gak malu sih, cuman malu2in krn gak pakai 2007 :) > > > > haik juga... (gw bungkung krn sakit pinggang :p) > > > > Haer > > > > > > 2008/6/21 Sulaihan Fikri <[EMAIL PROTECTED]>: > > > > > > Dear All, > > > > > > Mohon pencerahannya dari temen2. > > > saya ada beberapa pertanyaan seputar ms.access. Tapi sebelum > > > bertanya ada baiknya saya menjelaskan kondisi seputar program yg > > > saya buat, supaya yg mau bantu mencerahkan ga kebingungan. (mohon > > > dicerahkan... sambil ngebungkuk kaya orang jepang.. haik) > > > Saya membuat program access dari access 2007 (misal: namafile = > > > cakrawalaSoft.accdb). Saat ini, database ini berisi 22 table, 28 > > > query, 32 form, 10 report, dan 6 modul. (fyi : angka2 ini masih > akan > > > bertambah mengingat project ini baru setengah jadi.. hiiiiks) > > > > > > Pertanyaannya adalah : > > > > > > 1. 22 table yg saya sebut diatas baru saya isi data mainan, kalau > > > ditotal semuanya antara 100 s/d 200 record. Apakah normal dgn > > > data "segitu" file size database saya = 97 MB? (klik kanan file > > > cakrawalaSoft.accdb->properties). Adakah batas maksimum file size > > > diaccess ini? (misal : 1 file *.dbx hasil outlook express tidak > > > boleh lebih besar dari 200 MB) > > > > > > 2. Hampir disemua form saya menggunakan variable yg nilainya saya > > > baca/tulis dari/ke salah satu dari 6 modul yg saya sebut diatas. > > > Apakah ini juga mempengaruhi size file? kalau iya, seberapa > besar? > > > > > > 3. Masih terkait pertanyaan nomor 2, adakah kemungkinan data2 yg > > > saya simpan di modul, bisa "berantakan". misalnya ditengah proses > > > terjadi crash? > > > > > > 4. Misalnya program ini sudah selesai 100% dan akan saya deploy > ke > > > operational, saya pengennya begitu user running program ini > (double > > > klik/klik kanan open) langsung buka form login->menu utama->dst-> > > > dst sesuai menu2 yg user klik. (seperti program bikinan Bang > Haer, > > > seperti my_pustaka, winspbu, dsb, itu lho maksudnya) > > > Informasi yg saya dapat dari hasil telusur sana sini, format file > > > harus dirubah ke *.mdx (tolong koreksi dan informasinya jika saya > > > salah). naah pertanyaannya : bagaimana caranya merubah format > file > > > saya cakrawalaSoft.accdb menjadi cakrawalaSoft.mdx? > > > > > > 5. Karena nama Bang Haer disebut2 di point no 4, jadi tunggu apa > > > lagi? monggo mas, jangan malu2 untuk ikutan jawab. Terima kasih > lho > > > sebelumnya. > > > > > > Akhir kata terima kasih atas bantuannya dan mohon maaf kalau jadi > > > pada bosen karena kepanjangan. (maaf..maaf.. sekali lagi > ngebungkuk > > > haik..haik) > > > > > > Best Regards > > > Fikri > > > > > > > > > ------------------------------------ > > > > > > SPAM IS PROHIBITEDYahoo! Groups Links > > > > > > > > > > > > > > > > > > -- > > [Haer Talib] > > Office Access MVP > > Meet me at www.RumahAccess.com > > > > => > > > > > -- Aksan Kurdin

